Sepanjang 2018, Transaksi Go-Food Capai Rp 28 Triliun

1 menit
Shutterstock
Shutterstock

Layanan pesan antar makanan melalui aplikasi Go-Jek atau yang dikenal dengan sebutan Go-Food mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 28 triliun sepanjang 2018.

Capaian transasksi tersebut didukung oleh meningkatnya jumlah mitra UMKM yang terus bergabung di dalam layanan pesan antar Go-Food. Selain juga meningkatnya jumlah konsumen.

Hal ini terjadi karena ada perubahan pola perilaku konsumen yang menginginkan layanan pesan antar makanan yang praktis, cepat, mudah, dan aman. Selain itu faktor jarak tempuh, waktu, hingga kemacetan jalan raya juga membuat konsumen semakin menyukai layanan pesan antar makanan.

Chief Commercial Expansion Go-Jek, Catherine Hindra Sutjahyo, mengatakan, dari sisi mitra Go-Food peningkatan terjadi cukup signifikan. Hal ini terlihat ketika 2015 silam Go-Food baru memiliki mitra sekitar 125 mitra. Sedangkan 2018 sudah mencapai 400.000 mitra UMKM.

Catherine menambahkan, dengan terjadinya peningkatan tersebut menghasilkan gross transaction value (GTV) sebesar US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun.

“Perkembangan ini memang sangat cepat. Akselerasi cukup tinggi di Go-Food,” ujar Catherine di Jakarta.

Selain itu, peningkatan jumlah mitra juga didorong oleh peran aktif Go-Jek bekerjasama dengan pihak ketiga. Dalam hal ini adalah program penyaluran modal bagi mitra Go-Food untuk mengembangkan usahanya.

Akses Permodalan Kembangkan UMKM Makanan

Dengan diberikannya akses permodalan, mitra-mitra udahan Go-Food terus berkembang dan memperluas akses pasar.

“Kami percaya basis UMKM yang besar di tanah air dapat berpotensi mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Chief Public Policy & Government Go-Jek, Shinto Nugroho, mengungkapkan, pelaku UMKM di Indonesia memiliki kegigihan dalam mengembangkan usahanya. Tapi masih terdapat hambatan teknologi yang masih minim.

Dengan ini pihak perusahaan berusaha memposisikan diri sebagai wadah untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia bisa naik kelas dengan sentuhan teknologi masa kini.

“Maka itu dari awal fitur ini didirikan kami selalu mengatakan pemberdayaan UMKM melalui online,” paparnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan