Menang 16 Detik, Ini Fakta Eleazar Evan Holyfield Putra Mantan Juara Dunia

3 menit
Evan Holyfield, Putra Legenda Tinju Dunia, Evander Holyfield (Instagram).
Evan Holyfield, Putra Legenda Tinju Dunia, Evander Holyfield (Instagram).

Hanya butuh 16 detik saja, Evan Holyfield telah berhasil membuat Nick Winstead KO. Dia pun memenangkan debut profesionalnya di dunia tinju.

Asal kamu tahu nih, debut Holyfield vs Winstead di kelas super welterweight adalah undercard dari pertandingan menjelang pertarungan Saul Canelo Alvarez melawan Sergey Kovalev minggu kemarin. Walau dinyatakan menang, namun keputusan itu kontroversial lantaran sang wasit, Robert Hoyle dinilai terlalu cepat untuk menghentikan pertandingan.

Memang sih, Winstead yang terhuyung-huyung ketika dipukul, masih sanggup berdiri. Dia pun ikut protes dengan keputusan itu.

Namun namanya juga wasit, tugasnya menjaga keselamatan para petarung di ring. Dia mungkin lebih paham soal kondisi para petarung di ring, terlepas dari banyaknya komentar yang muncul.

Balik lagi ke Evan Holyfield nih, petinju berusia 22 tahun ini ternyata punya beberapa fakta menarik yang harus kamu ketahui. Besar kemungkinan dia bakal jadi rising star di masa depan. 

1. Putra Evander Holyfield

Evan Holyfield
Evan bersama sang ayah, Evander Holyfield (Instagram).

Karier dari Evan Holyfield mungkin bisa moncer karena dia adalah putra dari Evander Holyfield, masih ingat kan sama Holyfield?

Di tahun 1997, Holyfield berhadapan dengan si leher beton Mike Tyson. Pertandingan yang tercatat sebagai ajang tinju termahal itu, dimenangkan oleh Holyfield di ronde ketiga karena diskualifikasi, dan terjadi insiden gigit telinga yang akhirnya membuat telinga Holyfield coak.

Nah, Holyfield itu punya banyak anak. Evander Holyfield Jr, itu bukan Evan Holyfield lho ya. Evan memiliki nama panjang Eleazar Evan Holyfield. 

2. Sama-sama agresif

Evan Holyfield
Holyfield junior saat di ring tinju (Instagram).

Membandingkan Holyfield senior dan putranya memang agak sulit, lantaran  ayahnya di kelas berat, putranya di kelas super welter. Perbedaan kelasnya sangat jauh.

Namun gak sedikit orang yang mengatakan bahwa Holyfield senior dan junior punya kesamaan. Evan pun mengakui hal itu. 

“Orang bilang saya bertarung seperti dia (ayah saya), tapi saya gak sadar akan hal itu. Kalau Anda mau membandingkan saya (dan dia), kami berdua sama-sama agresif. Ketika kami terkena pukulan, kami akan jadi lebih agresif, gerakan kami juga agak mirip,” ujar Evan seperti dikutip Orlando Sentinel.

3. Sempat dilarang tinju

Evan Holyfield
Evan sempat dilarang untuk bermain tinju (Instagram).

Perjalanan karier Evan di dunia tinju sejatinya penuh dengan pertentangan. Meskipun ayahnya adalah mantan juara dunia. 

Ibunya, Irvin, sama sekali gak setuju anaknya terjun ke dunia tinju. Alasannya sederhana saja, dia gak ingin melihat anaknya dipukuli di atas ring. Oleh karena itu, Evan justru dikenalkan ke olahraga lain yang bukan tinju. 

Namun memang, karena sang ayah adalah petinju, di usia delapan tahun Evan sudah dikenalkan dasar-dasar tinju. Sekarang ibunya pun kaget karena Evan yang dulu gak pernah berkelahi, malah jadi petinju.

“Dia memang mengejutkan banyak orang, karena dia pendiam, gak pernah memukul siapapun, gak pernah membangkang, gak pernah membantah, sekarang dia tampil di ring tinju dan menang,” ujar Irvin dalam artikel di Orlando Sentinel.

Evan sendiri mengatakan bahwa saat usianya menginjak 12 tahun, dia mulai lelah dengan olahraga tim. Hal itu disebabkan karena ketika tim kalah maka ada beberapa orang yang disalahkan.

Alhasil dia pindah ke tinju, dan dia pun sudah berpartisipasi dalam kurang lebih 30 pertandingan amatir. Saat ini, ya dia sudah memilih kariernya di tinju profesional. 

Itulah sekilas fakta mengenai Evan Holyfield yang baru saja muncul dan mendapat sorotan media. Jadi anaknya petinju kelas dunia memang cukup berat, lantaran dia memakai nama yang sama dengan sang juara. Semoga saja, kariernya moncer di dunia baku hantam ini.  (Editor: Winda Destiana Putri).

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Pensiunan jurnalis, praktisi humas, dan seseorang sempat aktif di dunia beladiri campuran. Sekarang telah menjadi perencana keuangan yang sangat antusias dengan hal-hal yang berkaitan dengan pasar modal.