Cara Jitu Ini Bisa Bantu Menghemat Gaji Sebulan, Yuk Buktikan!

3 menit
Gaji

Gaji yang terbatas butuh diatur agar pas sebulan. Itu dilakukan agar kita tidak perlu hidup pas-pasan saat tengah bulan. 

Charles Caleb Colton mengingatkan, pendapatan alias gaji ibarat sepatu. Kalau terlalu kecil, penghasilan bisa menjepitmu. Sebaliknya, penghasilan yang besar mungkin membuat kamu tersandung dalam perjalanan. 

Begitu pun dengan biaya pengeluaran, kalau tidak bisa dikendalikan, perlahan akan melenyapkan kekayaan.

Nah, agar gaji yang diperoleh bisa pas selama sebulan, berikut lima cara menghemat uang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti dilansir dari Sindonews jaringan MoneySmart:

Susun Skala Prioritas dan Anggaran Bulanan

cara atur gaji
Susun skala prioritas belanja gaji bulanan

Hal pertama yang dapat di awal bulan ialah, membuat catatan skala prioritas. Dengan membuat skala prioritas, kamu lebih mudah mengatur penggunaan uang. Pastinya, alokasi penghasilan menjadi jelas dan terarah. Jadi, jangan sampai uang mengendalikanmu. 

Seperti kata Alistair Darling, uang diciptakan sebagai pelayan, bukan tuan atau ekonomi yang sebenarnya.

Setelah skala prioritas selesai, giliranmu untuk menerapkannya. Berarti, hal-hal di skala prioritas itulah yang harus diutamakan. 

Selain urutan kebutuhan tersebut, kamu juga wajib menyusun anggaran dana untuk keperluan lain. Misalnya, bujet traveling, shopping, sedekah, atau mungkin dana investasi.

Baca juga: Pengin Jadi Generasi Milenial yang Kaya Raya, Yuk Ikuti Tips Mengelola Gaji Ini

Buat Jadwal Belanja 

gaji
Atur gaji dengan buat jadwal belanja bulanan

Menghemat pengeluaran bukan berarti kamu tidak bisa belanja atau shopping di mal, ya. Supaya kegiatan itu tetap berjalan, buatlah jadwal shopping rutin. 

Kalau bujetmu berlebih, bisa shopping sampai empat kali dalam sebulan. Sebaliknya, jika gaji terbatas, upayakan tidak lebih dari dua kali belanja.

Untuk lebih hemat lagi, kamu bisa memanfaatkan momen diskon di akhir tahun atau hari raya tertentu. Saat itu, kamu biasanya diberikan potongan harga hingga 50 persen. 

Tips lainnya, bayar barang belanjaan dengan uang tunai. Upayakan tidak membawa kartu debit ataupun kredit ketika shopping.

Berkomitmen Tidak Menghabiskan Gaji Lebih dari 70%

Gaji
Komitmet tidak menghabiskan gaji

Seperti dikatakan Don Marquis, komitmen berawal dari kebiasaan. Uang akan membentuk tabiat, pola hidup, serta karakter kamu. Kalau kata Francis Bacon, uang sebenarnya hamba yang baik. Namun, tuan lah yang memiliki kebiasaan buruk.

Sebagai simulasi komitmenmu, coba sisihkan 30 persen untuk menabung. Tidak peduli seberapa besar gaji, nominal 30 persen itu harus masuk ke tabungan. 

Misalnya, kamu mendapatkan penghasilan Rp 3 juta sebulan. Berarti, jumlah tabunganmu Rp 3 juta dikalikan 30 persen. Hasilnya sebesar Rp 900 ribu per bulan.

Uang senilai Rp 900 ribu tersebut kalau dikalikan selama 12 bulan, jumlahnya menjadi Rp 10,8 juta. Itulah kekayaan yang kamu miliki dari hasil menabung. Sekali lagi, kuncinya adalah komitmen. 

Kata Denis Waitley, jangan pernah membiarkan ekonomi menentukan arah karier atau memutuskan cara kamu menghabiskan waktu.

Tolak Kartu Kredit

Atur gaji dengan menolak penggunaan kartu kredit
Atur gaji dengan menolak penggunaan kartu kredit

Tawaran kartu kredit sering kali menggoda, apalagi dengan iming-iming unlimited. Tapi, sadarkah kamu? Kartu kredit bisa menjerumuskan dalam kerugian finansial. T. Harv Eker pernah mengatakan; sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit agar bisa menghemat pengeluaran.

T.Harv Eker menyarankan, cukup memakai kartu debit saja untuk membayar berbagai keperluan. Nasihat T.Harv Ever harus kamu perhatikan supaya uang yang dibelanjakan tidak melebihi gaji. 

Kartu kredit umpama pisau bermata dua. Suatu waktu mungkin bisa menyelamatkan; tapi di lain kesempatan malah menjebakmu dalam tagihan utang.

Paksakan Diri untuk Menabung Emas

Gaji
Atur gaji dengan investasi emas

Pengeluaran yang mengalir seperti air pastinya menyulitkan kamu untuk menabung. Tips terbaiknya, cobalah menabung emas. Benda berharga ini memiliki harga yang relatif stabil. Meski terjadi fluktuasi mata uang, emas tetap bernilai tinggi.

Menabung emas sama dengan berinvestasi. Artinya, kamu sudah menyiapkan salah satu bekal finansial untuk masa depanmu. 

Tak hanya itu, investasi emas juga merupakan ciri-ciri orang yang mau berpikir jangka panjang. Kata T. Harv Eker, seseorang harus mengeluarkan investasi hari ini demi kebebasan di masa mendatang.

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.