Gaya Traveling Turis Indonesia Ternyata Lebih Suka Meluangkan Waktu untuk Bersantai

3 menit
Setiap orang punya gaya traveling masing-masing (Shutterstock).

Setiap orang punya gaya traveling masing-masing tentunya. Ada yang lebih suka petualangan dan aktivitas pemacu adrenalin, ada juga yang memilih untuk santai dan istirahat.

Riset terbaru yang dilakukan Booking.com, 1 perusahaan global terkemuka dalam menghubungkan traveler dengan banyaknya ragam penginapan, mengungkapkan bagaimana kewarganegaraan bisa memengaruhi gaya traveling kamu lho.

Berhubung musim liburan akhir tahun sudah berlalu, sebelum merencanakan liburan selanjutnya, ada baiknya nih kamu mencoba menanyakan ini pada diri sendiri dulu: Apa gaya traveling kamu sama dengan stereotip gaya traveling di negaramu, atau justru berbeda?

Motivasi traveling teratas: Menantang dan Menenangkan

Wisatawan tengah asik menikmati alam Indonesia (Shutterstock).

1. Turis Indonesia gemar bersantai saat liburan

Bagi sebagian besar traveler, motivasi utama traveling adalah untuk bersantai. Jadi, tidak mengejutkan jika 90 persen traveler warga Indonesia menyatakan bahwa meluangkan waktu untuk bersantai adalah motivasi penting untuk traveling.

Ini menjadikannya sebagai motivasi traveling teratas, kecuali bagi traveler dari Denmark dan Perancis. Mereka menyatakan bebas melakukan apapun yang diinginkan sebagai motivasi traveling utamanya.

2. Turis Argentina suka berkunjung ke masa lalu

Namun, saat membandingkan motivasi traveling antar negara, cukup jelas bahwa traveler dari seluruh penjuru dunia memiliki preferensi yang berbeda. Sebagian besar traveler Argentina suka dengan nostalgia. 73 persen traveler mengatakan mereka suka berkunjung ke masa lalu.

3. Turis Jepang malah ingin menghindari tuntutan di rumah

Traveler dari Cina (83 persen) dan Taiwan (76 persen) lebih suka merasakan gaya hidup yang lebih sederhana.  Dan motivasi traveler Jepang, Jerman dan Hong Kong adalah untuk menghindari tuntutan di rumah, masing-masing 66 persen, 72 persen dan 80 persen.

Terakhir, untuk sebagian traveler, traveling adalah soal status sosial. Traveler Indonesia (75 persen), India (75 persen) dan Filipina (80 persen) mengatakan motivasi traveling mereka adalah pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi teman.

Perbedaan gaya traveling global yang signifikan terdapat pada wisata petualangan. Traveler Rusia mengungkapkan mereka lebih suka menghabiskan waktu luangnya dengan mencari tantangan dan kesenangan, sementara traveler Belanda dan Jerman menempatkan motivasi ini rata-rata paling rendah.

Ini adalah motivasi traveler Indonesia dibandingkan traveler global:

5 Motivasi Traveling Teratas – Traveler Global 5 Motivasi Traveling Teratas – Traveler Indonesia
Meluangkan waktu untuk bersantai Meluangkan waktu untuk beristirahat
Meluangkan waktu untuk beristirahat Meluangkan waktu untuk bersantai
Mencari pengalaman yang tidak bisa saya dapatkan di rumah Menghabiskan waktu bersama keluarga
Menjelah sebanyak mungkin Menemukan sensasi dan kegembiraan
Bebas melakukan yang saya inginkan Pengalaman yang tidak bisa saya miliki di rumah

Destinasi

Selain motivasi, destinasi traveling juga bervariasi berdasarkan kewarganegaraan. Sebagian besar traveler global menentukan destinasi berdasarkan kategori seperti keamanan pribadi dan kebersihan, tapi ada banyak juga yang memprioritaskan keindahan alam atau kuliner lezat.

5 Faktor Teratas yang Dipertimbangkan Traveler Global saat Menentukan Destinasi 5 Faktor Teratas yang Dipertimbangkan Traveler Indonesia saat Menentukan Destinasi
Keamanan pribadi Kebersihan
Kebersihan Keindahan alam yang luar biasa
Keindahan alam yang luar biasa Keamanan pribadi
Kuliner setempat yang lezat Kuliner setempat yang lezat
Cuaca yang bagus Orang-orang lokal yang menarik dan ramah

Tentunya, perilaku traveling ini sangat dipengaruhi oleh kemudahan akses. Itulah mengapa banyak traveler India yang traveling ke Bhutan, banyak traveler Argentina yang berkunjung ke Paraguay dan banyak traveler Korea Selatan yang pergi ke Guam. Jika kamu melihat negara-negara yang sering dikunjungi traveler dari Indonesia, itu artinya kita tahu cara menghargai tetangga.

10 Destinasi yang Paling Disukai Traveler dari Indonesia tahun 2018
Indonesia
Singapura
Malaysia
Macau
Hongkong
Jepang
Cina
Maldives
Nepal
Myanmar

Tentang Booking.com

Booking.com

Didirikan pada tahun 1996 di Amsterdam, Booking.com B.V. telah berkembang dari perusahaan kecil Belanda menjadi salah satu perusahaan e-commerce perjalanan terbesar di dunia. Bagian dari Booking Holdings Inc. Booking.com kini memiliki lebih dari 17.000 karyawan di lebih dari 200 kantor di 70 negara di seluruh dunia.

Dengan misi untuk memberdayakan orang untuk merasakan dunia, Booking.com berinvestasi dalam teknologi digital yang membantu mengurangi gesekan dalam perjalanan. (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be