Ini Lho Rahasianya Kenapa Ada Generasi Milenial yang Punya Banyak Uang

4 menit
Cara menghemat ala milenial. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial. (Shutterstock)

Generasi milenial disebut-sebut sebagai generasi yang cuek dengan urusan keuangan. Namun, sepertinya persepsi itu harus diubah deh. Sebab gak sedikit dari mereka yang punya simpanan dalam jumlah besar lho. Usut punya usut, cara menghemat yang mereka terapkan rupanya menjadi kunci sukses mereka dalam urusan finansial.

Walaupun terlihat malas dan egois, bukan berarti semua generasi milenial gak peduli sama finansial mereka. Justru banyak dari mereka yang udah mempersiapkan rencana seperti apa kondisi finansial mereka dalam beberapa tahun ke depan.

Makanya jangan heran kalau mereka mudah sekali berpindah kerja karena tawaran gaji yang menggiurkan. Demi tercapainya tujuan finansial yang udah disusun, mereka udah kebal kalau sampai harus dicap sebagai generasi “kutu loncat”.

Gak cuma mengejar gaji yang besar, generasi milenial juga punya cara sendiri dalam menghemat uang mereka. Cara menghemat inilah yang bikin mereka bisa punya banyak uang dalam rekening mereka.

Pengin tahu seperti apa cara menghemat generasi ini? Dikutip dari Mashable, inilah cara-cara menghemat ala generasi milenial.

Baca juga: Dengan Cara Ini, Cek Tagihan Listrik Jadi Lebih Gampang dan Hemat

1. Gak sendiri buat bayar sewa rumah

Cara menghemat ala milenial, berbagi rumah sewa. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial, berbagi rumah sewa. (Shutterstock)

Orang-orang yang bekerja jauh di rumah mau gak mau mengambil pilihan dengan tinggal di rumah sewa atau kos-kosan. Tujuannya adalah mempermudah mereka dalam menuju tempat kerja.

Tentu aja ada biaya yang tiap bulannya harus dikeluarkan buat bayar sewa tempat tinggal. Berpikir bahwa mereka bisa hemat banyak uang dari penyewaan tempat tinggal, tinggal bersama-sama pun dipilih agar bisa menekan pengeluaran ini.

Mereka mencari rumah sewa yang cukup luas dengan kamar yang cukup dengan tarif yang relatif murah. Lalu, mereka gak segan patungan dengan orang lain buat membayar sewanya. Begitulah salah cara menghemat uang yang mereka lakukan.

Pastikan teman yang tinggal bersama kamu adalah orang yang benar-benar bertanggung jawab. Dengan begitu, gak ada cerita menombok uang sewa tiap bulan.

Baca juga: Biar Gak Boros, Begini 6 Trik Belanja Hemat Buat Kamu Para Wanita Sibuk

2. Terukur dalam menghabiskan uang

Cara menghemat ala milenial, terukur dalam habiskan uang. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial, terukur dalam habiskan uang. (Shutterstock)

Kelihatannya aja generasi milenial ini hidupnya itu buat bersenang-senang. Namun, kesenangan yang mereka lakukan udah terukur dari sisi bujet. Mereka selalu menghitung-hitung berapa banyak uang yang mereka alokasikan.

Banyak dari mereka yang disiplin dalam urusan pengeluaran. Mereka menggunakan rumus 50/30/20 agar cash flow tetap bagus. Strategi bujet mereka ini juga ditunjang dengan penggunaan aplikasi pengatur keuangan.

Asal tahu aja, aplikasi-aplikasi pengatur keuangan tersebut membantu mereka dalam mencatat setiap pengeluaran yang mereka lakukan. Dengan begitu, mereka tahu sampai di mana batas mereka dalam menghabiskan uang.

Baca juga: Gaya Hidup Hemat Selebriti Papan Atas, dari Andalkan Voucher sampai Cuci Baju Sendiri

3. Gak terburu-buru membeli rumah atau mobil

Cara menghemat ala milenial, gak ngebet beli mobil atau rumah. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial, gak ngebet beli mobil atau rumah. (Shutterstock)

Banyak yang bilang sebaiknya uang yang dimiliki digunakan buat membeli rumah atau mobil. Namun, gagasan tersebut gak diterima mentah-mentah oleh generasi milenial.

Mereka berhati-hati dalam merencanakan pembelian rumah ataupun mobil. Sekalipun ada yang bilang harga rumah terus naik tiap tahun, sebagian generasi milenial bergeming dengar hal tersebut.

Mengacu pada informasi tren properti yang gak selalu bagus dan kenaikan suku bunga kredit, mereka gak terburu-buru membeli rumah. Sebab, pembelian tanpa perencanaan bisa rugi nantinya.

Apalagi kalau rumahnya dibeli secara kredit. Potensi gagal bayar bisa aja terjadi karena gak mempertimbangkan kenaikan suku bunga kredit. Ditambah lagi, rumah sulit sekali dijual kalau lokasinya yang gak bagus atau harganya yang udah kemahalan.

Lagian juga siapa sih yang pengin beli rumah kalau harganya udah kemahalan? Emangnya gaji semua pekerja setiap tahunnya bisa mengimbangi kenaikan harga rumah? Pada akhirnya, ada masanya para developer ini mengoreksi harga jual properti yang udah ketinggian itu.

Begitu juga dengan pembelian mobil. Karena sekarang transportasi mudah didapat berkat platform transportasi online, banyak generasi milenial yang enggan beli kendaraan. Ditambah lagi nilai kendaraan yang terus menyusut makin bikin mereka pikir panjang buat membelinya.

4. Memaksimalkan penggunaan kartu kredit dengan manfaatkan promo

Cara menghemat ala milenial, selalu gunakan promo saat belanja. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial, selalu gunakan promo saat belanja. (Shutterstock)

Emang benar banyak yang menggunakan kartu kredit karena ikut-ikutan. Namun, banyak juga yang menggunakan kartu kredit demi menghemat pengeluaran belanja dengan promo yang ditawarkan.

Inilah yang dilakukan generasi milenial dengan kartu kredit. Agar pengeluaran bisa ditekan, mereka memanfaatkan promo-promo kartu kredit. Mulai dari promo resto, lifestyle, grocery, hingga e-commerce. Promo yang ditawarkan bisa berupa diskon, cashback, hingga point.

5. Betul-betul memanfaatkan teknologi agar bisa hemat pengeluaran

Cara menghemat ala milenial, selalu gunakan teknologi. (Shutterstock)
Cara menghemat ala milenial, selalu gunakan teknologi. (Shutterstock)

Keberadaan platform online yang menawarkan kemudahan mulai dari akses transportasi, belanja, hingga pemesanan tiket dimanfaatkan betul oleh generasi milenial. Mereka merasa diuntungkan dengan jasa yang ditawarkan platform tersebut.

Terlebih platform-platform tersebut memberikan penawaran berupa promo-promo yang dijamin bikin pengeluaran jadi lebih hemat. Contohnya aja pemesanan transportasi. Mereka lebih memilih transportasi online karena dinilai lebih cepat dan lebih hemat.

Kalau gak menggunakan Go-Jek, mereka menggunakan Grab. Pemilihan tersebut tergantung dari siapa yang menawarkan promo. Inilah cara menghemat uang yang mereka lakukan.

Nah, udah tahu kan sekarang cara-cara menghemat uang yang dilakukan generasi milenial? Cara-cara tersebut bisa berdampak bagus buat keuangan kamu asalkan diterapkan dengan benar dan dilakukan dengan disiplin. Semoga sukses ya menghemat uangnya! (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!