Ada Kabar Gembira Nih, Ekonomi Indonesia Tahun 2030 Bakal Masuk Lima Besar

3 menit
Kabarnya Ekonomi Indonesia Tahun 2030 Bakal Mendempet Amerika Serikat Lho (Shutterstock).
Ekonomi Indonesia Masuk Lima Besar Tahun 2030 (Shutterstock).

Selepas diterpa krisis ekonomi 1998, ekonomi Indonesia bertumbuh dengan hasil yang cukup memuaskan. Dari data yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5 – 6 persen tiap tahunnya.

Tentu aja bukan perkara mudah buat Pemerintah menggenjot perekonomian, apalagi mempertahankan stabilitas perekonomian. Walaupun gak tembus dua digit, kabarnya nih ekonomi Indonesia bakal masuk lima besar dunia tahun 2030 lho.

Prediksi ini bukannya asal diucapkan sumber-sumber yang gak jelas layaknya broadcast yang berseliweran di media sosial, melainkan diungkapkan sendiri oleh Standard Chartered. Bank multinasional asal Inggris ini yang menyebut ekonomi Indonesia bakal besar di tahun 2030.

Dikutip dari Visual Capitalist, Standard Chartered memasukkan beberapa negara berkembang atau emerging market sebagai negara yang bakal punya Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di tahun 2030. Negara-negara mana aja kah itu? Cari tahu dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Hindari Risiko Tinggi, Ini 5 Cara Jitu Pilih Reksa Dana Terbaik

10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia tahun 2030

Ekonomi Indonesia
Perekonomian dunia (Ilustrasi by Pexels).

Standard Chartered membuat daftar negara-negara yang diprediksi memiliki ekonomi terbesar di tahun 2030 nanti. Prediksi ini didasarkan pada Produk Domestik Bruto yang dihitung menurut Paritas Daya Beli atau GDP (PPP).

Dengan kata lain, perhitungan ini diukur berdasarkan daya beli dalam suatu negara. Biasanya daya beli meningkat seiring meningkatnya pendapatan rata-rata yang diperoleh. Kalau kenaikan pendapatan kalah dengan kenaikan harga barang atau jasa, daya beli bakal menurun.

Nah, dari prediksi yang dibeberkan Standard Chartered, Amerika Serikat lagi-lagi gak bisa melampaui pencapaian China yang menduduki posisi puncak dalam daftar tersebut. PDB China diperkirakan pada tahun 2030 bakal tembus US$ 64,2 triliun atau Rp 905 ribu triliun.

Baca juga: Pengin Investasi dari Barang Koleksi Pribadi? Bisa Aja Kok! Mudah Banget

PDB China pada 2017 tercatat sekitar US$ 23,2 triliun. Dengan PDB sebesar itu, China berada di posisi puncak di atas Amerika Serikat.

Sementara Amerika Serikat harus puas berada di posisi ketiga dalam daftar tersebut. PDB negeri Paman Sam ini diprediksi mencapai US$ 31 triliun atau Rp 437 ribu triliun pada tahun 2030.

Padahal, Amerika Serikat pada 2017 menempati posisi kedua setelah China sebagai negara dengan ekonomi terbesar. PDB Amerika Serikat tahun 2017 mencapai US$ 19,4 triliun.

Lalu, negara manakah yang menyalip Amerika Serikat di tahun 2030? Rupanya negara tersebut adalah India. Negara yang merdeka tahun 1947 setelah Indonesia merdeka ini bakal memiliki PDB sebesar US$ 46,3 triliun atau Rp 653 ribu triliun.

Dengan kata lain, ekonomi India diprediksi menyalip ekonomi China di tahun 2030. PDB India tahun 2017 tercatat mencapai US$ 9,5 triliun.

Perkembangan ekonomi India ini kemudian diikuti Indonesia yang dalam daftar berada di posisi keempat. PDB Indonesia di tahun 2030 bakal tembus US$ 10,1 triliun atau Rp 142 ribu triliun.

Kalau sampai benar terjadi, ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Sebab Indonesia sendiri pada tahun 2017 berada di posisi ketujuh dengan PDB sebesar US$ 3,2 triliun atau Rp 45 ribu triliun.

Buat lebih lengkapnya negara-negara dengan ekonomi terbesar tersebut, kamu bisa lihat dalam daftar berikut ini. Yuk, dicek.

Peringkat Negara PDB menurut Paritas Daya Beli (2030) PDB menurut Paritas Daya Beli (2017)
1 China US$ 64,2 triliun US$ 23,2 triliun
2 India US$ 46,3 triliun US$ 9,5 triliun
3 Amerika Serikat U$ 31,0 triliun US$ 19,4 triliun
4 Indonesia US$ 10,1 triliun US$ 3,2 triliun
5 Turki US$ 9,1 triliun US$ 2,2 triliun
6 Brazil US$ 8,6 triliun US$ 3,2 triliun
7 Mesir US$ 8,2 triliun US$ 1,2 triliun
8 Rusia US$ 7,9 triliun US$ 4,0 triliun
9 Jepang US$ 7,2 triliun US$ 5,4 triliun
10 Jerman US$ 6,9 triliun US$ 4,2 triliun

Sumber: Visual Capitalist

PDB Paritas Daya Beli di Indonesia boleh besar, tapi gak bisa jadi acuan?

Ekonomi Indonesia Masuk Lima Besar Tahun 2030 (Shutterstock).
Ekonomi Indonesia Masuk Lima Besar Tahun 2030 (Shutterstock).

PDB Paritas Daya Beli di Indonesia tahun 2017 emang terbilang besar. Namun, rupanya gak bisa semata-mata dijadikan acuan lho.

Menurut pengamat pasar modal dan pasar uang Budi Frensidy dalam tulisannya di Kontan, peningkatan PDB nominal jauh lebih penting ketimbang PDB Paritas Daya Beli. Ia memberi contoh beberapa negara yang punya PDB Paritas Daya Beli yang besar, tapi ekonominya pernah memburuk.

Contoh negara yang dimaksud Budi Frensidy adalah Yunani dan Gabon yang PDB Paritas Daya Beli yang besar. Namun, kedua negara tersebut pernah mengalami krisis ekonomi hingga berakibat gagal bayar utang.

Dalam tulisan tersebut, ia lebih menekankan pentingnya peningkatan PDB Nominal ketimbang PDB Paritas Daya Beli. Asal tahu aja nih, PDB nominal digunakan buat menentukan kinerja ekonomi suatu negara atau wilayah.

Baca juga: Ini yang Perlu Dilakukan Milenial untuk Membangun Kekayaan dengan Cepat

Indonesia sendiri pada 2017 menempati peringkat 16 menurut PDB nominal. Besaran PDB nominalnya saat itu mencapai US$ 1,01 triliun.

Nah, itu tadi pemaparan kenapa ekonomi Indonesia bakal menjadi terbesar di tahun 2030. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!