Cara-Cara Ini Bisa Bikin Kamu Merasakan Manfaat Sesungguhnya dari Kartu Kredit

3 menit
Kartu kredit hadir sebagai solusi dalam bertransaksi. Namun, gara-gara salah pakai, banyak pengguna yang tekor jadinya.

Kartu kredit dibuat agar orang-orang bisa memenuhi kebutuhannya tanpa perlu menunggu uangnya terkumpul dahulu. Singkatnya, kamu bisa mendapatkan barang atau jasa yang kamu mau dengan berutang ke bank lewat kartu kredit.

Sayangnya, peran kartu tersebut dipersepsikan lain oleh sebagian pengguna kartu. Ada yang memperlakukan alat pembayaran nontunai ini gak ubahnya kayak kartu debit.

Kalau udah begitu, masuk di akal sih kalau dikit-dikit selalu bayar pakai kartu seolah-olah itu uangnya sendiri. Padahal, sering-sering memakai kartu kredit itu berarti sama aja menumpuk utang lho.

Syukur-syukur kalau utangnya terbayar. Namun, gak sedikit yang pada akhirnya melakukan pembayaran minimum karena gak cukup bujet buat bayar cicilan tiap bulannya. Tentu aja ini gak bagus buat keuangan. Sebab kamu menumpuk pokok plus bunga utang.

Karena itu, kamu perlu tahu nih cara-cara menggunakan kartu kredit yang benar agar gak boros dan malah bikin kamu untung nantinya. Gimana caranya? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: 5 Ide Resolusi Positif Tahun Baru 2019 yang Bisa Kamu Terapkan

1. Selalu bayar tagihan sesuai jadwal

Cek tagihan lewat SMS Banking.

Salah satu kewajiban pengguna kartu kredit adalah selalu membayar tagihan sesuai kesepakatan. Kalau kamu membayar tagihan dengan cicilan 6 bulan, bayarlah cicilan tiap bulannya hingga lunas sesuai nominal dan waktu yang telah disepakati.

Menunda-nunda pembayaran tagihan bisa bikin utang kartu yang kamu miliki menumpuk di bulan berikutnya. Terus kamu mesti menanggung biaya keterlambatan dan bunga yang seharusnya gak kamu bayarkan kalau ambil cicilan bunga 0 persen.

2. Pemakaian harus menyesuaikan bujet

Tagihan kartu kredit (Shutterstock).

Pemakaian kartu kredit yang gak terkontrol akan menyulitkan si pengguna nantinya saat hendak bayar tagihan. Walaupun ada limit kartu yang besarannya bisa mencapai 2 – 3 kali gaji, bukan berarti kamu belanja hingga menyentuh limit tersebut.

Inilah kenapa dari alokasi pengeluaran tiap bulan harus menyertakan bujet. Bujet ini nantinya ditujukan buat alokasi pembayaran tagihan kartu. Dengan begitu, ketika bayar tagihan, kamu gak kelimpungan memikirkan dana buat membayarnya.

Sebagai misal, kamu pengin belanja kebutuhan pokok di supermarket dengan kartu kredit. Itu berarti kamu harus alokasikan 50 persen gaji buat nanti bayar tagihan. Sebab alokasi kebutuhan pokok idealnya sebesar 50 persen dari gaji.

Atau kamu pengin transaksinya buat kebutuhan pribadi. Itu berarti sekitar 30 persen gajimu nantinya ditujukan buat bayar tagihan tersebut.

Baca juga: Tidak Hanya Pantai yang Indah, Banten Miliki Segudang Destinasi Wisata Lainnya

3. Mencatat setiap pengeluaran

Tagihan kartu kredit (Shutterstock0.

Walaupun udah dibikin bujet, kamu harus tetap memantau setiap transaksi yang menggunakan kartu kredit. Asal tahu aja nih, gak banyak orang yang belanja barang kebutuhannya dalam satu hari penuh. Kebanyakan orang cenderung belanja di beda-beda hari.

Itulah kenapa belanja melebihi bujet kadang-kadang terjadi. Kalau udah begini, percuma aja bikin bujet tiap bulannya.

Di sinilah perlunya mencatat setiap pengeluaran, termasuk pengeluaran yang transaksinya menggunakan kartu itu. Kamu bisa mencatatkan setiap pengeluaran di aplikasi pengatur keuangan.

Dalam aplikasi pengatur keuangan tersebut, kamu masukkan berapa pemasukkan kamu dan mencatat pengeluaran yang tiap kali kamu lakukan. Dengan begitu, pengeluaran kamu bisa terkontrol dengan baik.

4. Gunakan kartu yang cocok dengan kebutuhan

kartu kredit syariah atau konvensional
Apapun kartu kreditnya, tagihannya harus dibayar lunas ya (kartu kredit/versus battle)

Cukup banyak juga pengguna yang kecewa begitu tahu kartunya gak sesuai dengan yang diharapkannya. Misalnya aja kamu berharap kartu kredit yang dimiliki bisa beri promo makan atau minum. Namun, promo yang kamu dapat malah buat berpergian.

Inilah kenapa kamu perlu pahami keuntungan seperti apa yang ditawarkan. Jangan sampai kamu apply salah satu kartu kredit karena ikut-ikutan semata.

Buat mengetahui keuntungan-keuntungan kartu kredit tersebut, kamu bisa mencari tahu lewat beberapa cara. Mulai dari akses langsung website perbankan, menanyakannya lewat call center, hingga mengeceknya di situs agregator produk finansial.

Baca juga: Dongkrak Karier Cemerlang, Begini Cara Memperbaiki Personal Branding di Dunia Digital

Demikian cara-cara menggunakan kartu kredit yang bisa menghindarkan kamu dari kerugian. Intinya, manfaatkan kartu sesuai dengan kebutuhan. Sebab kalau asal menggunakan, bukan cuma menanggung utang besar, melainkan histori kreditmu jadi buruk nantinya. (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan