Dinilai Sekelas Hermes! Tas Karung Goni Capai Rp 1 Juta Gagal Dipamerkan di Rusia

3 menit
Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo ungkap tas lokal yang terbuat dari karung goni gagal dipamerkan karena dinilai setara tas branded (Instagram/@ganjar_pranowo)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan tas lokal yang dianggap sekelas tas Hermes gagal “unjuk gigi“ dalam pameran Festival Indonesia Moskow yang digelar di Rusia.

Hal itu diungkap Ganjar Pranowo dalam video berjudul “Dinilai Sekelas Hermes, Tas dari Jateng Gagal Pameran di Rusia” yang diunggah YouTube resminya, Jumat 9 Agustus 2019.

Di video berdurasi 7 menit 26 detik itu Ganjar tampak sedang dicurhati salah seorang warga Semarang, Jawa Tengah. Yaitu, pembuat tas lokal Roro Kenes bernama Syanaz Nadya Winanto Putri.

Saat itu, Syanaz mengaku kepada pria 50 tahun tersebut tidak menyangka niatannya mengenalkan kerajinan tas miliknya ke masyarakat Rusia akan menemui hambatan besar.

Pemilik merek tas Roro Kenes ini ternyata mesti berurusan dengan otoritas Bandara Rusia saat hendak mengikuti pameran. Bahkan, 10 tas karya Syanaz sempat ditahan.

Ganjar Pranowo
Ganjar Pranowo mengungkap tas Roro Kenes buatan warga Semarang, Jawa Tengah gagal dipamerkan (Instagram/@rorokenesindonesia)

“Saya tiba Rabu 1 Agustus bareng pelaku usaha lain yang difasilitasi Pemprov Jateng,” curhat Syanaz kepada Ganjar yang tengah mengunjungi booth Pemprov Jateng di Taman Krasnaya Presnya, Moskow.

“Orang lain juga banyak yang bawa tas dari kulit, tapi cuma milik saya yang tidak bisa keluar,” sambungnya.

Baca juga: Mengapa Harga Tas Hermes Gak Ketulungan? Ini 4 Penyebabnya

Diinterogasi di bandara

Ganjar Pranowo
Syanaz Nadya Winanto Putri pembuat tas lokal Roro Kenes curhat ke Ganjar Pranowo tas buatannya gagal dipamerkan (YouTube Ganjar Pranowo)

Mengalami hambatan besar membawa tas buatannya ke Rusia, Syanaz mengaku sempat diinterogasi hingga empat jam. Tas yang dibawanya lewat kargo diperiksa oleh 15 petugas imigrasi negara paling maju di dunia itu.

Setelah menjalani pemeriksaan, petugas berkesimpulan tas Roro Kenes miliknya mempunyai kualitas sangat bagus hingga dianggap barang premium berharga lebih tinggi dari yang didaftarkan. 

Karena dinilai barang berkualitas bagus, produknya disamakan dengan buatan high end brand seharga ratusan juta.

ganjar pranowo
Syanaz Nadya Winanto Putri pembuat tas lokal Roro Kenes curhat ke Ganjar Pranowo tas buatannya gagal dipamerkan (YouTube Ganjar Pranowo)

“Mereka bilang tas saya pasti harganya ratusan juta dan terbuat dari kulit eksotis kualitas premium,” aku Syanaz.

Hanya berbahan kulit domba dan karung goni

ganjar pranowo
Ganjar Pranowo mengungkapkan tas Roro Kenes buatan Syanaz Nadya Winanto dinilai sekelas tas branded ratusan juta rupiah (YouTube Ganjar Pranowo)

Syanaz pun kaget mendengar kesimpulan petugas mengenai tas Roro Kenes miliknya. Pasalnya, dia hanya membawa produk berbahan kulit domba lokal. Bahkan, sebagian hanya berbahan karung goni dengan variasi tenun lurik.

Selain itu, Syanaz hanya membanderol harga ekspor ratusan ribu untuk tas goni dan kurang lebih Rp 1 juta untuk tas kulit buatannya.

Bukti tas lokal bisa setara tas branded

ganjar pranowo
Ganjar Pranowo mengungkapkan tas Roro Kenes buatan Syanaz Nadya Winanto dinilai sekelas tas branded ratusan juta rupiah (YouTube Ganjar Pranowo)

Ganjar menilai, pil pahit yang dialami Syanaz justru membuktikan, tas Roro Kenes sudah diakui berkualitas internasional. 

Bahkan, tas lokal itu sejajar dengan tas-tas mewah Hermes, Louis Vuitton, Bottega, Chanel, hingga Gucci.

“Kualitas sudah dianggap premium berarti layak ekspor dengan harga yang kompetitif juga,” imbuh Ganjar Pranowo.

ganjar pranowo
anjar Pranowo mengungkapkan tas Roro Kenes buatan Syanaz Nadya Winanto dinilai sekelas tas branded ratusan juta rupiah (YouTube Ganjar Pranowo)

“Semoga tahun depan sudah bisa menyaingi tas branded yang ratusan juta itu,” tandasnya.

Itulah kisah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengungkap fakta mengenai tas buatan lokal yang gagal dipamerkan karena dinilai setara dengan tas branded. Gimana menurut kamu?

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.