Uang Tak Bersisa Saat Akhir Bulan Karena Gaji Kecil? Jangan Keki, Gini Cara Mengaturnya!

4 menit
cara atur gaji kecil
Cara atur gaji kecil. (Shutterstock)

Siapa sih orang yang pengin punya gaji kecil? Kebanyakan orang tentu maunya gaji besar agar semua kebutuhan tercukupi dengan baik.

Ya, memang gak bisa dipungkiri kalau gaji kecil itu membuat kamu harus pikir panjang jika ingin membeli barang atau melakukan sesuatu, apalagi kalau harus merogoh kocek besar.

Namun selain itu, banyak orang yang berpendapat kalau gaji kecil itu tidak butuh pengaturan keuangan yang  baik. Toh, sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari saja udah syukur. Jadi, gak muluk-muluk membuat pos pengeluaran segala.

Pendapat tersebut tentu saja sangatlah salah lho. Karena justru gaji yang terbatas lebih membutuhkan strategi yang tepat dalam mengelola pengeluaran agar bisa menyisihkan uang untuk ditabung dan bahkan berinvestasi.

Namun, kuncinya hanya satu yaitu disiplin saat mengatur keuangan. Karena memang gak ada ruginya juga kok kalau kamu mengatur keuangan dengan bijak meski gaji pas-pasan. Sayangnya, mengatur gaji yang minim itu bukan hal yang mudah.

Tapi gak perlu khawatir karena kali ini MoneySmart.id ingin memberikan beberapa cara mengatur uang yang tepat untuk kamu yang bergaji kecil. Berikut ini lima di antaranya.

Baca juga: 8 Pekerjaan di Indonesia dengan Gaji Kecil dan Level Stres Tinggi

1. Meski gaji kecil, sisihkan uang di awal bulan untuk ditabung

cara atur gaji kecil
Sisihkan untuk ditabung. (Shutterstock)

Meskipun penghasilan pas-pasan, kamu tetap perlu menyisihkan uang untuk ditabung dan investasi. Ya, walau jumlahnya tidak besar tapi setidaknya ada yang ditabung daripada tidak sama sekali.

Nah, kamu bisa melakukan metode 50/20/30 yang dipopulerkan oleh Elizabeth Warren yaitu senator Amerika yang juga pakar keuangan dan menjadi profesor asal Harvard.

Teori tersebut menyarankan kamu untuk membagi penghasilan ke tiga pos yaitu:

  • 50 persen untuk kebutuhan pokok, seperti membayar cicilan kredit atau sewa rumah, hingga tagihan lainnya seperti listrik dan air.
  • 20 persen untuk tujuan finansial yaitu untuk investasi, asuransi serta menabung.
  • 30 persen untuk gaya hidup yaitu untuk belanja, nongkrong di kafe, jalan-jalan dan lainnya.

Dengan mengikuti metode itu, kamu diharuskan untuk menyisihkan sebesar 20 persen gajimu untuk ditabung dan agar berjalan lancar, lakukanlah hal itu saat awal bulan.

Baca juga: Mulai Sekarang, Berani Bilang “Tidak” untuk Gaji Kecil. Gini Caranya Ngukur Gajimu Kecil atau Gak

2. Menekan pengeluaran

cara atur gaji kecil
Tekan pengeluaran. (Shutterstock)

Gaji kecil memang bisa menutup ruang gerakmu dalam urusan berbelanja. Karena itu, kamu harus memiliki kemampuan manajemen pengelolaan keuangan yang baik agar dapat memenuhi segala kebutuhan.

Salah satu caranya adalah dengan menghemat setiap pengeluaran atau menekan biaya yang kerap dilakukan setiap bulan.

Karena itu, mulailah untuk memangkas pengeluaran yang tidak penting. Bahkan, kalau perlu hilangkanlah berbagai macam pengeluaran yang dirasa tidak perlu demi mewujudkan tujuan keuangan yang sudah kamu rencanakan.

Baca juga: Dicap Aneh, Tapi 5 Lowongan Pekerjaan Ini Bisa Kasih Gaji Tinggi

3. Membuat jadwal belanja

cara atur gaji kecil
Bikin jadwal belanja. (Shutterstock)

Kebutuhan sandang, seperti baju, sepatu, tas dan barang fashion lainnya memang menjadi pengeluaran bulanan terbesar untuk banyak orang.

Padahal kenyataannya barang-barang tersebut bukanlah kebutuhan yang harus dibeli setiap bulan. Ya, kamu gak akan sekarat juga kan kalau gak punya baju baru? Beda lho sama makanan yang memang harus dibeli setiap hari.

Tapi, tetap saja membeli baju baru menjadi kebahagiaan sendiri dan memang diperlukan juga. Karena itu, kamu bisa menjadwalkan beli baju setiap dua bulan sekali dengan bujet yang sudah kamu persiapkan. Ingat, jangan sampai belanja melebihi bujet ya.

Baca juga: Paling Diminati Jobseeker! Ini 5 BUMN yang Tawarkan Gaji Besar

4. Buat daftar kebutuhan yang harus dibeli

cara atur gaji kecil
Bikin daftar belanja. (Shutterstock)

Ingat, kebutuhan itu bukan keinginan lho. Pasalnya, banyak orang yang selalu kehabisan uang karena membeli barang yang diinginkan, bukan dibutuhkan.

Untuk menghindari hal itu, maka kamu perlu banget tuh membuat daftar kebutuhan yang harus dibeli. Kamu perlu mengecek terlebih dahulu apa-apa saja barang yang perlu dibeli baru atau diisi ulang stoknya.

Nah, buatlah daftar kebutuhan sedetail mungkin dan kamu juga harus menentukan berapa jumlah yang harus dibeli serta perkiraan harga barang-barang tersebut.

Dengan begitu, kamu jadi mengetahui estimasi, berapa bujet yang harus kamu keluarkan untuk belanja setiap bulannya. Biaya belanja bulanan ini kemudian kamu tetapkan jumlahnya setiap bulan sehingga dapat kamu masukkan ke daftar alokasi pengeluaran tetap.

5. Bawa uang cash secukupnya

cara atur gaji kecil
Uang cash dalam dompet secukupnya aja. (Shutterstock)

Yang terakhir dan terbilang sangat mudah dilakukan adalah dengan membawa uang cash secukupnya aja. Pasalnya, kalau ada uang banyak di dompet bawaannya pasti ingin jajan terus. Benar gak?

Isi lagi dompet kamu dengan uang tunai hanya saat uang sudah habis. Pasalnya dengan begitu, kamu akan berpikir ulang untuk membeli sesuatu saat kamu hanya membawa sedikit uang di dompet.

Itu dia lima cara mengelola keuangan yang tepat dan bisa kamu lakukan agar uang cukup untuk sebulan dan bahkan bisa dialokasikan juga untuk ditabung dan investasi. Gampang banget kan? (Editor: Ruben Setiawan)

Dewi Puri
Dewi Puri

Pecinta makeup yang terjun ke dunia financial. Jika biasanya berkutat dengan lipstik dan bedak, kini harus terbiasa dengan logam mulia maupun reksadana. Intinya tetap sama, menghasilkan suatu karya yang cantik.