Habis Lebaran dan Tanggal Gajian Masih Jauh? Begini Cara Atur Keuangan yang Benar

3 menit
Kalau cara mengatur keuanganmu gak benar, pasti kondisi finansialmu menjadi berantakan (Shutterstock).

Lebaran menjadi momen sakral bagi umat Muslim setiap satu tahun sekali. Gak heran kalau di momen ini banyak masyarakat mengeluarkan uang cukup banyak. Entah untuk mudik, beli baju baru, atau sekedar bagi-bagi THR. Kalau cara mengatur keuanganmu gak benar, pasti kondisi finansialmu menjadi berantakan.

Meskipun hanya satu tahun sekali, kamu perlu lho membuat perencanaan anggaran lebaran dengan jeli. Karena kalau enggak, akan menghancurkan kondisi finansialmu hingga akhir tahun? Kok bisa? ya bisa aja kalau kamu boros dan malah bobol tabungan atau mengambil dana darurat.

Kondisi seperti itu hampir dirasakan oleh semua orang. Nah mumpung masih di awal minggu sementara juga tanggal gajian cukup jauh, saatnya kamu kembali menata keuanganmu. Hal ini bukan tanpa tujuan lho! Dengan menata kembali keuangan yang lebih baik akan membuat target keuanganmu di masa depan tetap tercapai.

Di perayaan lebaran tahun depan, kamu pasti sudah bisa lebih siap dan memiliki anggaran keuangan lebih tertata baik. Gimana sih cara mengatur keuangan yang benar usai lebaran? Berikut caranya.

Baca juga: Waspadalah, Ini 5 Hal yang Bisa Bikin Miskin Usai Lebaran

1. Periksa uang yang ada

Cara mengatur keuangan
Periksa sisa uang yang ada (Shutterstock).

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksa kembali uang sisa dalam dompet. Catat satu persatu pemasukan dan pengeluaran dengan teliti. Ada berapa uang di rekening gaji, dan cek kembali berapa persen dana darurat yang terpakai.

Kumpulkan semua uang tersebut, diluar dari uang tabungan atau investasi ya. Untuk yang satu itu kalau bisa jangan kamu gunakan. Setelah terkumpul atur sebaik mungkin agar tidak terjadi defisit di keuanganmu sendiri.

2. Buat daftar pengeluaran

Cara mengatur keuangan
Buat daftar pengeluaran (Shutterstock).

Hingga akhir bulan ini, catat baik-baik segala pengeluaranmu. Jika sudah berkeluarga jangan lupa masukkan ongkos pasangan ke daftar tersebut. Juga keperluan susu dan diapers si kecil.

Buat daftar paling tidak sampai tanggal gajianmu dan pasangan tiba. Pastikan dengan dana yang ada tersebut segala cicilan dan kebutuhan rumah tangga sudah terpenuhi. Jika uang yang ada tersebut tidak mampu menutup seluruh beban pengeluaran, kamu boleh mengambil sebagian dari tabungan.

Dengan syarat, ketika sudah gajian, kembalikan seluruh dana yang terpakai. Anggaplah kamu sedang berhutang, jadi jangan anggap menggunakan dana darurat itu gratis ya.

Baca juga: 4 Pelajaran Finansial yang Bermanfaat Bisa Kamu Petik dari Film “Aladdin”

3. Bila keuangan tak mencukupi

Cara mengatur keuangan
Saat keuangan tak mencukupi (Shutterstock).

Jika keuangan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir bulan, coba periksa kembali daftar pengeluaran. Pengeluaran yang paling memungkinkan dipangkas adalah biaya makan dan transportasi.

Upayakan membawa bekal dari rumah. Meski merepotkan ini terbukti ampuh menyelamatkan kondisi keuanganmu yang sekarat tersebut. Kurangi jajan atau nongkrong di tanggal krusial seperti ini!

4. Mulai menata keuangan lebih cermat

Cara mengatur keuangan
Mulai menata keuangan dengan cermat (Shutterstock).

Setelah semua kekacauan keuangan ini telah selesai, mulailah mengatur keuangan lebih konsisten. Apalagi sudah memasuki pertengahan tahun, gak ada salahnya memperbaiki keuangan dan menyambut tahun depan dengan anggaran yang lebih baik.

Jangan hanya karena satu momen saja kamu memperbaiki keuangan, tetapi di hari-hari biasa pun tetap mengaturnya dengan benar. Biasakan untuk hidup lebih hemat dan mendahulukan kepentingan krusial ketimbang sekedar keinginan.

Dengan selalu membuat perencanaan keuangan yang jeli, kondisi kesehatan keuangan bisa stabil dan sehat. Itulah cara mengatur keuangan setelah lebaran yang bisa kamu coba sekarang juga. Gak ada kata terlambat untuk berhemat kok! Selamat mencoba ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be