Emas Bukan Investasi yang Menguntungkan Kalau 6 Hal Ini Diabaikan

4 menit

Emas emang investasi yang menguntungkan. Gimana gak, harganya dari tahun ke tahun selalu naik. Contohnya aja nih, tahun 2015 lalu harga emas itu Rp 500 ribu per gram lebih sedikit. Sekarang, harganya hampir Rp 650 ribu per gram. Gak menutup kemungkinan dua tahun lagi harganya bisa tembus Rp 800 ribu per gram.

Meski jadi salah satu investasi yang menguntungkan dan cukup mudah buat dikelola, kamu perlu hati-hati juga, lho. Kenapa? Soalnya kalau kamu gak hati-hati, investasi emas bukannya untung malah jadi buntung. Duh, jangan sampai deh!

Biar gak begitu, yuk simak enam poin yang harus kamu perhatikan sebelum memulai investasi emas.

[Baca: Mau Investasi Emas Makin Gampang Nih, Tabungan Emas Mulai dari Rp 5 Ribu Saja Loh!]

1. Emas batangan vs perhiasan

Investasi yang menguntungkan
Pilih emas batangan kalau mau buat jangka panjang (tokopedia)

Gak salah sih buat investasi emas dalam bentuk perhiasan. Tapi, kalau kamu berharap dapat keuntungan yang signifikan, sebaiknya jangan deh.

Investasi dalam bentuk perhiasan sering gak berikan untung besar karena bukan 100 persen emas. Saat kamu jual kembali emas tersebut, nominal yang dihitung juga cuma kadar dan berat perhiasannya aja. Jadi sebaiknya sih belinya emas batangan aja.

2. Waspada investasi emas bodong

investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang
Investasi bodong malah bikin kantong bolong (youtube)

Akibat gak punya pengalaman, cukup banyak orang tertipu pada tawaran investasi emas bodong.

Tawaran ini biasanya menjanjikan si calon investor buat menginvestasikan uang mereka buat beli emas. Nantinya emas tersebut bakal dibeli oleh orang lain atau perusahaan dengan harga lebih tinggi. Investor dijanjikan keuntungan berlipat.

Tapi, saat dana udah terkumpul, nyatanya perusahaan sama sekali gak membelikan emas. Perusahaan bodong tersebut malah lari dengan uang yang udah mereka dapat.

Jadi, buat kamu yang gak pengin mengalami kejadian nahas seperti itu, lebih baik beli emas di tempat terpercaya. Kamu bisa ke Antam atau Pegadaian.

[Baca: Siapa Bilang Investasi Emas Pasti Untung? Simak Ini Dulu Nih]

3. Harganya gak selalu naik

investasi yang menguntungkan buat masa depan
Harga emas bisa aja turun kalau kamu investasi cuma hitungan bulan (liputan6)

Kalau ada yang bilang harga emas pasti selalu naik, sebenarnya pernyataan itu kurang tepat.

Harga emas bisa aja turun dari hari ke hari. Tapi, kalau kamu bicara harga dari tahun ke tahun, udah hampir pasti harga emas emang naik.

Kamu gak bisa berharap bisa beli emas terus langsung dijual lagi dan dapat untung dalam waktu cepat. Emas bakal jadi investasi yang menguntungkan kalau kamu mau sabar buat menunggu beberapa tahun. Makin lama kamu berinvestasi, maka peluang buat dapat keuntungannya makin besar.

4. Emas bukan dana darurat

Yang sebaiknya kamu catat adalah emas bukan dana cadangan darurat. Namanya juga investasi, tentu harus dibedakan dengan dana cadangan, kan?

Kenapa begitu? Sering kali orang menggelontorkan seluruh dana yang dia miliki buat investasi, termasuk investasi emas. Namun, dana cadangan malah dilupakan. Padahal yang namanya kejadian darurat bisa terjadi kapan aja.

Buat jual emas dalam waktu singkat, apalagi harganya sedang anjlok, malah bikin apes.

Lagipula, dalam perencanaan keuangan yang bijak, kamu emang harus bedakan alokasi buat investasi dan buat dana cadangan.

[Baca: Mana yang Lebih Tepat Buat Kamu, Beli Kredit Emas atau Tabungan Emas?]

5. Beli kredit vs tunai

investasi yang menguntungkan 2018
Kredit emas gak salah tapi coba pertimbangkan dulu (infoperbankan)

Sebaiknya kamu jangan kredit buat beli emas. Soalnya, bisa aja terjadi gagal bayar di kemudian hari. Bisa-bisa emasnya malah gak kamu dapat, padahal udah bayar setengahnya.

Pada beberapa layanan perbankan atau non-perbankan yang menyediakan kredit emas, sebenarnya mereka menerapkan bunga.

Kamu bisa lakukan simulasi di situs web Pegadaian. Buat kredit 10 gram emas dengan cicilan 12 bulan dengan uang muka 10 persen, kamu perlu bayar angsuran Rp 2.631.938. Sementara kalau kamu beli tunai, emas itu bisa kamu tebus dengan harga Rp 30.950.000.

Ada margin sebesar Rp 3.728.256 antara beli tunai dan kredit. Hampir Rp 4 juta, lho. Lumayan banget beda harganya, kan?

6. Ada biaya titip atau safe deposit box

investasi terbaik untuk pemula
Cek dulu biaya titipnya berapa (itv)

Menyimpan emas batangan di rumah tentu bikin deg-degan karena takut hilang atau dicuri. Alternatif buat menyimpan emas tersebut adalah dengan cara titip, sering disebut safe deposit box.

Kalau kamu cuma simpan beberapa gram emas aja, kayaknya gak perlu simpan di safe deposit box deh. Soalnya gak sebanding sama nilai emasnya itu sendiri.

Contoh aja nih, biaya safe deposit box di Bank CIMB Niaga mencapai Rp 500 ribu per tahun buat ukuran boks kecil. Padahal nilai emas yang kamu miliki cuma sekitar Rp 1,2 juta sampai Rp 6 jutaan aja.

Jadi, penting buat kamu cari tempat penitipan emas alternatif yang terpercaya namun murah. Bisa juga simpan di rumah aja, tapi di tempat yang aman dan sulit ketahuan orang lain.

Buat kamu yang mulai berminat buat investasi emas, semoga pertimbangan di atas bisa bantu kamu mengelola investasi satu ini. Dengan gitu, niat kamu buat jadikan emas sebagai investasi yang menguntungkan bakal terwujud.

Helda
Helda

Tidak normal tapi spesial. Blogger merangkap content writer yang secara ajaib tersesat di bidang keuangan. Semua tulisan di sini tersedia berkat bantuan kopi tanpa gula.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!