Mau Jadi Presiden Karena Bisikan Dewi Laut, Ini 5 Fakta Miliarder Terry Gou

3 menit
Terry Gou perintis Foxconn Technology Group (Wikimedia Commons).
Terry Gou perintis Foxconn Technology Group (Wikimedia Commons).

Pemilihan Presiden 2020 di Taiwan sepertinya bakal menarik. Soalnya miliarder Taiwan, Terry Gou, berencana maju sebagai calon presiden.

Uniknya nih dia mau maju jadi bakal presiden karena dirinya mendapat bisikan dari Dewi Laut Mazu. Katanya nih Gou dipercaya bisa mendorong terciptanya perdamaian di Selat Taiwan. Pasalnya, belakangan ini hubungan China dengan Taiwan lagi jelek.

Sejak dapat bisikan tersebut, dia mengikrarkan tekadnya buat mencalonkan diri melalui Partai Kuomintang. Kalau akhirnya benar-benar jadi Presiden Taiwan, Gou bakal ambil keputusan atau kebijakan yang cenderung menjalin persahabatan dengan China.

Namun, rencana yang diusung tersebut dipandang pihak yang berseberangan dengannya sebagai tindakan pro-China. Malahan Gou dituduh mau jual Taiwan ke China.

Gou pun membantah tudingan tersebut seraya melontarkan pernyataan kalau China harus akui eksistensi Taiwan. Asal tahu aja nih, China sampai saat ini belum mengakui Taiwan sebagai sebuah negara lho.

Tentunya kamu pengin tahu lebih jauh mengenai sosok miliarder asal Taiwan yang satu ini. Nah, berikut ini adalah fakta-fakta mengenai Gou yang Moneysmart himpun dari berbagai sumber. Yuk, disimak.

Baca juga: Jejak-jejak Ekspansi Gojek, dari Asia Tenggara Sampai Uganda

1. Adalah tokoh kunci di balik berdirinya Foxconn Technology Group

Terry Gou
Foxconn Technology Group (Shutterstock).

Sosoknya yang dikenal sebagai miliarder gak lepas dari pilihan karier yang dijalaninya. Terry Gou memilih jadi pengusaha dengan perusahaan dengan nama Hon Hai pada tahun 1974 sebelum akhirnya dikenal dengan nama dagang Foxconn.

Awalnya perusahaan dengan sepuluh pekerja lansia ini membuat komponen televisi berbahan plastik. Usahanya saat itu dijalankan di sebuah gudang sewaan di pinggiran Kota Taipei.

Usahanya mulai menunjukkan perkembangan saat Gou menerima pesanan dari perusahaan game Atari buat bikin joystick konsol. Dari situlah kemudian bisnisnya dari waktu ke waktu berkembang hingga dikenal sebagai perakit perangkat elektronik, termasuk smartphone.

2. Memulai usaha dengan pinjaman uang dari ibu mertua

Terry Gou
Foxconn Technology Group

Usaha yang dirintis Terry Gou waktu itu bermodalkan US$ 7.500. Nilai tersebut kalau dirupiahkan sekitar Rp 107 jutaan.

Rupanya nih modal yang sebesar itu berasal dari ibu mertuanya. Uang tersebut dipinjamnya tahun 1974 bertepatan dengan dimulainya usahanya.

Gak disangka dengan modal pinjaman, Hon Hai alias Foxconn menjelma jadi raksasa bisnis. Usahanya tersebut dilaporkan memiliki nilai aset mencapai US$ 41 miliar atau sekitar Rp 588 triliun.

Baca juga: Kamu Susah Bangun Pagi? Ini 6 Jenis Pekerjaan yang Cocok Dilakukan Malam Hari

3. Orang Taiwan yang membangun pabrik di China

Terry Gou
Gou sukses bangun kerajaan bisnis di China

Menariknya nih Gou emang berkewarganegaraan Taiwan. Namun, buatnya itu gak jadi soal buat membangun pabrik di Taiwan.

Hebatnya lagi Gou menjadi orang Taiwan yang mencoba melawan arus keraguan para pengusaha Taiwan saat itu. Sebab banyak pengusaha yang bimbang buat membangun pabrik di luar wilayah Taiwan.

Dengan mempertimbangkan janji Pemerintah China yang gak bakal melakukan nasionalisasi, Gou pun kemudian membuka pabrik di wilayah Shenzhen, China pada tahun 1988. Pabriknya yang di sana menjadi pabrik Foxconn terbesar.

4. Menerima kontrak kerja sama dengan Apple serta membeli perusahaan elektronik Jepang Sharp

Terry Gou
Menerima kontrak kerja sama dengan Apple serta membeli perusahaan elektronik Jepang Sharp (Shutterstock).

Saking besarnya perusahaan yang didirikannya, Foxconn menerima kerja sama dari sejumlah perusahaan elektronik ternama. Mulai dari Apple, Sony Corp, Dell Inc. dan BlackBerry Ltd.

Luar biasanya Foxconn ini, ia dilaporkan membeli saham Sharp Corporation. Foxconn menyatakan diri sebagai pemegang mayoritas saham perusahaan asal Jepang tersebut.

Gou sendiri memiliki ambisi besar bagi perusahaannya. Ia kepengin Foxconn bisa menciptakan teknologi terkemuka dengan merek dagang sendiri.

Baca juga: Kisah Remaja Pejuang Leukimia yang Kini Sukses Menjadi Pengusaha

5. Menjadi miliarder paling kaya nomor satu di Taiwan

Terry Gou
Gou sukses menjadi miliarder.

Foxconn yang dibesarkan Terry Gou mengubahnya menjadi orang terkaya di Taiwan. Pundi-pundi keuangannya terisi penuh karena untung yang dicetak Foxconn.

Forbes melaporkan kekayaan Gou mencapai US$ 7,2 miliar atau sekitar Rp 103 triliun. Padahal, kekayaannya pada Maret 2019 tercatat US$ 6,3 miliar.

Dengan kekayaan yang sedemikian besar, Gou masuk daftar orang paling kaya di Taiwan versi Forbes. Bahkan, ia menempati posisi nomor satu di Taiwan.

Itu tadi kelima fakta tentang miliarder asal Taiwan Terry Gou. Bermodalkan uang pinjaman, ia berhasil membangun kerajaan bisnis berskala besar dan menjadi orang terkaya di Taiwan. Mudah-mudahan aja keinginannya jadi Presiden didukung rakyat Taiwan. Semoga! (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan