Banner ImageBanner Image

Suka Melancong ke Luar Negeri?, DIVA Tawarkan Aplikasi Ini!

2 menit
Eko Siswono Toyudho/ Tempo
Eko Siswono Toyudho/ Tempo

Berawal dari bisnis digital konverter dan akselerator, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) kini ekspansi ke bisnis Intelligent Instant Messaging (IIM) Tour MiFi.

Layanan ini memudahkan turis yang sedang pelesiran ke luar negeri memperoleh jaringan koneksi internet internasional. Pelancong bisa mendapatkan itu melalui jasa rental modem MiFi, penjualan Holiday SIM, dan paket data roaming. Sementara transaksi bisa dilakukan melalui IIM Tour MiFi dengan metode transfer bank.

“Ekspansi bisnis sebetulnya kita akan garap market di dalam negeri. dan juga kemarin kita sudah ada acara yang Diva Intelegent IM Tour MiFi,” ungkapnya.

Kemudian, untuk layanan tersebut, perseroan berencana membuka beberapa cabang utamanya di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

Dengan adanya layanan tersebut, perseroan bisa memberikan fasilitas kepada traveler untuk mendapatkan layanan koneksi internet saat perjalanan ke luar negeri.

“Visi kami sejalan dengan program pemerintah untuk digitalisasi 8 juta UMKM. Untuk itu, kami membangun infrastruktur dan teknologi inovatif. Utamanya bagi industri finansial dan pariwisata,” kata Direktur Utama Distribusi Voucher Nusantara Raymond Loho.

Perusahaan akan buka beberapa perwakilan di negara-negara khususnya di ASEAN dulu terkait bisnis barunya itu. Aplikasi ini digadang-gadang sebagai one stop solution bagi kamu yang suka bertamasya ke luar negeri. Bahkan, layanan ini didukung oleh sistem artificial intelligence.

Catatkan Saham Perdana

         Ilustrasi Saham

Perusahaan sendiri baru saja mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada hari pertama perdagangan, Selasa 27 November 2018 saham DIVA mengalami kenaikan 13,56 persen ke harga Rp 3.350 per lembar saham. Dari sebelumnya harga penawaran perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Rp 2.950 per lembar saham.

Selama masa penawaran awal, saham perseroan mengalami kelebihan permintaan sebesar 5,6 kali lebih tinggi dari jumlah saham yang dilepas. Pada perdagangan perdana ini, saham DIVA diperdagangkan sebanyak 8.034 lot saham dengan frekuensi 32 kali dan menghasilkan nilai sebesar Rp 2,51 miliar.

DIVA merupakan emiten ke 54 pada 2018 ini dan emiten ke 614 di BEI. Anak perusahaan Grup bisnis Kresna ini melepas 400 juta saham dan meraup dana segar sebesar Rp 632,14 miliar.

Perusahaan berencana menggunakan 55 persen dari hasil IPO untuk modal kerja, 40 persen untuk belanja modal, dan 5 persen akan diarahkan ke investasi dalam Sumber Daya Manusia.

Raymond mengatakan, setelah menjadi perusahaan go public, perseroan akan semakin meningkatkan dan memperluas jaringan bisnis yang mendukung digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Editor Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong