Tantang Rush-Terios, Begini Penampakan DFSK Glory 560 yang Ditaksir Seharga Rp 200 Jutaan

3 menit
DFSK Glory 560 Putih
DFSK Glory 560 Putih

Industri otomotif China sepertinya gak mau kalah saing dari pabrikan Jepang. Ini Terbukti dari peluncuran koleksi teranyar dari DFSK. Sebelumnya, pada November 2017 silam, DFSK Glory 560, sudah diluncurkan di negara asalnya. Juga diklaim telah diekspor ke 70 negara termasuk di kawasan Eropa. Di Indonesia sendiri kendaraan model ini diproduksi lokal di pabrik Sokonindo di Cikande, Banten.

PT Sokonindo Automobile (DFSK), selaku Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia resmi merilis SUV terbarunya, DFSK Glory 560. Sebelumnya, penampakan Glory 560 sendiri memang sudah sempat ramai menghiasi dunia maya.

Baca juga: New Honda Accord Resmi Mengaspal di Thailand, Kapan Giliran Indonesia Nih?

“Kami dengan bangga memperkenalkan DFSK Glory 560 untuk pertama kalinya khusus untuk rekan-rekan media sekalian. DFSK melihat bahwa kendaraan terbaru kami ini memiliki peluang yang cukup besar untuk diterima oleh konsumen di Indonesia,” ungkap Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang melansir laman Carmudi Indonesia.

DFSK Glory 560 ini merupakan SUV yang dibuat di Indonesia. Mobil 7-penumpang ini diproduksi di pabrik yang berlokasi di kawasan Cikande, Tangerang, Banten. Di negara asalnya China, mobil ini memiliki nama Dongfeng Fengguang S560.  

Di Indonesia, DFSK Glory 560 ini menjadi SUV yang berada di bawah level Glory 580. Secara dimensi, DFSK Glory 560 hadir dengan ukuran yang cukup kompak. Ukuran panjangnya mencapai 4.515 mm, lebar 1.815 mm, tinggi 1.735 mm, dan ground clearance-nya mencapai 200 mm. Desain Glory 560 secara kasat mata juga terlihat cukup sedap dipandang. Di Indonesia, Glory 560 ditawarkan dalam satu pilihan mesin.

DFSK Glory 560 dibekali mesin berkapasitas 1.500 cc, 4 silinder, turbo charge yang dapat mengeluarkan tenaga hingga 148 HP dengan torsi maksimal di angka 230 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi pilihan otomatis CVT dan manual 6 percepatan.

Baca juga: Gak Sanggup Beli Mobil Baru? 4 Mobil Mewah Bekas Ini Harganya Murah Kok

Fitur DFSK Glory 560

DFSK Glory 560
Interior mobil DFSK Glory (Carmudi Indonesia).

Untuk fiturnya sendiri, DFSK Glory 560 dibekali fitur Electric Parking Brake (EPB), Anti-Lock Braking System (ABS), Emergency Brake Assist (EBA), Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESP) dan Traction Control System (TCS).

Di bagian depan, DFSK Glory 560 juga sudah menggunakan lampu projector headlamp. Di bagian atas terdapat roof rail untuk memperkuat citra sporty, shark fin antena nan modern, serta pelek alloy berukuran 17 inci yang membuat SUV active ini kian gagah.

Di bagian tengah, Glory 560 juga sudah dilengkapi dengan head unit layar sentuh 8 inci yang sudah dilengkapi dengan Radio, sambungan Bluetooth, GPS Navigation, Mirroring Smartphone (iOS dan Android), sampai kamera belakang untuk memudahkan parkir. Tak hanya itu, DFSK juga mengaplikasikan intelligent key yang dipadukan Start/Stop Button untuk mempermudah mengakses mobil.

Baca juga: Gak Pengin Menyesal Beli Mobil LCGC Bekas, Perhatikan dulu Hal Berikut Ini

Sayangnya, mobil yang diperkenalkan secara resmi kepada rekan media kali ini belum memiliki banderol resmi. “Soal harga kami akan membeberkan harga detailnya di pekan depan,” terang Franz Wang.

Andalkan Mesin Turbo

DFSK Glory 560
Andalkan mesin turbo (Carmudi Indonesia)

Dengan ukuran yang lebih kecil dibanding Glory 580, Glory 560 ini tetap mengandalkan mesin berkode SFG15T, yaitu dengan kapasitas 1.500cc berturbo yang sama. Tenaga yang dihasilkan 148 hp (150 ps) dan torsinya 230 Nm, disambungkan ke kedua roda depan via transmisi manual 6-percepatan atau CVT.

Sama seperti DFSK Glory 580 juga, fitur pada Glory 560 ini termasuk melimpah. Contohnya, passive keyless entry, tombol start stop mesin, electronic stability control dan head unit 8 inci, MID dengan indikator pintu individual.

Soal harga, DFSK belum mengumumkan berapa banderol Glory 560 ini ketika diperkenalkan. Selain itu, varian apa dan ada berapa tipe yang nantinya akan dijual pun belum dibeberkan secara detail. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be