ERP Berlaku, Mulai Tahun Ini Masuk Sudirman-Thamrin Bakal Bayar

2 menit
ERP
Shutterstock

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mendesak DKI Jakarta berlakukan sistem jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) akhir tahun 2019.

“Sudah saatnya saya akan mendesak pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk segera mengimplementasikan ERP di jalan Sudirman- Thamrin,” kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono, seperti dikutip dari wartaekonomi.co.id.

Menurutnya, kebijakan ganjil-genap tidak bisa bertahan lama, karena paling lama setahun. Maka dari itu pihaknya menyiapkan kebijakan baru. “Kalau tidak ada kebijakan baru, nanti kondisi lalu lintas kita akan semakin parah. Saat ini saja kinerja sudah menurun 10 persen kalau dibandingkan pada saat Asian Games,” tutur Bambang.

Pentingnya untuk segera memberlakukan ERP ialah karena sebentar lagi kereta MRT akan segera dioperasikan. Kemudian pada tahun depannya LRT juga akan segera beroperasi. Dengan demikian angkutan massal sudah tersedia.

“Kalau nanti angkutan massal sudah kita sediakan, jika tidak ada peralihan moda transportasi maka hal ini akan membuat kita kesulitan mengoperasionalkan transportasi publik. Karena itu kita mulai dari sekarang untuk mengubah gaya hidup, sehingga ERP menjadi penting,” ujar Bambang.

DKI Jakarta Setuju ERP

Pemerintah DKI Jakarta sendiri sempat menerapkan uji coba sistem jalan berbayar elektronik atau “Electronic Road Pricing” (ERP). Namun uji coba tersebut belum dilanjutkan ke tahap implementasi.

Pihaknya masih fokus dalam menyediakan transportasi publik yang nyaman, agar masyarakat mau beralih. Namun dengan akan diluncurkannya MRT, dan LRT tentunya menjadi momen yang tepat untuk menerapkan sistem ERP.

Tetapi hingga kini pihak terkait belum memastikan tanggal pasti dan besaran biaya yang akan dibebankan dengan penerapan ERP ini. Di beberapa negara maju sendiri, seperti Singapura ERP sudah lama diberlakukan dan efektif mengurai kemacetan.

Tarif yang dibebankan mereka berkisar antara Rp 5.000 – 20.000 per sekali melintas, bergantung pada tingkat kemacetannya. Jika hal ini benar diterapkan, maka dapat dipastikan akan banyak pengguna kendaraan bermotor yang berpikir dua kali untuk sering-sering melintas di jalan protokol.

Jadi bagaimana menurut kamu? Setuju kah kalau ERP segera diterapkan di jalan utama Ibukota Jakarta.

 

Ayyi Hidayah
Ayyi Hidayah

Pecinta film yang senang berinvestasi. Menulis merupakan passion, menjadi perencana investasi merupakan panggilan hati

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan