Gak Perlu Bingung! Gini Cara Menghitung THR Karyawan Sesuai Peraturan Pemerintah

3 menit
cara menghitung thr
Gimana cara menghitung THR? (Shutterstock)

Cara menghitung THR (Tunjangan Hari Raya) menjadi salah satu topik yang kini ramai menjadi perbincangan masyarakat.

Pasalnya, ibadah puasa bulan Ramadan yang kini tengah dijalani oleh seluruh umat Islam di dunia dan perayaan Idul Fitri memang identik dengan THR, khususnya di Indonesia.

Ya, THR merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan sesuai dengan agama yang dianut. THR Idul Fitri diberikan untuk karyawan yang beragam muslim, sedangkan THR Natal bagi karyawan beragama Kristen.

Setiap karyawan, baik tetap maupun kontrak yang telah bekerja selama minimal satu bulan, berhak atas THR yang diberikan secara proporsional.

Karena itu, kali ini MoneySmart.id ingin membahas mengenai THR, mulai dari cara menghitung THR yang diterima karyawan hingga simulasi perhitungannya. Gak usah berlama-lama lagi, mending langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: 3 Langkah Bijak Kelola Uang THR Demi Masa Depan yang Lebih Sejahtera

Berapa besar THR yang harus diberikan kepada pekerja atau karyawan?

cara menghitung thr
Berapa besar THR yang diterima karyawan? (Shutterstock)

Seperti yang sudah diatur dalam Pasal 2 dan 3 Permenaker No.6/2016, menyebutkan bahwa cara menghitung THR untuk pekerja tergantung pada masa kerja karyawan. Berikut rinciannya:

  • Karyawan dengan masa kerja 12 bulan atau satu tahun, maka berhak mendapat Tunjangan Hari Raya sebesar satu bulan upah.
  • Karyawan yang mempunyai masa kerja minimal satu bulan tapi kurang dari 12 bulan, maka mendapatkan THR secara proporsional yaitu sesuai dengan masa kerjanya.

Baca juga: Pajak THR Gede! Main Saham di Bulan Puasa Biar Untung dan Ini 4 Triknya

Cara menghitung THR proporsional untuk karyawan yang masa kerjanya kurang dari satu tahun

cara menghitung thr
Bagaimana perhitungannya secara proporsional? (Shutterstock)

Buat kamu yang kini memiliki masa kerja kurang dari tahun dan ingin mengetahui berapa kisaran THR yang didapatkan, MoneySmart.id akan menyampaikan rumus sekaligus simulasi perhitungannya sebagai berikut.

Rumus perhitungan THR proporsional:

THR = masa kerja (dikali) 1 bulan upah atau gaji (dibagi) 12 bulan.

Contoh kasus:

Risa sudah bekerja di perusahaan A selama tujuh bulan dan mendapatkan gaji setiap bulan sebesar Rp 10 juta. Maka, cara menghitung THR yang akan diterima Risa yaitu sebesar:

7 bulan x Rp 10 juta : 12 bulan = Rp 5,833 juta

Baca juga: 4 Mitra Driver Grab Ini Bakal Dapat THR Rp 10 Juta

Perhitungan THR untuk karyawan dengan masa kerja satu tahun

Menurut Permenaker No.6/2016, karyawan yang sudah bekerja selama 12 bulan, maka ia berhak menerima THR, dengan perhitungan:

  • Upah tanpa tunjangan atau upah bersih; atau
  • Upah pokok, yang termasuk tunjangan tetap.

Misalnya, Andri merupakan karyawan dengan gaji per bulan sebesar Rp 10 juta dan sudah bekerja selama 15 bulan, maka Andri berhak mendapat THR sebesar Rp 10 juta.

Kapan THR harus diberikan kepada karyawan?

Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.6 Tahun 2016 Pasal 5, pembayaran THR yang harus dilakukan oleh perusahaan paling lambat adalah tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Contohnya, Idul Fitri 2019 jatuh pada tanggal 5 Juni 2019. Maka, pihak perusahaan wajib memberikan THR kepada karyawannya paling lambat di tanggal 29 Mei 2019.

Jika pemberian THR terlambat diberikan, maka pihak perusahaan akan dikenakan denda sebesar 5 persen dari jumlah THR yang seharusnya dibayar. Denda tersebut ditujukan untuk kesejahteraan karyawan yang tertuang dalam Pasal 10, Permenaker No.6/2016.

Nah, itu dia ulasan mengenai cara menghitung THR yang wajib diberikan kepada karyawan dengan minimal masa kerja satu bulan. Selain itu, THR yang dibayarkan juga harus dalam bentuk uang rupiah.

Pasalnya, tidak jarang perusahaan yang memberikan kado lebaran kepada para pekerja, baik dalam bentuk parcel makanan atau sembako. Namun, perlu diketahui kalau pemberian hadiah tersebut tidak boleh mengurangi nilai THR yang berhak diterima karyawan. Semoga informasi soal cara menghitung THR ini bermanfaat! (Editor: Ruben Setiawan)

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.