Hore…Gaji ke-13 Sudah Cair! Begini Cara Bijak Menghabiskannya

4 menit
Gaji
Cara bijak mengelola gaji ke-13 (Shutterstock)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah menerima gaji ke-13 di rekeningnya masing-masing. Gak cuma PNS, lembaga lainnya seperti Polri dan TNI. 

Besarannya sangat menggiurkan, tediri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan juga tunjangan kinerja. Pokoknya bikin pegawai swasta iri.

Setelah gaji turun, jangan lupa menggunakannya dengan bijak. Pasalnya, gaji ini beda dengan gaji bulanan yang memang ditujukan untuk kebutuhan bulanan, jadi kecenderungan menghabiskannya dalam waktu singkat lebih besar. 

Biar gak salah langkah dan menyesal di kemudian hari, ada kalanya mengalokasikan gaji ke-13 untuk hal-hal bermanfaat di bawah ini: 

1. Utang

Gaji ke-13
Bayar utang saat mendapat gaji ke-13

Saat dapat gaji ke-13, pasti udah pada gatal mau beli-beli barang ini itu yang selama ini gak kesampean untuk dibeli, misal motor, mobil, atau ponsel baru. 

Sebenarnya sah-sah saja, tapi ada baiknya kamu perhatikan dulu prioritasmu yaitu membayar utang. 

Kalau utangmu udah lunas sih mau dikerahkan seluruhnya untuk membeli barang juga enggak apa-apa. Tapi, jangan malah nambah utang dengan membeli barang-barang mahal lagi. 

Utang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan segera. Kan jadi lebih bermanfaat kalau gaji tersebut bisa kamu gunakan untuk meringankan tanggungan. Hidupmu di beberapa bulan ke depannya juga jadi tenang. 

Baca juga: Pengin Jadi Generasi Milenial yang Kaya Raya, Yuk Ikuti Tips Mengelola Gaji Ini

2. Dana darurat

Gaji ke-13
Alokasikan ke dana darurat saat dapat gaji ke-13

Idealnya, dana darurat itu harus memenuhi setidaknya 3-6 kali gaji bulanan. Misalnya gaji bulanannya Rp 5 juta, berarti dana daruratnya minimal Rp 15-30 juta. 

Untuk pos keuangan yang satu ini terbilang sulit dikumpulkan, masyarakat selama ini mikir kalau dana darurat itu ya tabungan, jadi keduanya dilebur menjadi satu. Padahal, keduanya memiliki perbedaan jika dilihat dari aspek kegunaannya. 

Tabungan merupakan uang yang sengaja kita sisihkan demi memenuhi kebutuhan jangka waktu panjang, misalnya untuk beli rumah, beli motor, dan biaya menikah. 

Sementara dana darurat lebih ditujukan untuk kebutuhan-kebutuhan mendadak, misalnya berobat ketika sewaktu-waktu terkena penyakit keras, atau membayar segala keperluan yang bersifat mendadak misalnya perbaikan rumah yang bocor saat musim hujan. 

Jadi perlu sekali untuk menyisihkan uang untuk dana darurat. Karena dana darurat ini paling sulit terkumpul, gak ada salahnya 10 persen dari gaji ke-13 dialokasikan ke sini. 

3. Biaya pendidikan 

Gaji ke-13
Menabung untuk biaya pendidikan saat mendapat gaji ke-13

Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah menyebutkan, gaji ke-13 sengaja dikeluarkan pada bulan Juli. Tujuannya adalah, karena bertepatan dengan tahun ajaran baru sekolah.

Bagi PNS yang telah memiliki anak lebih bijak adalah gaji tersebut dialokasikan untuk kebutuhan-kebutuhan anak-anak sekolah, misal membeli buku, seragam, atau membayar iuran. Lumayan kan gak perlu harus mengorbankan jatah uang bulanan. 

4. Servis kendaraan 

Gaji ke-13
Servis kendaraan setelah mendapat gaji ke-13

Banyak dari kamu yang memiliki kendaraan mobil atau motor. Kendaraan tersebut digunakan sebagai tunggangan untuk berangkat kerja, sekolah, atau sekadar bepergian. 

Mengurus kendaraan itu gak bisa sembarangan, kalau mau awet ya harus rutin diservis. Mengingat biaya servis yang gak murah, bisa di atas Rp 100.000, ada baiknya untuk menyisihkan sedikit gaji ke-13 kamu untuk pengeluaran ini. 

5. Tabungan

Gaji ke-13
Alokasikan ke tabungan saat mendapat gaji ke-13

Menabung merupakan pondasi paling dasar untuk mempersiapkan masa depan. Masa depan tidak ada yang tahu akan seperti apa, jadi persiapkan sedini mungkin. 

Selain untuk menjamin masa depan, menabung juga dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah direncanakan, misal untuk menikah, membeli rumah, beli mobil, atau untuk biaya liburan.

6. Investasi 

Gaji ke-13
Alokasikan ke investasi saat mendapat gaji ke-13

Sama halnya dengan tabungan, investasi juga penting untuk mempersiapkan di hari tua. Bedanya, kalau tabungan ditujukan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, sementara investasi memang dipersiapkan untuk menjamin hari tua. 

Saat ini, pilihan investasi sudah beragam, ada yang berinvestasi emas, saham, atau barang-barang fisik lainnya yang nilainya terus mengalami kenaikan. 

7. Belanja sesuai kebutuhan 

Gaji ke-13
Belanja sesuai kebutuhan saat mendapat gaji ke-13

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah ketika baru saja mendapatkan gaji ke-13 langsung membelanjakan barang-barang yang selama ini diidam-idamkan. Padahal, yang lebih bijak adalah dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan. 

Itulah pos-pos keuangan yang bisa kamu kasih perhatian dengan gaji ke-13. Jangan sampai gaji tersebut menguap begitu saja tanpa jejak, tapi gunakanlah untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat. (Editor: Chaerunnisa)

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.