Tio Pakusadewo Pernah Jadi “Budak” Narkoba yang Biarkan Anaknya Ngojek

4 menit
tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Tio Pakusadewo dikabarkan terserang stroke karena pembuluh darahnya pecah dan kini menjalani perawatan insentif di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur. 

Akibat pecahnya pembuluh darah, ada darah yang naik ke bagian otak bintang fim  “Mantan Manten” tersebut. Kondisi Tio yang kini didampangi sang putra, Nagra Kautsar, sudah cukup membaik.

“Beliau sudah ditangani di rumah sakit,” kata Surya, manajer anak Tio Pakusadewo, Nagra Kautsar, dihubungi wartawan, Selasa 9 Juli 2019.

“Tadi sih saya coba whatsapp Nagra, katanya sih udah agak mendingan lah,” sambungnya.

Berdasarkan sepengetahuan Surya, kondisi aktor senior tersebut belakangan ini tengah baik-baik saja. Bahkan, sebelum pembuluh darahnya pecah, pria 55 tahun itu sempat mem-posting video menyanyikan lagu Chrisye.

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Kabar dirawatnya Tio Pakusadewo membuat fakta mengenai aktor 1000 peran yang disegani di industri perfilman Tanah Air itu mencuat. 

Inilah enam fakta menarik perjalanan hidup aktor kawakan Tio Pakusadewo:

Pemeran puluhan film

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Pemilik nama asli Irwan Susetyo Pakusadewo ini merupakan salah satu aktor senior multitalenta yang terjun ke dunia hiburan sejak tahun 1980-an. Film pertamanya, “Bilur-Bilur Penyesalan” dirilis tahun 1987 saat dia berusia masih 24 tahun.

Namanya baru dikenal banyak orang sejak bermain dalam film layar lebar berjudul “Cinta dalam Sepotong Roti” yang dirilis tahun 1990. Di film itu, Tio berperan sebagai Topan.

Sayangnya, tahun 1990-an dunia perfilman Indonesia lesu. Namun ia tak patah arang dan terus berkarya.

Sepanjang kariernya sejak tahun 1980 hingga 2018, Tio sudah mengambil peran lebih dari 60 film layar lebar. Selain layar lebar, dia juga sudah bermain di FTV, sinetron, sitkom dan video klip.

Baca juga: 2 Anak Artis Ini Hidup Susah, Terpaksa Jadi Driver Ojol Hingga Kuli Bangunan!

Peraih Piala Citra

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Tio tergolong aktor berprestasi yang sukses meraih banyak penghargaan di dunia perfilman Tanah Air

Namanya tidak jarang muncul dalam berbagai nominasi penganugerahan untuk insan perfilman Indonesia. Bahkan, dalam Festival Film Indonesia, nama Tio Pakusadewo sudah setidaknya dua kali muncul sebagai pemenang.

Tio berhasil keluar sebagai pemenang Pemeran Terbaik Pria dan membawa pulang Piala Citra sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1991 dan tahun 2009. 

Pada tahun 1991, Tio membawa pulang Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria terbaik dalam filmnya berjudul Lagu Untuk Seruni. Dia kembali membawa pulang Piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik melalui film “Identitas” pada tahun 2009.

Pemeran Soekarno

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Sebagai aktor 1000 peran, Tio terpilih memerankan Presiden ke-1 Republik Indonesia, Ir.Soekarno. Dalam film yang terinspirasi dari pidato Soekarno, Tio berperan sebagai sutradara dan produser bersama Tino Saroengallo.

Berperan sebagai Sang Proklamator, Tio membawakan orasi-orasi mantan presiden RI itu. Di film tersebut, Tio tampil monolog membawakan pidato Soekarno selama 78 menit. 

Sebelum menggarap film itu dan memerankan Soekarno, Tio sebelumnya sudah minta izin ke makan Soekarno dan berkonsultasi serta meminta izin ke pihak keluarga tokoh dunia itu. 

Terjerat narkoba

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Fakta menarik lainnya tentang Tio ialah, pernah menjadi budak narkoba sampai 15 tahun pada era 1990-an. Namun, menurut pengakuannya, dia sempat berhenti berkat mengikuti rehabilitasi.

Dalam acara pemusnahan Miras di Polres Metro Jakarta Selatan Mei 2017, Tio mengaku baru bersih dari narkotika selama satu tahun lebih.

Di situ, Tio uga sempat menyuarakan agar para pecandu narkoba untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan terlarang. Sayangnya, dia kembali terjebak kasus narkoba di penghujung tahun 2017.

Atas kasus tersebut, hakim menjatuhkan vonis selama sembilan bulan penjara rehabilitasi pada tanggal 24 Juli 2018. Putusan tersebut jauh lebih ringan ketimbang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yaitu enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Menjual rumah dan hidup mengontrak

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@pksdw)

Menjadi “budak” narkoba, Tio dikabarkan mengontrak rumah di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, setelah menjual rumah pribadinya yang berjarak tidak terlalu jauh dari kontrakan tersebut. 

Padahal kalau gak terjerat narkoba, pria kelahiran 2 September 1963 ini tidak akan menjual rumahnya dan menjadi “kontraktor” alias mengontrak.

Kalau artis-artis muda saja sudah bisa punya rumah mewah seharga miliaran rupiah, Tio yang dikenal sebagai aktor senior multitalenta tentunya bisa memiliki lebih dari itu. Tapi, uangnya ternyata habis untuk membeli obat-obatan terlarang.

Anaknya jadi driver ojol

tio pakusadewo
Tio Pakusadewo (Instagram/@nagrakautsar)

Selain hidup mengontrak, Tio juga membiarkan sang putra, Nagra Kautsar Pakusadewo menjadi driver ojek online (ojol).

Padahal, anak aktor kawakan satu ini diketahui pernah belajar di Institut Kesenian Jakarta Fakultas Film dan Televisi (FFTV), juga pernah berperan dalam film “Gila Jiwa The Movie”. Bahkan, dia pernah satu frame dengan sang ayah dalam film “Iseng”.

Meski sudah mengikuti jejak sang ayah berkiprah di dunia akting, Naga Kaustar tidak menjadi aktor. Bahkan, dia harus bekerja sebagai driver ojol untuk menyambung hidup setelah sang ayah ditahan karena kasus narkoba.

Bekerja sebagai pengemudi ojol ternyata diketahui sang ayah. Bahkan, Tio tidak melarangnya karena pekerjaan tersebut halal.

“Iya dia (Tio) tahu kok. Habis mau jadi aktor, kurang ganteng dan kurang bergizi. Jadi mengemudi aja,” akunya.

Itulah enam fakta perjalanan hidup Tio Pakusadewo, aktor senior multitalenta yang kini tengah terbaring sakit di rumah sakit. Semoga cepat sembuh dan bisa aktif kembali di dunia perfilman Tanah Air!

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.