Kapan Waktu Terbaik Persiapkan Mudik Lebaran? Ini Jawabannya

2 menit
Shutterstock
Shutterstock

Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran selalu melekat dengan tradisi mudik menuju kampung halaman. Bagi masyarakat beragama muslim yang merayakan Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Sebab pada Lebaran umumnya masyarakat bersilaturahmi kepada orang tua, keluarga, dan kerabat. Tapi dalam satu kali perjalanan mudik Lebaran membutuhkan biaya yang terbilang cukup besar.

Apalagi jika kampung halaman kamu jauh, hingga seluruh anggota keluarga ikut mudik Lebaran.

Nah, sebenarnya berapa lama sih idealnya jangka waktu yang tepat dalam mempersiapkan biaya mudik Lebaran. Lalu apa saja ya yang harus disiapkan?

H-90 Waktu Terbaik Persiapan Mudik

Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk mudik Lebaran. Salah satu yang penting adalah persoalan biaya.

Gaery menegaskan, jangka waktu H-90 Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang paling tepat dalam mempersiapkan keuangan untuk mudik Lebaran. Utamanya untuk pemesanan tiket moda transportasi yang dipilih.

“Masyarakat sudah bisa memulai menyisihkan gaji dan penghasilan sedini mungkin dengan memprediksi pengeluaran apa saja yang perlu disiapkan ketika mudik nantinya,” ujar Gaery.

Pihaknya memprediksikan puncak pemesanan tiket mudik akan terjadi pada keberangkatan di H-7 hingga H-3 Lebaran. Terutama sekitar akhir Mei hingga awal Juni 2019.

Sisihkan Anggaran Sejak H-90

Dengan menyisihkan uang dari jauh-jauh hari, maka pada saat bulan Ramadhan segala kebutuhan untuk keperluan mudik sudah terpenuhi atau anggaran telah tersedia. Dengan demikian, uang Tunjangan Hari Raya (THR) pada saat menjelang Lebaran bisa digunakan sebagian keperluan mudik. Atau bahkan bisa juga untuk ditabung dan berinvestasi.

“Jadi, tidak terbatas pada saat mulai memasuki bulan puasa saja. Saat ini persiapan mudik sudah harus dimulai dengan mempersiapkan budget bulanan yaitu memperkirakan jenis-jenis pengeluaran,” jelasnya.

Persiapan keuangan mudik juga harus dilakukan dengan baik. Karena untuk menghindari defisit keuangan pada saat Hari Raya tiba. Dimana kebutuhan keluarga akan meningkat.

“Hal ini akan membantu, supaya arus keuangan tidak sampai defisit selama bulan puasa. Jadikan THR dan bonus dari perusahaan untuk disisihkan sebagian, guna memenuhi kebutuhan mudik,” paparnya.

Susun Skala Prioritas

Selain mempersiapkan anggaran, kebutuhan selama mudik juga perlu dipersiapkan. Susun sekali prioritas. Pertama tiket moda transportasi berangkat dan pulang mudik. Baik itu Pesawat, Kapal Laut, Kereta Api, Bus, atau bahkan rental mobil.

Kemudian, susun rencana akomodasi. Apakah menggunakan rumah saudara atau villa dan hotel. Jika villa atau hotel segera tentukan lokasi dan booking dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan atau mendapatkan harga yang melambung.

Selanjutnya adalah oleh-oleh untuk keluarga atau orang tua, dan kerabat dekat dikampung halaman. Cicil mulai dari H-90 apakah itu pakaian, barang, ataupun barang berharga.

Nah gimana? Jangan sampe mudik kebobolan dari sisi keuangan ya, yuk siapkan sedini mungkin. Mudik nyaman, aman dan keuangan pun terjaga dengan baik.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!