Daya Listrik PLN Naik, Lakukan 7 Hal Ini Biar Tetap Hemat

4 menit
Daya Listrik

PT PLN Persero dan Pemerintah RI tengah menggodok rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik. Dengan begitu, beberapa golongan listrik akan dihapus dan akan dinaikkan daya listriknya.

Penyederhanaan ini berlaku untuk pelanggan dengan golongan 900 VA non-subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan itu akan dihapus dan daya listriknya akan diubah menjadi 4.400 VA.

Sementara untuk golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA, daya listrik akan dinaikkan menjadi 13.000 VA. Adapun khusus buat yang 13.000 VA ke atas, akan di loss stroom.

Rencana ini berlaku untuk pelanggan listrik non-subsidi ya. Jadi kalau untuk yang penerima subsidi, gak akan ada perubahan daya listrik.

Terus apa dampaknya rencana ini buat kita sebagai masyarakat?

Dengan adanya rencana kenaikan daya listrik PLN, otomatis ada efek positif dan negatifnya buat kita. Positifnya, kita jadi lebih leluasa menggunakan peralatan elektronik di rumah tanpa khawatir listriknya jeglek. Selain itu, daya listrik di rumah bisa naik secara secara cuma-cuma.

Normalnya, kita bakal dipungut biaya kalau mau naikkin daya listrik lho. Dan biayanya gak bisa dibilang murah. Nah sekarang kalau rencana ini jadi, kita bisa sekali menyelam minum air nih. Daya listrik di rumah naik, kita gak keluar duit pula. Kecuali kalau yang dateng ke rumah petugas PLN abal-abal ya.

[Baca: Waspada, Ini 3 Modus Penipuan Terbaru Berkedok Petugas PLN]

Meski begitu, rencana ini juga bisa berdampak negatif buat kantong. Lantaran daya listrik naik, kamu bisa saja terlena dan sembarangan pakai elektronik.

Nah, biar hal ini gak terjadi, simak dulu sejumlah tips yang bisa bikin tagihan listrikmu tetap aman meskipun daya listrik naik signifikan.

1. Jangan biarkan charger gadget nempel terus

daya listrik
charger HP (extreme tech)

Ketika kamu sudah selesai nge-charge gadget, maka cabut juga charger-nya dari stop kontak ya. Sebab, ketika charger itu tersambung di stop kontak, tandanya arus listrik masih mengalir. Emang sih cuma sekitar 0,26 Watt. Tapi kalau terjadi tiap saat? Ya lumayan juga bok.

2. Cabut semua kabel peralatan elektronik yang tak terpakai

daya listrik
Peralatan elektronik (jof electrical)

Gak sedikit dari kita yang malas melakukan ini. Sama kayak poin di atas, meski kelihatan sepele, membiarkan kabel peralatan elektronik tercolok dalam waktu lama sama saja dengan buang-buang listrik.

Komputer yang dibiarkan dalam mode hybernate saja bisa memakan daya 25 watt dalam satu jam. Bayangkan kalau sudah televisi, microwave, kulkas, dan lainnya masih tercolok dan jarang digunakan. Berapa beban listrik yang harus kamu tanggung?

3. Mau masak nasi? Gini caranya

daya listrik
Rice cooker (create and barrel)

Soal penggunaan rice cooker pun gak boleh sembarangan lho. Walaupun perangkatnya kecil, rice cooker bisa menyedot daya sebesar 300 hingga 500 watt!

Makanya, bila kamu ingin memasak nasi, persingkatlah waktunya dengan menggunakan air panas. Dengan menggunakan air panas, beras bisa mengembang secara alami dan kamu bisa menghemat waktu bukan.

Oh ya satu lagi nih, jangan biarkan rice cooker nyala selama 24 jam. Gak sedikit orang yang membiarkannya menyala dengan alasan membuat nasi tetap hangat. Tapi, coba pertimbangkan soal tagihan listrikmu di akhir bulan deh.

4. Matikan lampu saat gak dibutuhkan

daya listrik
Matikan lampu saja biar gak boros (opb)

Pencahayaan konon memiliki kontribusi 11 persen dari total tagihan listrikmu. Makanya, jangan pernah sepelekan tips hemat listrik yang satu ini.

Gak usah deh nyalain lampu di saat-saat yang gak perlu, misalnya siang hari atau saat gak digunakan. Ketika malam hari, jangan biarkan juga lampu menyala di kamar pas kamu tidur. Karena selain gak baik buat kesehatan, tagihan listrikmu pun berpotensi bengkak.

Kalau mau lebih hemat soal pencahayaan dalam rumah, mungkin kamu bisa pertimbangkan untuk pasang panel surya sekalian. Malah gak perlu bayar listrik toh?

[Baca: Biaya Listrik Naik Terus? Cobain Pakai Panel Surya Yuk! Ini Biaya yang Bakal Kamu Keluarin]

5. Manfaatkan monitor LED

daya listrik
Masih pake monitor kayak gini? Apa kata dunia? (wikimedia)

Seiring dengan perkembangan zaman, gak hanya lampu doang yang bisa hemat energi. Monitor televisi atau komputer pun ada yang hemat energi lho.

Pokoknya ketika memutuskan untuk beli monitor atau televisi, beli saja yang layarnya berbasis LED (Light-Emitting Diode). Ukuran monitor LED juga lebih ramping ketimbang monitor biasa. Meskipun ukurannya lebar, LED jauh lebih hemat daya listrik ketimbang LCD atau tabung.

6. Gunakan AC dengan bijak

daya listrik
Hayo yang punya AC jangan mati nyala mati nyala lho (ebay)

Sebisa mungkin jangan setel AC di bawah temperatur 22. Mengapa? Karena kinerja kompresornya bakal berat dan akibatnya daya listrik bakal tersedot dalam jumlah besar.

Selain itu, patut diketahui kalau AC akan menyedot listrik paling besar ketika pertama kali dihidupkan. Setelahnya, watt yang diperlukan akan turun sedikit demi sedikit. Jadi hindari menyalakan-mematikan AC dalam periode waktu yang sempit. Mending biarkan saja menyala sekalian.

7. Kalau tagihan listrikmu masih bengkak, ganti ke prabayar

daya listrik
Masih juga boros? Ganti aja ke listrik prabayar (Rumah)

Apabila kamu sudah berusaha menghemat tagihan tapi kok ternyata tagihannya tetap bengkak. Mungkin ada baiknya kamu ganti dengan listrik prabayar saja.

Lewat listrik prabayar, kamu bakal dipaksa berhemat dengan kuota listrik yang telah disesuaikan. Kalau pemakaiannya sudah kelewat batas, ya listriknya bakal putus sendiri. Praktis kan?

[Baca: Listrik Prabayar atau Pascabayar, Mana yang Lebih Bikin Untung?]

Dengan ketujuh langkah ini, tentu program kenaikan daya listrik gak akan jadi soal buatmu. Yang penting, sikapilah program ini dengan bijak. Jangan mentang-mentang dinaikkan, konsumsi listrikmu juga ikut meningkat ya.

Mumpung program ini masih jadi wacana, kira-kira setuju gak nih kalau daya listriknya dinaikkan?

 

 

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.