Cegah Kesulitan Finansial Saat Menyambut Kelahiran Bayi, Orang Tua Wajib Baca Ini

3 menit
Momen kelahiran anak pertama merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan orang tua di dunia ini (Shutterstock).

Momen kelahiran anak pertama merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan orang tua di dunia ini. Terlebih jika mereka sudah menantikannya cukup lama, tentu momen ini amat penting.

Biasanya, hal yang selalu dilakukan orang tua dalam menyambut kelahiran bayi adalah menyiapkan segala kebutuhan. Mulai dari biaya persalinan, pakaian, peralatan hingga hal tak terduga lain.

Tetapi tahukah kamu kalau hal tersebut tidak direncanakan dengan baik pasti akan merusak anggaran keuangan kalian. Gak sedikit orang tua, apalagi mereka baru menjadi pasangan suami istri, tentu akan merasa khawatir akan momentum ini.

Merawat bayi yang baru lahir membutuhkan biaya cukup besar. Gak sedikit orang akhirnya pinjam uang kepada orang tua, atau sanak keluarga yang lain demi kebutuhan baru ini.

Nah, jika kamu kebetulan sedang menunggu momen kelahiran bayimu, alangkah baik jika mempersiapkan diri dengan perencanaan finansial seperti berikut ini. Gak pengin dong anakmu lahir dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan?

Baca juga: Bukan Bersantai, Ini Aktivitas yang Dilakukan Orang Sukses Setelah Pulang Kerja

1. Miliki tabungan

Tabungan (Ilustrasi by Shutterstock).

Tabungan ini harus dimiliki oleh setiap orang. Apalagi buat kamu yang sedang menantikan momen kelahiran bayi.

Ada baiknya, sejak menikah kamu dan pasangan sudah memiliki tabungan untuk bekal di kemudian hari. Tujuannya untuk ini, proses kelahiran bayi yang menelan biaya cukup besar.

Sisihkan uang gaji kalian masing-masing 20 persen untuk tabungan si kecil. Atau ya besar kecilnya bervariasi, tergantung kemampuan yang kalian miliki bersama. Jangan lupa juga untuk menyediakan asuransi kesehatan untuk bayimu ya.

2. Persiapkan anggaran

nasihat keuangan
Membuat anggaran keuangan (accelainfinia)

Jika sudah memiliki tabungan, kamu tentu sudah sedikit lebih tenang untuk menentukan besarnya anggaran persalinan.

Kamu bisa tanya ke pelbagai Rumah Sakit terdekat berapa biaya kamar, tindakan, dan obat-obatan per harinya. Jika asuransi yang kamu miliki mengcover semuanya, anggaran yang kamu siapkan bisa dialihkan ke keperluan lain.

Baca juga: 5 Trik Sederhana Mengelola Keuangan di Usia 20-an, Gak Susah Kok!

3. Buat daftar belanja

Makin banyak belanja, makin gede peluang dapet tiket pesawat gratis nih (daftar belanja/ purelyinspired)

Jangan ragu untuk minta konsultasi kepada teman atau kerabat yang sudah memiliki anak sebelumnya. Tanya kepada mereka apa saja yang wajib dibeli dan berguna.

Gak ada salahnya juga kalau kamu bertanya kepada saudara apakah mereka memiliki perlengkapan bayi yang sudah tidak terpakai. Kamu bisa pinjam untuk menghemat anggaran gak?

Gak usah malu kalau memang tidak memiliki bujet yang banyak. Daripada terlalu memaksakan, lebih baik anggaran itu bisa kamu gunakan untuk biaya vaksin yang gak sedikit jumlahnya.

4. Periksa kondisi keuanganmu

Cara perbaiki kondisi keuangan yang memburuk. (Shutterstock)
Cara perbaiki kondisi keuangan yang memburuk. (Shutterstock)

Jangan terbuai akan jaminan kartu kredit untuk menyambut kelahiran bayi ya. Apalagi bergantung dengan kartu kredit untuk keperluan bayimu kelak.

Pasalnya, saat melahirkan, kamu atau pasanganmu akan cuti selama tiga bulan. Kalau menggunakan kartu kredit, mau kamu bayar dengan apa tagihan-tagihan tersebut?

Kecuali kalau gaji suamimu diatas 20 juta ya. Periksa skor kreditmu, seperti tagihan telepon, ponsel, kartu kredit atau hunian sehingga kamu bisa melihat berapa banyak utang yang dimiliki. Jangan sampai kamu mengandalkan kartu kredit padahal uang gaji hanya cukup dan pas-pas an untuk membayar semua tagihan itu.

Baca juga: Jurus Ampuh Atasi Pemborosan Uang Belanja Untuk Pengantin Baru

Sudah tahu kan? apa dan bagaimana cara kamu sebagai calon orang tua baru mencegah kesulitan finansial. Kelahiran anak akan menghabiskan banyak biaya, jadi hentikan kebiasaan boros dari sekarang.

Ingat bahwa di masa depan ada anak yang harus kalian nafkahi, dan jangan sampai rumah tangga hancur hanya karena masalah uang. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be