Bakal Hadapi Khabib Nurmagomedov, Inilah Petarung dengan Bayaran Rp 4 Miliar

3 menit
Bakal Hadapi Khabib Nurmagomedov, Inilah Petarung dengan Bayaran Rp 4 Miliar, (Instagram/@dustinpoirier).

Pada 7 September mendatang di Abu Dhabi, Juara Kelas Ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Khabib Nurmagomedov bakal berhadapan dengan Dustin Poirier. Poirier sendiri, baru aja menjadi juara interim kelas ringan usai mengalahkan Max Holloway.

Status juara interim disabet oleh Poirier lantaran Khabib Nurmagomedov masih menjalani sanksi larangan tanding dari UFC akibat insiden 6 Oktober 2018. Akan tetapi, berhubung sanksi itu berakhir pada 6 Juli mendatang, petarung asal Dagestan, Rusia ini udah diperbolehkan buat kembali ke Oktagon.

Seperti dikutip dari Sports Daily, Poirier salah satu petarung yang telah menikmati penghasilan sebesar miliaran rupiah buat sekali bertanding di atas ring! Ingin tahu fakta-fakta seputar Dustin Poirier? Yuk, simak ulasannya.

Baca juga: Kerajaan Bisnis Atlet Terkaya Sejagad, dari Stripclub Hingga Wiski

1. 10 tahun berkarier di dunia beladiri campuran

dustin poirier
10 tahun berkarier di dunia beladiri campuran, (Instagram/@dustinpoirier).

Pria asal Amerika Serikat kelahiran 30 tahun silam ini ternyata udah berkarier di dunia beladiri campuran alias MMA  profesional sejak tahun 2009. Sebelum terjun ke UFC, Poirier berlaga di Bang FC dan WEC. Di awal kariernya, ia berhasil mencetak rekor 7 kali menang dan gak terkalahkan!

Petarung dengan julukan Diamond (permata) ini, terkenal dengan pukulannya yang luar biasa keras. Gak jarang lho, pukulan pria blasteran Prancis ini membuat lawannya TKO seketika.

Debutnya di UFC dimulai pada tahun 2011 dan selama bertarung di UFC, ia hanya pernah dikalahkan oleh Chang Sung Jung, Cub Swanson, Conor McGregor, dan Michael Johnson.

Baca juga: Bukan Cristiano Ronaldo, Ternyata Ini Dia Atlet Terkaya Sejagat 2018

2. Kuda-kuda kombinasi southpaw-orthodox dan front kick yang mematikan

dustin poirier
Kuda-kuda kombinasi southpaw-orthodox dan front kick yang mematikan, (Instagram/@dustinpoirier).

Sebagai seorang praktisi tinju, Poirier lebih sering menggunakan kuda-kuda southpaw (kidal). Kuda-kuda southpaw memang terkadang membuat petarung kebingungan.

Dengan kuda-kuda tersebut, Poirier tentunya menggunakan tangan kanannya buat meluncurkan pukulan jab. Sementara itu, kepalan tangan kirinya selalu meluncur gak terduga dan menghantam rahang lawan dengan cepat.

Meski demikian di beberapa situasi ia pun kerap mengubah kuda-kuda tersebut menjadi orthodox (normal). Namun tetap aja, tangan kiri Poirier merupakan senjata yang paling mematikan.

Saat Poirier menerapkan kuda-kuda orthodox, maka dipastikan dirinya bakal melontarkan banyak jab keras dengan tangan kiri. Udah pasti, taktik itu bikin lawan panik hingga akhirnya tersudut di oktagon.

Selain pukulan, tendangan front kick dari Poirier juga cukup mematikan. Serangan ini cukup sering ia lancarkan di awal karier UFC.

Baca juga: Pengin Berhasil? Lakukan 5 Tips Sukses Jadi Pengusaha yang Diajarkan oleh Para Atlet

3. Sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu dan praktisi gulat sejak SMA

dustin poirier
Sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu dan praktisi gulat sejak SMA, (Instagram/@dustinpoirier).

Gak cuma jago dalam urusan stand up fighting atau pertarungan atas, Poirier juga merajai ground fighting (pertarungan bawah). Sejak SMA, bapak satu anak ini udah ikut ekstrakulikuler gulat di sekolah.

Teknik clinch memang sangat ia kuasai lantaran Poirier memang diberkati dengan fisik yang luar biasa kuat. Dengan mudahnya, ia bisa membanting atau melakukan take-down ke lawannya hingga terlempar ke matras.

dustin poirier
Gaya Dustin saat di arena latihannya, (Instagram/@dustinpoirier).

Selain gulat, Poirier juga dianugerahi sabuk hitam Brazilian Jiu-Jitsu oleh Tim Credeur setelah 11 tahun berlatih. Berhubung Poirier memiliki struktur tangan yang panjang, ia pun seringkali mengaplikasikan kuncian D’arce Choke.

4. Dalam 10 tahun bayarannya naik 100 kali lipat!

dustin poirier
Dalam 10 tahun bayarannya naik 100 kali lipat!, (Instagram/@dustinpoirier).

Bayaran terakhir yang diterima oleh Dustin Poirier saat mengalahkan Juara Kelas Bulu UFC Max Holloway mencapai US$ 330 ribu atau setara dengan Rp 4,6 miliar. Rinciannya sebagai berikut nih, uang senilai US$ 250 ribu merupakan royalti bertanding UFC buat perebutan sabuk, US$ 50 ribu merupakan bonus kemenangannya, dan US$ 30 ribu adalah insentifnya.

Padahal, di tahun 2010, ia cuma petarung yang biasa terima honor Rp 30 jutaan sekali tanding. Berkat keseriusannya, 10 tahun penghasilannya bisa bertambah lebih dari 100 kali lipat!

Perjalanan karier Poirier tentunya mengingatkan kita bahwa gak pernah ada kesuksesan instan. Butuh waktu dan perjuangan yang cukup lama buat bisa menerima penghasilan yang besar.

Itulah sekilas fakta dari Dustin Poirier yang bakal menghadapi Khabib September mendatang. Kalau Khabib, mungkin kamu semua sudah tahu ya bagaimana dia bertarung dan kekuatan fisiknya yang luar biasa dari disiplin beladiri Sambo. Apakah Poirier bisa mengalahkan petarung asal Negeri Beruang Merah ini? Kita lihat saja nanti! (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.