Tutup Usia, Ini Fakta Mencengangkan Orang Terkaya Urutan ke-11

3 menit
david koch
David Koch. (Shutterstock)

David Koch, orang terkaya ke-11 versi Forbes meninggal dunia di usianya yang ke 79. Pria ini merupakan konglomerat pendiri Koch Industri, sebuah perusahaan terbesar ke-2 di Amerika Serikat. 

Penyebab kematian Koch memang masih ditutupi oleh pihak keluarga. Namun miliarder Negeri Paman Sam ini memang telah berjuang melawan kanker prostat selama tiga dekade.

Total kekayaan pria ini mencapai US$ 50,5 miliar atau setara dengan Rp 715 triliun. Sementara itu, laba dari perusahaan yang dia dirikan, Koch Industries sendiri, disinyalir mencapai lebih dari US$ 110 miliar atau Rp 1.559 triliun.

Ingin tahu fakta-fakta seputar David Koch? Yuk simak ulasannya di bawah sini.

Baca juga: 14 Sosok Lulusan Harvard Jadi CEO Terbaik Dunia, Salah Satunya dari Indonesia!

1. Tajir dari bisnis keluarga

david koch
David udah tajir dari bisnis keluarga. (Instagram)

Pria kelahiran Kansas 1940 silam ini, menahkodai Koch Industries bersama kakak pertamanya yaitu Charles. Charles menjadi CEO sejak tahun 1967 di perusahaan yang didirikan oleh ayahnya sendiri, Fred Koch Sr.

Sepeninggal ayahnya, perusahaan ini dikelola oleh Charles dan David hingga menjadi perusahaan raksasa. 

Mereka sebenarnya punya dua saudara kandung lainnya yaitu Fred Jr dan William. William adalah saudara kembar David. Namun, Fred Jr dan William menjual saham perusahaan ini ke Charles dan David di tahun 1963.

Sejatinya, bisnis keluarga Koch ini diwarnai perseteruan juga lho. Fred Jr dan William menuduh David dan Charles menyetir perusahaan ini ke arah yang salah. Perseteruan keluarga Koch pun kerap disebut masyarakat sebagai perseteruan keluarga terburuk di Sejarah Amerika.

Tapi ngomong-ngomong Koch Industries itu bisnisnya apa ya? Mari simak di poin kedua.

Baca juga: Deretan Keluarga Terkaya di Dunia yang Hartanya Tembus Seribu Triliun Rupiah

2. Minyak, pupuk, produk olahan kertas, kimia, hingga tambang

david koch
Koch bergerak di berbagai lini bisnis. (Instagram/@kochindustries)

Perusahaan milik David Koch dan keluarganya ternyata memiliki banyak lini bisnis. Yang paling besar tentu saja adalah minyak. Selain itu, mereka juga memproduksi pupuk, papercup, dan tissue toilet. Akan tetapi, Koch Industries ternyata gak luput dari kontroversi lho.

Di tahun 1998, Koch Industries bertanggung jawab atas kebocoran kilang minyak di Minnesota. Mereka pun diminta menanggung ganti rugi sebesar US$ 6,9 juta.

Gak hanya itu, di tahun yang sama mereka juga bertanggung jawab atas meledaknya pipa minyak yang mengakibatkan tewasnya dua orang remaja. 

Di tahun 2000-an, Koch Industries juga kerap dimintai denda atas beberapa insiden pipa minyak yang bocor dan mengotori lingkungan. Denda-denda yang mereka bayarkan juga gak sedikit.

Sebuah perusahaan bisa saja tutup karena denda-denda tersebut. Tapi Koch Industries malah membuka usaha baru di bidang pertambangan, properti, hingga pertanian.

Di tahun 2018 David Koch mengumumkan bahwa dia mundur dari jabatannya di perusahaan. Hal itu disebabkan karena kesehatannya yang memburuk.

Baca juga: Ingin Sukses Saat Usia Kepala 4? Ini Nasihat dari Orang Terkaya ke-8 di Dunia yang Wajib Diketahui

3. Sempat jadi cawapres

david koch
Koch. (Wikimedia Commons)

Di tahun 1980, David Koch menjadi kandidat Wakil Presiden Amerika Serikat bersama Ed Clark. Kabarnya, dia berhasil mengamankan satu persen suara pada saat pemilu.

Walaupun gagal jadi orang nomor dua di negaranya, nama Koch justru naik. Dia pun aktif di berbagai gerakan politik.

Sebagai politisi sekaligus pengusaha, Koch juga gak pernah lupa dengan beramal. Pria ini sempat menggelontorkan dana lebih dari US$ 1,3 miliar atau Rp 18 triliun untuk beberapa institusi pendidikan. 

Itulah sekilas fakta mengenai David Koch, orang terkaya ke-11 di dunia. Pria ini meninggalkan seorang istri bernama Julia, dan tiga anak yaitu David Jr, Mary Julia, dan John. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.