Makin Kinclong, Visa Juga Ikutan Tanamkan Duit di Go-Jek

2 menit
Visa kolaborasi dengan Go-Jek (Shutterstock)
Visa kolaborasi dengan Go-Jek (Shutterstock)

Visa, perusahaan teknologi pembayaran digital terkemuka di dunia, menanamkan investasi di Go-Jek sebagai bagian dari putaran pendanaan seri F. 

Kedua perusahaan akan bekerja sama dalam memajukan sistem pembayaran non-tunai dan menyediakan layanan yang seamless bagi konsumen di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.

Dengan posisi Go-Pay sebagai pemimpin pasar di sektor sistem pembayaran digital dan inklusi keuangan di Indonesia. Putaran pendanaan kali ini akan mendorong akselerasi pertumbuhan sistem pembayaran Go-Jek di tingkat Asia Tenggara. 

Kolaborasi Go-Jek dengan Visa akan meliputi kerja sama dalam menciptakan berbagai solusi inovatif untuk sistem pembayaran bagi konsumen digital-first. Selain juga populasi masyarakat yang belum belum berbank di seluruh Asia Tenggara. 

Presiden Go-Jek, Andre Soelistyo mengatakan, inklusi keuangan di Asia Tenggara masih terus menjadi isu dan tantangan yang perlu segera diatasi. 

Transaksi Indonesia Masih Cash

Di Indonesia sendiri, mirip dengan Vietnam, mayoritas transaksi masih terjadi secara tunai. Dengan penetrasi layanan pembayaran digital yang masih sangat rendah – atau 1 dibanding 41. 

Menurutnya, jika disikapi dengan tepat, digitalisasi akan mampu mendorong kenaikan GDP sebesar 9 sampai 14 persen di negara Asia Tenggara dengan ekonomi terbesar sekalipun. 

“Kami berterima kasih atas dukungan para investor dalam putaran pendanaan ini. Antusiasme yang tinggi ini kami lihat sebagai wujud kepercayaan investor atas visi jangka panjang kami. Tidak lain untuk mendorong pertumbuhan berbasis teknologi di Asia Tenggara ke fase berikutnya,” ujarnya di Jakarta. 

Menurut Andre, investasi Visa untuk Go-Jek menunjukkan kepercayaan mereka atas bisnis model. Selain kesungguhan serta kemampuan Go-Jek dalam memajukan kehidupan banyak orang melalui berbagai layanan dan  pembayaran digital di dalam ekosistem Go-Jek. 

Sementara itu, CEO Go-Pay, Aldi Haryopratomo menambahkan, Go-Pay dan Visa memiliki visi yang sama. Utamanya dalam menyediakan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi untuk konsumen dari berbagai kelompok sosial ekonomi. 

Adopsi Pembayaran Digital

“Sejalan dengan usaha kami mendorong adopsi pembayaran digital di Indonesia guna meningkatkan pendapatan dan penghidupan. Go-Jek antusias untuk berkolaborasi dengan Visa dalam meneruskan jangkauan solusi pembayaran digital ke seluruh Asia Tenggara.” kata Aldi. 

President Visa Regional Asia Pasifik Chris Clark menyampaikan, pihaknya bersemangat menyambut kolaborasi ini. Karena Visa dan Go-Jek memiliki objektif yang sama, yaitu membuat keseharian konsumen lebih nyaman. Baik dalam mobilisasi antar kota di Asia Tenggara yang memiliki pertumbuhan daerah urban yang relatif tinggi.

“Visa dan Go-Jek juga memiliki misi yang sama dalam memberikan akses kepada kelompok masyarakat yang belum bankable untuk dapat bergabung dalam ekonomi formal. Selain memanfaatkan berbagai fasilitas keuangan formal termasuk kredit untuk usaha kecil menengah (UKM).

Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memanfaatkan teknologi Go-Jek dan juga jaringan Visa, untuk memperluas jangkauan layanan finansial di Asia Tenggara”. terangnya. 

Namun demikian, Clark tidak menyebutkan secara spesifik berapa nominal jumlah dana investasi Visa yang ditanamkan kepada Go-Jek. 

Sebelumnya, pada pendanaan seri F Go-Jek juga telah mendapatkan suntikan modal dari Mitsubishi Motors Corporation, Mitsubishi Corporation, dan Mitsubishi UFJ Lease & Finance.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.