Dulunya Analis Kredit! Ini Fakta Dirut BRI Baru yang Berharta Rp 119 Miliar

4 menit
dirut bri
Dulunya Analis Kredit! Ini Fakta Dirut BRI Baru yang Berharta Rp 119 Miliar, (Pegadaian.co.id).

Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Sunarso secara resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama BRI, menggantikan posisi Suprajarto. Dulunya cuma analis kredit, Sunarso dikabarkan memiliki harta kekayaan mencapai Rp 119 miliar lho, penasaran dengan fakta menarik beliau? 

Bankir berprestasi kelahiran Pasuruan ini menjabat sebagai Wakil Dirut BRI pada Januari hingga September 2019. Bisa dibilang, Pak Sunarso ini merupakan seseorang yang meniti kariernya dari nol hingga akhirnya menjadi bos besar di bank plat merah lho. Pengin tahu sekilas fakta mengenai Sunarso yang kini sukses sebagai Dirut BRI baru? Yuk, simak ulasannya.

Baca juga: Gak Muda atau Tua! Ini 4 Orang Terkaya di Indonesia yang Usianya 40 Tahun

1. Dulunya cuma analis kredit bank

Dirut BRI
Sunarso dulunya bekerja di Pegadaian, (Pegadaian).

Menurut informasi dari Wikipedia, Sunarso memulai kariernya di Bank Dagang Indonesia sebagai seorang analis kredit. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, Sunarso pun naik jabatan menjadi Asisten Relationship Manager dan Relationship Manager di tahun 1991.

Hingga tahun 1996, jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengisi posisi sebagai Relationship Manager di bank tersebut.

Namun di tahun 1999 saat BDN merger dengan Bank Mandiri, ia menduduki jabatan baru sebagai Senior Officer. Lamban laun ia pun mengisi jabatan sebagai Senior Relationship Manager, Assistant Vice President, Vice President, hingga menjadi Executive Vice President Group Head Agro-Based Corporate Banking.

Konon kabarnya, salah satu prestasi Sunarso yang patut diacungi jempol adalah saat dirinya sukses menyusun skema pembiayaan pada sektor kelapa sawit.

Baca juga: Mimpin BTN Selama 7 Tahun, Maryono Mengantongi Kekayaan Rp 30,6 Miliar!

2. Sempat menjabat sebagai bos Pegadaian

dirut BRI
Dulunya Sunarso bekerja sebagai kredit analis, (Pegadaian).

Setelah berkarier sebagai salah satu dewan direksi di Bank Mandiri, di tahun 2015, Sunarso pindah ke BRI dan menduduki kursi Wadirut. Akan tetapi di tahun 2017, ia justru pindah ke Pegadaian dan menjadi dirut di BUMN tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, Pegadaian telah berhasil menerima segelintir penghargaan bergengsi. Di antaranya penghargaan pada ajang BUMN Marketeers Award 2018 yang diprakarsai oleh MarkPlus Inc. 

Sementara itu secara pribadi, Sunarso juga sempat dianugerahi penghargaan CEO terbaik (transformative leader) dalam kategori tata kelola perusahaan dan pelayanan yang diberikan oleh 7 Sky Media Award 2018, hingga The Best CEO Anugerah BUMN Award 2018 kategori Talent Development.

Usai dari Pegadaian, ia pun ditarik kembali ke BRI buat mendampingi Suprajarto. Kini dirinya sah menggantikan pak Supra sebagai Dirut BRI.

Baca juga: Gak Perlu Mengeluarkan Uang, 4 Jenis Investasi Ini Bikin Kamu Kaya dan Sukses

3. Kekayaannya mencapai Rp 119 Miliar

dirut BRI
Dulunya cuma kredit analis, kini Sunarso memiliki kekayaan mencapai Rp 119 miliar lho, (Pegadaian).

Berdasarkan informasi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan milik Dirut BRI baru ini mencapai Rp 119.632.609.850 di tahun 2018 alias saat masih menjadi Wadirut. 

Nilai aset di properti mencapai Rp 13 miliaran, sementara itu buat kendaraan berada di angka Rp 2,1 miliar dan harta bergerak lainnya senilai Rp 950 juta. Ia juga memiliki surat berharga senilai Rp 34 miliaran, kas Rp 47 miliaran, dan harta lain senilai Rp 21 miliar. Kira-kira kendaraan senilai Rp 2,1 miliar itu apa saja ya? Yuk, lihat poin selanjutnya.

4. Punya empat mobil dan satu motor

dirut BRI
Sunarso memiliki kendaraan bermerek pabrikan Jerman dan Jepang, (Ilustrasi/Pixabay).

Empat mobil yang ada di garasi Sunarso antara lain adalah, Toyota Yaris AT tahun 2012, Toyota Alphard 3,5 2013, Mercedes Benz 2.400 cc tahun 2015, dan Mitsubishi Pajero Sport 2017.

Untuk sepeda motor, ia memiliki motor Honda keluaran tahun 2008. Sayangnya, gak disebut variannya apa yang dimiliki oleh Sunarso. 

5. Di bawah komando Sunarso, BRI bakal bikin fintech

dirut BRI
Sunarso bakal bikin Fintech di BRI nih, (Pegadaian).

Sunarso mengatakan bahwa di bawah komandonya, BBRI bakal lebih aktif dalam menyalurkan pembiayaan ke pelaku usaha ultra mikro. Hal itu pun udah sesuai dengan misi BRI yaitu “Go Smaller, Go Shorter”. 

Buat mewujudkan hal tersebut, Sunarso bahkan menggagas pembentukan sebuah perusahaan fintech yang menyasar pengusaha ultra mikro, mantap juga ya ide bapak satu ini!

Asal kamu tahu nih, BRI itu sendiri udah menggandeng salah satu fintech P2P lending, Investree buat menyalurkan kredit ke UKM-UKM. 

Berdasarkan keterangan pers yang diterima MoneySmart.id dari Investree, BRI udah berkomitmen buat melakukan penambahan angka penyaluran kredit sebesar Rp 200 miliar, lumayan besar tentunya.

Buat mendirikan sebuah fintech, BRI tentunya gak bakal kesulitan. DNA-nya BRI sebagai bank itu sendiri udah berupa bank mikro. Di samping itu, BRI juga menjadi salah satu bank dengan market cap terbesar. 

Itulah sekilas tentang Sunarso yang kini menjadi Dirut BRI baru. Mudah-mudahan dengan adanya Pak Sunarso, BRI makin maju deh dan sahamnya selalu bullish di perdagangan. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.