Gak Nyangka Keuntungan-Keuntungan Kartu Kredit Ini Bisa Bikin Rugi Juga

4 menit
Penggunaan kartu kredit yang gak benar membawa dampak buruk.

Keuntungan kartu kredit menjadi alasan kenapa banyak orang memiliki alat pembayaran yang satu ini. Selain praktis dan mudah digunakan, kartu kredit bisa bikin pengeluaran jadi hemat lho.

Beberapa keuntungan kartu kredit, seperti promo dan skema cicilan, benar-benar bantu banget buat urusan pengeluaran. Misalnya saja ada barang yang kamu taksir, tapi gak kebeli karena belum gajian. Dengan kartu kredit, barang tersebut bisa terbeli tanpa perlu nunggu gajian dulu.

Walaupun guna banget buat belanja atau pemenuhan kebutuhan, keuntungan kartu kredit diam-diam bisa bikin rugi juga rupanya. Kok bisa? Begini penjelasannya kenapa keuntungan kartu kredit gak selamanya kasih untung. Yuk, disimak.

Baca juga: Kerja Keras Tapi Gak Cerdas, Ini Rentetan Alasan Kamu Susah Naik Jabatan

1. Minimum payment dilakukan secara sering bikin utang membengkak

Kartu kredit BNI (Instagram).

Keberadaan fitur minimum payment menjadi salah satu keuntungan kartu kredit yang cukup dimanfaatkan banyak orang. Cukup membayar tagihan kartu kredit sekitar 10 persen dari jumlah tagihan, kamu udah dianggap bayar cicilan pada bulan tersebut.

Harus diakui kalau minimum payment ini emang membantu banget. Sekali dua kali dilakukan gak jadi masalah asalkan di bulan selanjutnya sisa tagihan berikut bunganya bisa dilunasi.

Namun, keuntungan kartu kredit yang satu ini bisa bikin rugi kalau terus-terusan dilakukan. Jumlah tagihan yang masih tersisa terus berlipat karena kena bunga 2,25 persen per bulannya.

Bisa dibayangkan bukan gimana kamu nanti mesti menanggung utang yang menggunung gara-gara setiap bulan lakukan minimum payment? Belum lagi nantinya kamu gesek kartu kredit buat belanja, makin bertambah deh tagihan yang mesti dilunasi.

Makanya usahakan deh jangan lakukan minimum payment. Lagi pula promo bunga 0 persen otomatis gak berlaku gara-gara kamu pilih opsi pembayaran tersebut.

2. Promo-promo yang gak pernah dilewatkan sama sekali

Salah satu kegunaan kartu kredit adalah manfaat cicilan nol persen. (Shutterstock)
Salah satu kegunaan kartu kredit adalah manfaat cicilan nol persen. (Shutterstock)

Adanya promo boleh dibilang menjadi bagian yang gak terpisahkan dari kartu kredit. Gak usah heran kalau banyak orang terdorong punya kartu kredit gara-gara keuntungan tersebut.

Gak bisa dimungkiri, keuntungan kartu kredit yang satu ini bisa bantu kita menghemat pengeluaran. Biasanya belanja habis Rp 500 ribu gara-gara promo cuma perlu habiskan Rp 350 ribu.

Namun, gak bisa diingkari juga gara-gara promo, keinginan belanja selalu muncul. Gawatnya nih tanpa disadari, kamu jadi tekor karena belanja terus. Coba aja deh kamu bayangkan, tiap ada promo selalu belanja, yang ada bukannya hemat malah boros jadinya.

Karena itu, biar keuntungan kartu kredit ini bisa maksimalkan keuanganmu, kamu perlu pilih-pilih promo mana yang sesuai dengan kebutuhan. Dijamin deh promo kartu kredit jadi berguna banget.

Baca juga: Tak Ingin Sengsara di Hari Tua, Ini 4 Asuransi yang Wajib Dimiliki dari Sekarang

3. Mentang-mentang limit besar, semaunya aja belanja

Kegunaan kartu kredit lainnya adalah bantu permudah pemberian pinjaman. (Shutterstock)
Kegunaan kartu kredit lainnya adalah bantu permudah pemberian pinjaman. (Shutterstock)

Siapa sih yang gak mau punya kartu kredit yang limitnya besar? Rata-rata mereka yang menggunakan kartu kredit pasti mengharapkan itu.

Belanja atau transaksi dalam jumlah besar lebih gampang ketimbang pakai kartu kredit limit kecil. Misalnya aja pengin transaksi Rp 8 juta, tapi gak bisa karena limit kartu cuma Rp 5 juta. Beda kalau limit kartu Rp 10 juta, belanja Rp 8 juta bukan lagi kendala.

Sayangnya, keuntungan kartu kredit ini justru bisa menjadi bumerang yang berbahaya buat pengeluaranmu. Soalnya gak menutup kemungkinan kamu bisa jadi lupa diri alias keterusan gunakan kartu kredit hingga over limit.

Syukur-syukur kalau kamu masih mampu bayar cicilan utang kamu hingga lunas. Gimana kalau gak? Kamu mau gak mau pilih opsi minimum payment. Namun, solusi ini cuma jadi penolong sesaat.

Selalu mengandalkan opsi ini bukan menyelesaikan persoalan, melainkan menambah persoalan baru. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, minimum payment bikin bunga bertambah besar yang otomatis bikin beban utang meningkat.

Makanya jangan langsung dihabiskan limitnya ketika belanja dengan kartu kredit. Sesuaikan besaran utang dengan kesanggupan kamu bayar cicilan. Maksimal besaran kredit itu 30 persen dari penghasilan.

4. Keseringan melakukan tarik tunai

biaya kartu kredit
Biaya tarik tunai kartu kredit.

Fitur yang satu ini membantu banget saat kamu lagi butuh dana tunai dalam jumlah besar. Asalkan kebetulan sisa limit kamu masih banyak.

Selama dimanfaatkan seperlunya, melakukan tarik tunai bukanlah persoalan. Asal tahu aja nih, melakukan tarik tunai kartu kredit itu dikenakan biaya lho. Besarannya sekitar 4 persen atau minimal Rp 50 ribu.

Nantinya kamu mesti menanggung bunga kredit sebesar 2,25 persen kalau tagihan belum kamu lunasi di bulan pertama pembayaran cicilan.

Buat gambaran aja nih, kamu lakukan tarik tunai kartu kredit sebesar Rp 8 juta. Itu berarti kamu harus bayar biaya tarik tunai Rp 320 ribu. Dihitung-hitung lumayan besar kan biayanya? Karena itu, lakukan tarik tunai kalau benar-benar butuh aja ya biar gak rugi.

Baca juga: Terbentur Biaya Kuliah, 5 Cara Ini Bisa Membantu Kamu Tetap Sekolah Setinggi Mungkin

Keuntungan-keuntungan kartu kredit di atas sebenarnya gak sampai bikin rugi selama dimanfaatkan dengan bijak. Menggunakan kartu kredit itu gak jauh-jauh beda dengan kamu pinjam uang alias berutang.

Jadi, mesti selektif kebutuhan mana yang sebaiknya dibayar dengan dicicil. Mudah-mudah dengan tahu informasi di atas kamu jadi lebih pintar belanja dengan kartu kredit. (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

MoneySmart Singapore MoneySmart Indonesia MoneySmart Hong Kong