Sebelum Menggunakan Cicilan Kredit dari Lembaga Pembiayaan, Perhatikan Dulu Hal Ini

4 menit
Semakin mudah masyarakat membeli suatu barang dengan cicilan kredit membuat mereka mendapatkan barang.
Jangan Sampai Terjebak Utang! Pikirkan Lagi Sebelum Kredit Barang di Lembaga Pembiayaan (Shutterstock).

Semakin mudahnya masyarakat membeli suatu barang secara cicilan kredit membuat banyak dari mereka justru terlilit utang. Kini setiap kali kamu mampir ke toko elektronik, gak sedikit dari perusahaan atau lembaga pembiayaan mengajukan tawaran menarik alih-alih potongan harga.

Itu berlaku jika kamu membeli barang tersebut dengan cara mencicil atau mengkreditnya melalui lembaga pembiayaan seperti yang marak ada di Indonesia. Kamu akan ditawarkan promo cashback, diskon dan yang lain jika mengambil tenor kredit jangka waktu tertentu. Padahal itu sama saja membuat kesehatan keuanganmu kritis.

Belum lagi, kemudahan-kemudahan yang ditawarkan membuat nasabah semakin ingin menempuh jalan tersebut. Padahal, sekitar 10 tahun yang lalu, mengajukan kredit adalah proses yang melelahkan dan sering kali melibatkan banyak dokumen.

Sekarang, platform teknologi memungkinkan orang untuk mengirimkan aplikasi mereka dalam beberapa saat dan menerima respons dalam hitungan detik saja. Di dunia fintech sekarang ini, opsi keuangan seperti kartu kredit dan toko mulai terlihat kuno. Dan kredit aplikasi cepat semacam ini digunakan di konter toko untuk membantu memotivasi penjualan.

Melansir laman Independent, Tony Smith, direktur pelaksana firma kepailitan Company Debt, mengatakan metode menunda pembayaran ini semakin lama kian melonjak. “Solusi kredit jangka pendek semakin populer, sebagaimana dibuktikan oleh pertumbuhan stratosfer merek-merek seperti Klarna dan peningkatan Kredit Paypal,” kata dia.

Klarna merupakan salah satu perusahaan pembiayaan dengan pertumbuhan tercepat di Eropa. Melipattigakan keuntungan mereka pada 2017, dan sekarang melayani sekitar 70 juta pelanggan di seluruh dunia. Adil untuk mengatakan bahwa kredit jangka pendek saat ini tertanam dalam budaya pembayaran online dan telah digunakan secara luas.

Terlebih karena Klarna juga merupakan salah satu penyedia kredit jangka pendek yang paling dikenal di dunia. Banyaknya persaingan gak heran kini banyak lembaga yang menawarkan langsung kepada konsumen.

“Bayar nanti, misalnya, menjembatani mereka untuk memiliki barang yang diinginkan. Justru hal ini hanya akan memperburuk kondisi keuangan mereka,” tambah Smith.

Kredit di mana-mana

AEON Credit Service salah satu bentuk lembaga pembiayaan yang memungkinkan kamu mengambil cicilan kredit (Shutterstock).
AEON Credit Service (Shutterstock).

Bisnis ini juga dimulai dari perguruan tinggi hingga dunia kedokteran. Peter Mansfield, kepala eksekutif di penyedia teknologi pembayaran Deko, mengatakan banyak sektor yang berbeda bekerja untuk menawarkan kredit kepada calon pelanggan mereka.

“Kredit konsumen tidak harus terbatas pada ritel. Kami mendukung pedagang di sejumlah sektor yang berbeda untuk membantu pelanggan mereka mengakses hal-hal yang dibutuhkan atau inginkan.”

Sektor-sektor tersebut termasuk pelatihan, perawatan kesehatan, dan perjalanan. Tenor pembayaran berkisar dari satu hingga tiga tahun dan, umumnya kredit jangka pendek tidak akan berfungsi untuk jenis pembelian ini.

“Melihat ke perawatan kesehatan, pemilik hewan peliharaan sering menghadapi tagihan yang besar untuk operasi dan perawatan hewan peliharaan mereka. Dalam kasus ini, tawaran rencana pembayaran nanti dapat benar-benar menjadi pertolongan,” tambah Mansfield.

Opsi kredit seperti itu seringkali berhasil. Penelitian menunjukkan bahwa 65 persen pelanggan yang telah menggunakan platform keuangan ritel mengatakan mereka hanya melakukan pembelian karena keuangan sebetulnya telah tersedia.

Terlalu mudah

Cicilan kredit saat ini terlalu mudah (Shutterstock).
Pasangan kekasih sedang melihat-lihat gadget yang akan mereka beli (Shutetrstock).

Moira O’Neill, kepala keuangan pribadi di Interactive Investor, mengatakan dia khawatir tentang tingkat utang yang tinggi menjadi gaya hidup masyarakat saat ini.

“Skema beli sekarang, bayar nanti pada dasarnya adalah utang tanpa jaminan dan orang-orang harus berhati-hati dalam menggunakannya,” kata dia.

Sebagai generasi milenial, jangan sampai hidup dengan jumlah utang yang terus meningkat setiap tahunnya. Buatlah perencanaan yang matang dan terkondisi baik. Jika memerlukan barang tunggu sampai uang terkumpul.

“Sebagian dari mereka yang menggunakannya secara bertanggung jawab akan menemukannya sebagai alat yang bermanfaat. Tetapi beberapa pengguna mungkin menemukannya mengarah pada kebiasaan buruk.”

Di masa lalu banyak masyarakat yang merasa malu jika memiliki utang. Mereka merasa enggan untuk membeli barang meski ditawarkan opsi cicilan. “Di masa lalu, ada hambatan psikologis yang melibatkan orang-orang malu dalam utang. Tetapi untuk generasi yang lebih muda, saya khawatir ini mungkin akan berubah,” jelasnya.

Membantu pembeli

Cicilan kredit membantu pembeli mendapatkan barang (Shutterstock).
Penjual dan pembeli tengah bertransaksi (Shutterstock).

Tetapi gak semua orang setuju bahwa membeli barang secara kredit melumpuhkan keuangan. Banyak yang berpendapat bahwa bentuk kredit cepat dan murah ini sangat membantu pembeli mendapatkan barang.

Gary Rohloff adalah pendiri Laybuy, penyedia kredit online yang secara otomatis menyediakan jasa pembayaran setiap minggu selama enam minggu berikutnya. Dia mengatakan bahwa milenial saat ini sudah mulai takut menggunakan kartu kredit. Dan cicilan atau kredit jangka pendek ini malah memberikan opsi pinjaman satu kali.

“Hubungan baru yang lebih transparan ini justru memberikan kepercayaan diri pembeli dan kontrol yang lebih besar terhadap batasan pengeluaran. Sebuah pembayaran baru ini akan membuat mereka lebih bijak dalam mengelola keuangan,” kata dia.

Kelebihan dan kekurangan

Cicilan kredit barang elektronik
Mahasiswa tengah berada di toko elektronik (Shutterstock).

Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang wajib kamu ketahui sebelum mengambil langkah ini untuk mendapatkan barang. Yang pertama, kemudahan mencicil barang yang diterapkan membuatmu gak perlu khawatir harga yang terlalu tinggi dengan anggaran yang ada.

Selain itu, proses yang kian cepat dan mudah juga menjadi alasan banyak orang mengambil langkah praktis ini. Persyaratan yang diperlukan juga biasanya sangat sederhana kok. Bunga yang diberikan rata-rata terjangkau dan sesuai dengan kondisi keuanganmu. Bahkan mereka menerapkan batas waktu angsuran cukup panjang dengan cicilan yang ringan. Kalau ingin cepat lunas pun bisa aja. Kamu ambil cicilan 12 kali atau setahun dengan nominal yang gak besar-besar amat.

Akan tetapi cicilan kredit seperti itu juga memiliki kekurangan lho. Kalau kamu telat membayar angsuran, denda sudah menantimu di depan. Kalau sudah begitu, kamu bakal dihadapkan pada penyitaan barang. Atau biasanya akan ada debt collector yang meneror untuk segera melunasi tagihan.

Nah itu tadi pertimbangan yang harus kamu pikirkan sebelum ambil cicilan kredit melalui lembaga keuangan. Jika kemudahan ini kalau tidak digunakan dengan baik hanya akan menumpuk utang. Apalagi jika kamu melakukannya di banyak platform. Yang ada malah gali lubang tutup lubang. Coba ubah cara pandang ini menjadi yang lebih menyehatkan keuangan. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be