Deretan Orang Terkaya Ini Kehilangan Ratusan Triliun di Tahun 2018, Siapa Aja?

4 menit
Deretan orang terkaya di dunia yang kekayaannya menyusut. (Pexels/Pavel Kunitsky)
Deretan orang terkaya di dunia yang kekayaannya menyusut. (Pexels/Pavel Kunitsky)

Tahun 2018 tinggal menghitung hari nih. Banyak kejutan yang terjadi selama satu tahun ini. Selain bertambahnya pundi-pundi kekayaan sejumlah orang terkaya di dunia, ternyata tahun ini menjadi pengalaman pahit bagi beberapa orang terkaya lainnya.

Alih-alih bertambah, justru pundi-pundi harta beberapa orang terkaya di dunia ini malah menyusut di tahun 2018. Nah, lho! Kok bisa ya?

Sebelumnya, Moneysmart udah bikin ulasan tentang beberapa orang terkaya yang diuntungkan di tahun 2018. Sejumlah momentum yang terjadi di tahun ini mendatangkan keuntungan yang bikin nilai kekayaan mereka meningkat cukup signifikan.

Namun, seperti yang udah disinggung di awal, beberapa orang terkaya di dunia lainnya malah gak merasakan momentum yang bagus di tahun ini. Siapa aja mereka? Dikutip dari Forbes, ini dia ulasannya.

Baca Juga: Ini Deretan Orang Tajir Dunia yang Kekayaannya Makin Menjadi-jadi

1. Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram/@zuck)
Mark Zuckerberg, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram/@zuck)

Gak disangka tahun 2018 menjadi tahun yang gak menguntungkan bagi Facebook. Laporan hasil pada kuartal kedua gak sesuai dengan harapan.

Efeknya, harga saham Facebook yang lagi tinggi-tingginya secara mengejutkan turun amat dalam. Sejak itu harga saham Facebook terus menurun.

Berbagai skandal yang melibatkan Facebook mulai dari pencurian data hingga tudingan penyebaran informasi palsu terhadap George Soros cukup memengaruhi para investor dalam melepas kepemilikan saham Facebook.

Jatuhnya harga saham Facebook tentu aja berdampak pada nilai kekayaan bos Facebook Mark Zuckerberg. Kabarnya nih kekayaan Zuckerberg menyusut US$ 18,7 miliar atau Rp 272 triliun.

Gara-gara penyusutan tersebut harta orang terkaya di dunia ini tinggal US$ 52,5 miliar atau Rp 764 triliun.

Baca Juga: Berasal dari Keluarga Crazy Rich, Ini Deretan Artis K-Pop yang Kaya Sejak Lahir

2. Amancio Ortega

Amancio Ortega, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram/@amancioortegagaona)
Amancio Ortega, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram/@amancioortegagaona)

Efek dari penurunan harga saham juga dirasakan Amancio Ortega. Kekayaan bos dari merek fashion ternama Zara ini merosot sebanyak US$ 16,2 miliar atau Rp 236 triliun.

Usut punya usut, harga saham Inditex yang dimiliki Amancio Ortega merosot karena melambatnya pertumbuhan perusahaan di tahun ini. Sebagai informasi, Inditex adalah induk perusahaan dari Zara, Pull & Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, Oysho, dan Uterque.

Walaupun sempat naik pada bulan November, harga saham Inditex terus menurun hingga kini. Harta yang dimiliki orang terkaya di dunia ini pun tinggal US$ 59,6 miliar atau Rp 868 triliun.

Baca Juga: Bukan Barang Mewah, Ini 3 Simbol Status Sosial Orang Kaya Zaman Now

3. Georg Schaeffler

Georg Schaeffler, salah satu orang terkaya di dunia. (Forbes)
Georg Schaeffler, salah satu orang terkaya di dunia. (Forbes)

Perusahaan suku cadang Continental AG merasakan tahun ini bukan sebagai tahun terbaiknya. Turunnya penjualan mobil di Eropa dan Cina turut memengaruhi hasil penjualan Continental AG.

Gimana mau merasakan untung? Pada November saja, Continental AG mengumumkan pertumbuhan angka penjualan kurang dari 1 persen. Padahal, tahun sebelumnya perusahaan yang berpusat di Jerman ini membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 8,5 persen.

Bisa dipastikan, nilai saham Continental AG terperosok. Turunnya harga saham perusahaan ini tercatat mulai dari Januari 2018 hingga saat ini.

Wajar aja kalau Georg Schaeffler, bos Continental AG, kehilangan kekayaan hingga US$ 14 miliar atau Rp 204 triliun. Kini, harta orang terkaya di dunia ini tersisa tinggal US$ 12,4 miliar atau Rp 180 triliun.

4. Ma Huateng

Ma Huateng, salah satu orang terkaya di dunia. (Forbes)
Ma Huateng, salah satu orang terkaya di dunia. (Forbes)

Pernah dengar Tencent? Itu lho raksasa internet dari Cina yang berinvestasi di Go-Jek. Gak cuma itu, Tencent juga terkenal karena pengembangan aplikasi WeChat dan JOOX.

Tencent juga diketahui berinvestasi di JD.com yang merupakan induk JD.id. Terus nih kabarnya JD.com menginvestasikan dana ke Traveloka. Jadi, kemungkinan Tencent juga turut andil dalam pendanaan Traveloka.

Walaupun pesaing Alibaba ini menjadi grup bisnis skala besar dan internasional, rupanya di tahun 2018 ini mereka menderita kerugian. Alih-alih bakal diminati investor, saham Tencent di bursa justru malah jeblok nilainya.

Padahal, pada Januari 2018, harga saham Tencent sedang berada di harga tertingginya. Beberapa isu menjadi faktor yang memengaruhi penurunan, seperti pembatasan video game baru hingga penurunan laba.

Mau gak mau Ma Huateng, bos dari Tencent, merelakan hartanya hilang sebanyak US$ 10,1 miliar atau Rp 146 triliun. Kini kekayaan orang terkaya di dunia ini tersisa tinggal US$ 35,1 miliar atau Rp 510 triliun.

5. Carlos Slim Helú

Carlos Slim Helu, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram)
Carlos Slim Helu, salah satu orang terkaya di dunia. (Instagram)

Penurunan harga saham juga dialami Carlos Slim Helú. Dilaporkan ia kehilangan kekayaan sebesar US$ 9,3 miliar atau Rp 135 triliun. Saat ini kekayaan orang terkaya di dunia ini tersisa sebanyak US$ 56,8 miliar atau Rp 825 triliun.

Pada tahun 2018 ini, harga saham perusahaan teknologi sekaligus operator jaringan yang dimilikinya, yaitu América Móvil, turun sebesar 19 persen. Asal tahu aja nih, América Móvil merupakan perusahaan terbesar kelima di Amerika Latin.

Saking besarnya, América Móvil memberi layanan kepada 172 juta pengguna. Makanya perusahaan ini masuk dalam Fortune 500.

Ternyata harta orang-orang terkaya di atas menyusut karena harga saham perusahaan mereka yang mengalami penurunan. Kalau tren turunnya harga saham terus berlanjut di tahun depan, udah dipastikan kekayaan mereka pun juga terus menyusut.

Hal yang sebaliknya bakal mereka alami kalau pada tahun 2019, momentum-momentum yang bagus terjadi dan menaikkan laba perusahaan. Kemungkinan besar, banyak investor yang melirik saham mereka dan otomatis menaikkan kekayaan mereka. (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan