Begini Cara Pintar Hadapi Pemutusan Hubungan Kerja, Jangan Kelamaan Baper Ya!

4 menit
Seorang karyawan kena Pemutusan Hubungan Kerja (Shutterstock).
Seorang karyawan kena Pemutusan Hubungan Kerja (Shutterstock).

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah pengakhiran hubungan kerja yang disebabkan karena suatu hal. Itu mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha. Ketentuan mengenai PHK ini diatur dalam Undang Undang Republik Indonesia no. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Di Indonesia sendiri, PHK masih menjadi momok menyeramkan bagi pegawai kerja. Bagaimana tidak, karena ketidakstabilan perusahaan, seorang pegawai terpaksa berhenti dari tempatnya bekerja. Padahal, kondisi keuangannya sendiri tengah bergejolak. 

Tetapi hal itu dilakukan bukan karena ingin menyengsarakan pegawai tersebut, melainkan mereka tidak ada opsi lain selain melakukan PHK demi menyelamatkan perusahaan. Inilah risiko yang harus kamu terima ketika bekerja sebagai pegawai. 

Namun, jangan panik dan sedih berkepanjangan. Ada beberapa cara untuk menyikapi pemutusan hubungan kerja ini lho. Yuk kita simak. 

Baca juga: Jangan Sampai Gagal Dapat Pekerjaan, Begini Cara Buat Riwayat Hidup yang Benar

1. Hentikan menyalahkan diri sendiri

Pemutusan Hubungan Kerja
Hentikan menyalahkan diri sendiri (Shutterstock)

PHK memang tidak menyenangkan bagi siapapun yang mengalaminya, tapi jangan pernah menyalahkan diri sendiri ya. Meski kamu merasa sudah melakukan yang terbaik selama bekerja disana. Di PHK tidak menunjukkan kamu pengecut kok! Sebaliknya, anggaplah ini sebagai langkah awal kamu mendapatkan yang lebih baik. 

2. Bersikap tenang

Pemutusan Hubungan Kerja
Bersikap tenang saat di PHK (Shutterstock).

Tak banyak orang yang tetap bersikap tenang meski di PHK. Tapi kalau kamu menyikapinya dengan emosi, itu sama saja tidak berguna juga guys! Amarah tidak akan mengubah situasi tersebut, sebaliknya hanya membuat kamu semakin kesal. 

Coba bersikap tenang dan bijak. Bersikaplah menerima kenyataan di hadapan perusahaan. Cari tahu alasan terjadinya PHK dan perjuangkan hakmu dengan jelas. Ini lebih baik ketimbang marah-marah. 

Baca juga: Tips Cepat Dapat Pekerjaan Baru Usai Kena PHK, Wajib Kamu Coba Nih!

3. Lihat sebagai hal yang positif

Pemutusan Hubungan Kerja
Lihat sebagai hal positif dari PHK (Shutterstock).

Belajarlah untuk melihat segala sesuatu dengan positif. Kalau kamu hanya membandingkan dengan karyawan lain yang masih dipertahankan di perusahaan tersebut, gak akan ada habisnya. Mereka tidak lebih baik dari kamu kok. 

Mereka justru harus melanjutkan pekerjaan yang lebih banyak karena efek dari pengurangan pegawai. Sementara kamu bebas mencari pekerjaan baru dan lebih baik. 

4. Tetap bekerja dengan baik

Pemutusan Hubungan Kerja
Tetap bekerja dengan baik (Shutterstock).

Pemutusan Hubungan Kerja tidak dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Perusahaan biasanya akan memberikan info tentang PHK ini satu bulan sebelum. Artinya kamu masih ada waktu satu bulan untuk tetap bekerja dengan baik, tanpa menjelek-jelekkan perusahaan di luar sana. 

Selesaikan semua pekerjaan tepat waktu. Jangan tinggalkan kesan buruk meski kamu di PHK. Tetap jadi pegawai profesional apapun tekanan yang kamu hadapi. 

5. Menyusun strategi baru

Pemutusan Hubungan Kerja
Menyusun strategi baru (Shutterstock).

Jangan pernah larut dalam kesedihan berkepanjangan. Susun strategi baru dalam menyikapi PHK ini. Pikirkan dengan baik apa yang akan kamu lakukan selanjutnya. Jika kamu sudah berkeluarga, segeralah bertindak, ketimbang galau berkepanjangan. 

Sebaiknya sejak satu bulan diinformasi bakal kena PHK, kamu sudah mengirimkan lamaran pekerjaan ke perusahaan lain. Kalau ingin membangun usaha sendiri, susun rencananya baik-baik. 

6. Gunakan uang pesangon dengan benar

Pemutusan Hubungan Kerja
Uang pesangon

Jika sebelumnya kamu sudah memiliki dana darurat, pergunakan uang ini selama kamu mendapatkan pekerjaan baru. Dana darurat bermanfaat untuk hal mendesak seperti ini. Tapi jika kamu tidak memilikinya, pergunakan uang pesangon sebaik mungkin. 

Jika kamu berniat membuka usaha, perhitungkan semuanya dengan baik. Pasalnya uang pesangon yang ada juga akan digunakan untuk biaya hidup sehari-hari sampai kamu mendapatkan pemasukan yang baru. 

7. Minta dukungan keluarga terdekat

Pemutusan Hubungan Kerja
Minta dukungan kerabat (Shutterstock)

Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja memang gak mudah. Kamu juga gak ada salahnya jika meminta dukungan dari keluarga terdekat. Mendapatkan support memang dibutuhkan pada situasi seperti itu. 

Jalin komunikasi yang baik dengan orang-orang dengan motivasi tinggi. Pilih orang yang bisa diajak bicara untuk membangun potensi diri. Ingat kamu perlu mendapatkan dukungan dari orang terdekat. 

Nah itu tadi bagaimana cara menghadapi Pemutusan Hubungan Kerja dengan positif. Jika segala sesuatu bisa dihadapi dengan baik, maka kamu bakalan dapat sesuatu yang lebih baik lagi. Semangat ya! (Editor: Winda Destiana Putri). 

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be