Undang Tamu Pernikahan dari 50 Negara, Crazy Rich Surabayan Ini Raih Rekor MURI

3 menit
Crazy rich Surabayan menikah (YouTube)

Crazy rich Surabayan Jusup Maruta Cahyadi dan Clarissa kini menjadi topik hangat pemberitaan setelah rencana pernikahan mewah mereka di Hotel Mulia Bali, 1 Desember mendatang terkuak.

Jusup dan Clarissa sebelumnya telah melakukan prewedding di lima negara yaitu Afrika, Eropa, Amerika, Australia, dan Asia. Selain itu, Jusup juga melangsungkan prosesi melamar Clarissa di Macau dengan sangat mewah.

Undangan pernikahan yang tersebar pun tampak sangat mewah. Undangan tersebut berbentuk tiga dimensi dihiasi music box terbuat dari emas dan lampu yang bisa menyala di dalamnya.

Dalam resepsi pernikahan nanti, Jusup dan Clarissa juga dikabarkan menyediakan doorprize berupa mobil Jaguar untuk tamu undangan.

Bahkan, para tamu undangan dipastikan akan mendapat suvenir emas 3, 5 dan 10 gram.

Tamu undangan cukup menunjukkan undangan yang dibawanya, kemudian ditukar dengan koin emas yang telah disiapkan keluarga mempelai.

Pernikahan di akhir tahun inipun akan tercatat dalam daftar Museum Rekor Indonesia (MURI).

Buat kamu yang pengin tahu lebih jauh tentang pernikahan crazy rich Surabayan yang akan meraih rekor MURI ini, yuk simak di sini:

Meraih rekor MURI

Crazy rich Surabayan Jusup dan Clarissa (YouTube)
Crazy rich Surabayan Jusup dan Clarissa (YouTube)

Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo membenarkan pernikahan mewah itu dipastikan akan mendapat rekor MURI.

“Iya, betul (pernikahan Jusup dan Clarissa di Hotel Mulia, Bali akan meraih rekor MURI),” kata Osmar kepada MoneySmart.

Dua kategori

Jusup dan Clarissa (YouTube)
Jusup dan Clarissa (YouTube)

Osmar memaparkan, ada dua rekor yang akan diraih pasangan mempelai asal Sidoarjo Jawa Timur tersebut.

“Jadi pernikahan Jusup dan Clarissa di Hotel Mulia, Bali ada dua rekor: resepsi pernikahan dengan monitor LED terbanyak yaitu 92 unit; dan resepsi pernikahan dengan tamu dari 50 negara terbanyak,” ungkapnya saat berbincang lewat sambungan telepon.

Lebih lanjut, Osmar mengungkapkan beberapa alasan mengapa pernikahan spektakuler tersebut bisa masuk dua kategori itu.

“Kalau dari MURI ada empat alasan: yang pertama (pertama kali dilakukan); bisa diukur seperti jumlah LED 92 unit dan tamu undangan dari 50 negara; lalu yang unik; dan terakhir yang langka. Untuk pernikahan Jusup dan Clarissa itu masuk kategori kedua (bisa diukur),” jelasnya.  

Sudah lama mendaftar

Pernikahan
Pernikahan

Pengusaha asal Sidoarjo itu memang telah mendaftarkan meraih rekor MURI sejak Oktober lalu.

“Sudah jauh-jauh hari (mendaftar rekor MURI), dari Oktober. Sebelumnya project event & wedding organizer kontak kami, konsultasi,” papar Osmar.

Dia juga mengungkapkan, pihak MURI setelah itu melakukan survei, baru benar-benar bisa memberikan pernikahan itu masuk dalam kategori rekor MURI.

“Survei dulu, data dulu,” imbuhnya.

Prewedding dan lamaran tidak masuk MURI

Jusup dan Clarissa saat melangsungkan lamaran
Jusup dan Clarissa saat melangsungkan lamaran

Jusup Maruta Cayadi dikabarkan mencarter lima pesawat untuk memboyong keluarga dan kerabatnya dari Indonesia ke Macau untuk mengikuti prosesi lamarannya.

Di sana, mereka juga menyediakan suvenir emas 3, 5, dan 10 gram untuk setiap tamunya. Bahkan, para tamu undangan disiapkan doorprize berupa mobil Pajero, Honda HRV serta blue diamond yang punya harga jual tinggi.

Sementara sebelumnya, mereka juga telah melangsungkan prewedding di lima negara yaitu Afrika, Eropa, Amerika, Australia, dan Asia. Meski mbegitu, kedua prosesi tersebut tidak meraih rekor MURI.

“Kalau prewedding dan prosesi lamaran enggak didaftarkan rekor MURI. Detailnya gak tahu pasti, hanya mendaftarkan MURI untuk dua rekor saja (LED terbanyak dan tamu undangan dari 50 negara,” jelasnya.

Mendapat rekor MURI saat resepsi

Jusup dan Clarissa crazy rich Surabayan
Jusup dan Clarissa crazy rich Surabayan

Pasangan yang menggelar pesta lamaran di Surabaya, Jawa Timur, 22 Juli 2018 itu akan meraih rekor MURI karena mengundang tamu undangan dari 50 negara dan memiliki pesta dengan 92 LED. Rekor MURI itu langsung diberikan kepada mempelai di atas panggung.

“Pelaksanaan pada saat resepsi,” ujar Osmar.

Namun, Osmar mengatakan, pendiri MURI Jaya Suprana tidak bisa memberikan langsung rekor tersebut kepada kedua mempelai.

“Jaya Suprana tidak bisa hadir karena sedang ada acara di luar kota, nanti akan diwakilkan,” tandasnya.

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.