Patahkan Prediksi, Facebook Masih Berjaya dan Catatkan Rekor Pendapatan

2 menit
Shutterstock

Krisis dan banyaknya media sosial baru yang muncul tampaknya gak menimbulkan keraguan bagi investor terhadap Facebook. Buktinya, harga saham perusahaan naik sekitar 11 persen menyusul berita tentang keuntungan mereka yang jauh diatas ekspektasi.

Facebook menghasilkan pendapatan US$ 16,9 miliar selama kuartal terakhir tahun 2018, dibandingkan dengan hampir US$ 13 miliar pada waktu yang sama setahun sebelumnya. Penghasilan bersih mereka mencapai US$ 6,9 miliar, dibandingkan dengan US$ 4,3 miliar di Q4 tahun 2017. Ini berarti laba per saham menjadi US$ 2,38.

Sementara para Analis hanya memprediksi pendapatan US$ 16,4 miliar, dan laba per saham $ 2,19. “Komunitas dan bisnis kami terus tumbuh,” tutur CEO Facebook, Mark Zuckerberg, seperti dikutip dari situs www.variety.com.

“Kami telah mengubah secara mendasar cara kami menjalankan perusahaan untuk fokus pada masalah sosial terbesar. Kami berinvestasi lebih banyak untuk membangun cara-cara baru dan menginspirasi bagi orang-orang untuk terhubung,” ungkapnya.

Facebook meningkatkan jumlah pengguna aktif harian menjadi 1,52 miliar untuk Q4 2018, naik dari 1,4 miliar pada Q4 tahun 2017. Perusahaan juga berhasil mengembangkan basis pengguna Amerika Utara untuk pertama kalinya pada tahun 2018.

Dari 185 juta aktivitas harian di Q3 hingga 186 juta di Q4. Sedangkan di Eropa kembali ke 282 juta, setelah merosot ke level rendah 278 juta di Q3.

Zuckerberg mengungkapkan pada hari Rabu bahwa produk Stories Instagram sekarang memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif harian. Chief Operating Officer Sheryl Sandberg menambahkan bahwa fitur Cerita Facebook di seluruh aplikasinya sekarang memiliki lebih dari 2 juta pengiklan.

Perusahaan juga mengatakan bahwa sekitar 2,7 miliar orang menggunakan Facebook, Instagram, WhatsApp, atau Messenger setiap bulan. Dengan 2 miliar orang menggunakan setidaknya satu dari aplikasi tersebut setiap hari.

Chief Financial Officer, David Wehner mengatakan bahwa perusahaan pada akhirnya akan beralih ke hanya mengungkapkan angka-angka agregat ini. Facebook masih menghasilkan sebagian besar uangnya dengan iklan, tetapi perusahaan melihat pendapatan non-iklannya meningkat.

Terutama di Amerika Utara, di mana ia menghasilkan US$ 187 juta dari “pembayaran dan biaya lain.” Dibandingkan dengan US$ 121 juta pada Q4 2017.

Aplikasi Baru Dikhawatirkan Menjadi Beban

Wehner mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa ini terkait dengan upaya perangkat keras Facebook untuk mendapatkan dukungan. “Penjualan Oculus Go dan peluncuran Portal berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan di kuartal ini,” katanya.

Perusahaan tidak mengungkapkan angka penjualan perangkat keras konkret, tetapi Zuckerberg mengatakan: “Portal telah melakukan lebih baik dari yang saya harapkan.”

Investor khawatir bahwa langkah Facebook menuju pengalaman aplikasi baru dan menjauh dari inti bisnisnya akan memperlambat pertumbuhan keuangan perusahaan. Rilis laba hari Rabu memang menunjukkan bahwa margin operasi Q4 secara signifikan lebih rendah daripada yang terakhir. Angkanya menjadi 46 persen, dibandingkan dengan 57 persen pada Q4 2017.

Eksekutif perusahaan mengatakan kepada investor bahwa produk baru seperti Stories dan Facebook Watch pada akhirnya dapat menyebabkan margin Facebook menurun. Margin operasi perseroan dari pertengahan empat puluhan ke kisaran pertengahan 30 persen.

 

Ayyi Hidayah
Ayyi Hidayah

Pecinta film yang senang berinvestasi. Menulis merupakan passion, menjadi perencana investasi merupakan panggilan hati

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Taiwan