Masih yang Paling Dikagumi Publik, Ini 5 Fakta Wajib Diketahui dari Sosok BJ Habibie

4 menit
bj habibie
BJ Habibie (Instagram/@b.jhabibie)

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, mantan Presiden ke-3 RI BJ Habibie telah menghembuskan napas terakhirnya tepat pada hari ini (11/09/2019), pukul 18.05 WIB.

Sejak 1 September 2019 hingga hembusan napas terakhirnya, pria 83 tahun itu terbaring di rumah sakit dan menjalani perawatan insentif di Cerebro Intensive Care Unit (CICU), Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto. Sementara itu, kabar hoax terkait meninggalnya Habibie malah telah beredar beberapa waktu lalu.

Biaya pengobatan Habibie ini 100 persen ditanggung oleh Pemerintah RI seperti sudah tercantum di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administrasi Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden. 

Dalam undang-undang tersebut, mantan RI dan R2 ini memang akan mendapat fasilitas pengobatan dan perawatan gratis di RSPAD Gatot Subroto, RS TNI AU, RS TNI AL, RS Polri, dan RS PMI Bogor. 

Sebagai seorang tokoh, Habibie memang kerap menjadi idola banyak orang karena kejeniusannya.

Di usia senja, suami almarhumah Hasri Ainun Besari itu dan putranya, Ilham Akbar Habibie masih berupaya mengembangkan  pesawat buatan Indonesia yakni R80 lewat PT Regio Aviasi Industri. 

Ingin tahu seputar fakta-fakta inspiratif mendiang BJ Habibie? Yuk, simak ulasannya berikut:

1. Prestasi akademis sangat menonjol

BJ Habibie
BJ Habibie (Wikimedia)

Cerita sukses tentang BJ Habibie memang membuat banyak orang terkagum-kagum. Pria ini merupakan sosok rajin belajar yang akhirnya menjadi seorang tehnokrat yang sukses.

Pria kelahiran Pare-Pare 1936 silam ini, memang sangat menonjol di bidang akademis saat masih duduk di bangku SMA. Terutama dalam mata pelajaran eksakta.

Setelah lulus SMA, dia melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun di tengah jalan dia pindah ke Jerman karena mendapat beasiswa dari pemerintah.

Baca juga: Wafat di Usia 66 Tahun, Ini Deretan Prestasi yang Ditinggalkan Ibu Ani Yudhoyono

2. Belajar konstruksi pesawat di Jerman

bj habibie
BJ Habibie (wikimedia)

Ketika menerima beasiswa tersebut, Habibie memilih jurusan Teknik Penerbangan, dengan spesialisasi konstruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH).

Cukup mengejutkan bahwasannya, Habibie berhasil lulus dengan gelar Diploma Ing predikat cum laude! Bayangin, kalau di luar negeri bisa cum laude berarti kecerdasan Habibie ini memang gak bisa dipandang sebelah mata.

Konon kabarnya, satu hal yang membuatnya cerdas adalah belajar dan mengeksplorasi hal-hal yang membuatnya tertarik atau penasaran. Hal itulah yang membuat otak Habibie selalu aktif, hingga akhirnya dia cuma tidur empat jam sehari.

Sebelum pulang ke Indonesia, Habibie sempat bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg. Sesuai dengan passionnya yaitu penerbangan. 

3. Pulang ke RI malah jadi menteri

BJ Habibie (Instagram/@b.jhabibie)

Ketika kembali ke Indonesia, BJ Habibie menduduki beberapa posisi penting sekaligus didaulat menjadi Menteri Riset dan Teknologi. Dia pun memimpin 10 BUMN, sekaligus menjadi otak di balik pembuatan pesawat N250 Gatot Kaca, pesawat made in Indonesia pertama.

Saat menjadi Menristek, Habibie juga terpilih sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang pertama. Habibie terpilih secara aklamasi menjadi Ketua ICMI pada tanggal 7 Desember 1990.

4. Jadi Presiden RI dan memperkuat rupiah

BJ Habibie
BJ Habibie (wikimedia)

Bisa dibilang, masa-masa sulit alias krisis ekonomi. Di saat itu pulalah, Soeharto mengakhiri kepemimpinannya di Indonesia yang sudah bertahan selama 32 tahun.

Indonesia juga baru saja dilanda kerusuhan, dan tugas Habibie saat itu adalah meraih kembali kepercayaan dan dukungan dari Dana Moneter Indonesia (IMF). 

Namun, salah satu prestasi penting yang berhasil diraih Habibie adalah saat dirinya berhasil menstabilkan nilai Rupiah. Dari Rp 15 ribu per US$ 1 hingga Rp 6.500 per dolar.

Saat itu, Habibie melakukan restrukturisasi dan rekapitulasi perbankan melalui pembentukan BPPN dan unit Pengelola Aset Negara, melikuidasi bank-bank bermasalah, membentuk lembaga pemantau dan penyelesaian utang luar negeri, hingga mengesahkan UU No. 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan yang Tidak Sehat, dan UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sayangnya saja, masa pemerintahan BJ Habibie memang gak lama. Referendum Timor Timur akhirnya membuat Provinsi Timor Timur memisahkan diri dari Indonesia, akhirnya menjadi bumerang bagi Habibie.

5. Masih jadi sosok yang paling dikagumi orang Indonesia

BJ Habibie (Instagram/@b.jhabibie)

Situs Yougov sempat merilis daftar nama tokoh yang paling dikagumi publik. Dan cukup mengejutkan bahwasannya, BJ Habibie masih duduk di peringkat pertama sebagai tokoh yang paling dikagumi publik.

Habibie mendapat skor 18,60 persen. Di bawah Habibie, ada Presiden Joko Widodo, lalu setelah itu ada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diikuti Zakir Naik, Jackie Chan, Bill Gates, Cristiano Ronaldo, dan lainnya.

Selepas dari pemerintahan, Habibie memang sempat tinggal di Jerman. Namun saat Susilo Bambang Yudhoyono naik ke kursi presiden, Habibie diangkat sebagai penasihatnya untuk mengawal proses demokratisasi di Indonesia, lewat Habibie Center. 

Di PT Regio Aviasi Industri, Habibie pun masih duduk sebagai komisaris utama lho. Wajar saja, pria dengan IQ tinggi ini, memang masih cukup aktif dalam berbagai inovasinya di dunia penerbangan.

Itulah sekilas fakta mengenai BJ Habibie. Tentu saja prestasi Habibie akan selalu dikenang dan dijadikan inspirasi bagi seluruh generasi muda Indonesia. (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.