Ditanya Kenapa Resign? Ini Jawaban Ampuh Biar Lolos Interview

4 menit
alasan resign
Alasan resign? (Shutterstock)

Meninggalkan pekerjaan lama dan dapat kesempatan interview di tempat kerja baru, jangan sampai salah sebut alasan resign lho! Yups, kalau keliru kasih penyebab kamu resign, bisa-bisa impian lolos ke tahap selanjutnya raib begitu saja. Terus harus jawab apa dong? Yuk kita simak!

Berhenti dari sebuah pekerjaan merupakan hak setiap karyawan. Kalau kamu udah ngerasa jenuh bekerja, gak ada salahnya untuk mencari tempat atau bidang pekerjaan yang baru. Nah, untuk masuk ke tempat kerja baru, kamu harus melalui tahapan rekrutmen.

Salah satu tahapannya adalah interview dengan HRD ataupun user. Tahap ini terbilang cukup krusial dan penting karena pihak perusahaan akan menggali informasi tentang kepribadian dan kemampuan kamu dalam bekerja. Yang gak kalah penting juga adalah tentang latar belakang kerja kamu sebelumnya.

Pertanyaan yang paling umum ditanyakan oleh penilai kepada kandidatnya adalah mengenai alasan resign dari kantor sebelumnya. Nah, kamu harus hati-hati menjawab pertanyaan ini. Karena, gak sedikit contoh kasus di mana seorang pelamar kerja memberikan alasan yang kurang bisa diterima oleh tim rekrutmen. Alhasil, ia gak bisa lanjut ke proses yang selanjutnya. Padahal dari sisi syarat minimum lainnya udah memenuhi standar. Sayang kan jadinya?

Daripada kamu harus mengalami pengalaman kelam kayak gitu, mending kamu lihat aja nih alasan resign yang jitu digunakan ketika berada dalam proses interview yang dikutip dari Hipwee berikut ini.

Baca juga: Sepele Tapi Penting, Ini Contoh Surat Resign Karyawan Teladan

1. Karena pengin tantangan baru

alasan resign
Pengin tantangan baru. (Pixabay)

Alasan resign yang pertama ini terbilang sangat masuk akal bagi tim HRD yang menanyakan kamu ketika proses interview. Sebab, banyak pekerja sekarang terutama kalangan milenial yang memiliki tingkat kreativitas dan inovasi tinggi, namun harus menghadapi tembok besar kebijakan atasan atau perusahaan.

Padahal, mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman serta tantangan baru yang sebelumnya mungkin belum pernah dirasakan. Dengan demikian ia bakal mendapatkan jenjang karier yang lebih baik pula.

Baca juga: Jangan Buru-Buru Resign Kerja Kalau 5 Hal Ini Belum Pasti

2. Performa udah baik tapi gaji gak naik-naik

alasan resign
Kerja udah bagus tapi gaji segitu aja. (Pixabay)

Jawaban yang satu ini udah menjadi jawaban paling umum namun masih bisa diterima oleh pihak perekrut pekerjaan. Karena mendapat gaji yang setimpal merupakan sebuah hak yang gak bisa ditawar-tawar lagi. Masalahnya ini udah menyangkut kesejahteraan hidup seseorang.

Apalagi kalau kamu merasa udah memiliki kinerja yang melebihi target tempat kerja sebelumnya. Udah sepatasnya kamu mendapatkan gaji serta tunjangan yang layak. Ya, paling gak mendapatkan kenaikan gaji lah. Kan sayang jadinya tenaga yang udah dikeluarkan terbuang sia-sia. Makanya alasan resign kedua ini bisa kamu gunakan ketika ditanya.

Baca juga: 5 Alasan Milenial Suka Resign dan Pindah-Pindah Kerja, Kamu Termasuk?

3. Karena gak dapet izin untuk melanjutkan pendidikan

alasan resign
Rencana pendidikan terhambat. (Pixabay)

Semua orang tua pasti menginginkan jenjang pendidikan yang tinggi bagi anak-anaknya. Selain bisa bikin tambah pintar, mengemban pendidikan sampai Strata 2 atau 3 juga bisa meningkatkan kesejahteraan melalui standar gaji yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Beberapa perusahaan emang gak menerapkan cuti tanpa digaji karena alasan pengin melanjutkan pendidikan. Sehingga, terpaksa kamu harus keluar dari pekerjaan itu. Alasan resign itu sangat masuk akal bagi tim HRD, karena kondisinya yang gak memungkinkan lagi.

4. Di-PHK karena departemen dihapus

alasan resign
Departemen dihapus. (Pixabay)

Sebagai seorang karyawan biasa, tentu kita gak punya hak mayoritas untuk menolak sebuah kebijakan dari perusahaan. Salah satunya adalah apabila departemen yang kita tempati sekarang emang perlu dihapus karena alasan penghematan biaya atau fungsinya yang udah gak maksimal.

Terpaksa kita harus mencari tempat kerja yang baru untuk melanjutkan hidup. Jadi udah pasti alasan resign yang satu ini bisa diterima oleh perusahaan.

5. Lingkungan kerja yang gak cocok bisa jadi alasan resign dari tempat lama

alasan resign
Lingkungan kerja gak cocok. (Pixabay)

Gaji yang besar bukan faktor utama yang bisa membuat orang betah bekerja di suatu korporasi. Kadang ada orang yang lebih memilih lingkungan kerja yang nyaman dengan konsekuensi gaji atau tunjangan terpangkas.

Hal kayak gitu masih bisa dimaklumi oleh pihak perekrut, sebab lingkungan kerja yang gak cocok atau terlalu berat dapat menimbulkan rasa stres bahkan depresi yang mampu mengganggu kesehatan jiwa seseorang. Ujung-ujungnya kan produktifitas menjadi berkurang. Jadi buat apa lagi bertahan di tempat tersebut?

Nah itu dia jawaban ampuh yang bisa kamu gunakan pas ditanya oleh HRD mengenai alasan resign di pekerjaan sebelumnya. Walaupun bukan menjadi pertanyaan penentu, namun jika dijawab dengan benar, bisa membantu kamu untuk lolos ke tahap perekrutan selanjutnya. Tetap semangat! (Editor: Ruben Setiawan)

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1