Habibie Festival Digelar dan Jadi Ajang Kumpul Startup, Ini Rangkaian Acaranya

2 menit
Habibie Festival (Shutterstock)
Habibie Festival (Shutterstock)

Habibie Festival yang merupakan ajang inovasi terbesar di Indonesia akan kembali hadir dan menampilkan inovasi baru dan menjadi tuan rumah Indonesia Education Forum.

Tahun ini, Orbit Habibie Festival Teknologi & Inovasi edisi ke-7 akan diadakan pada 17-19 Oktober 2019 di Jakarta International Expo di Kemayoran, Jakarta.

Dimulai pada tahun 2016 dalam rangka memperingati ulang tahun ke-80 BJ Habibie. Habibie Festival telah berkembang menjadi sebuah pertemuan perusahaan, lembaga, startup, inovator, komunitas, dan individu yang berfokus pada inovasi. 

Almarhum Bapak BJ Habibie, Presiden ke-3 Indonesia, secara luas diakui karena mengantarkan reformasi demokrasi yang signifikan. Kiprahnya telah menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Beliau juga dikenal sebagai Bapak Teknologi.

Habibie Festival juga menghadirkan talkshow, show-and-tell presentations, diskusi panel, mini seminar, lokakarya, festival kuliner, dan sesi pelatihan. 

Orbit Habibie Festival mencakup berbagai sektor mulai dari teknologi baru dari Robotika, Internet of Things, Drone, AI, Virtual Reality, Gaming hingga industri tradisional. Lalu Aerospace, Otomotif, Telekomunikasi, Pertahanan, Manufaktur, Pertanian, Perbankan, Fintech, Hiburan dan Pendidikan.

“Siklus inovasi dimulai dengan Belajar. Pembelajaran yang lebih baik memungkinkan pekerjaan yang lebih efisien dan efektif. Hal ini mengarah pada lebih banyak waktu untuk bermain. Secara keseluruhan, ini menghasilkan kualitas hidup yang lebih tinggi,” kata Ilham A Habibie, salah satu Pendiri Orbit Habibie Festival.

Berbagai Perusahaan Partisipasi

Menurutnya, berbagai jenis perusahaan ikut berpartisipasi tahun ini. Seperti New Energy Nexus Indonesia yang bergerak di bidang inkubasi dan pendanaan untuk startup energi terbarukan. Kemudian Pertamina, BNI, BRI, Telkomsel, Regio Aviasi Industry, dan masih banyak lagi. 

“Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan untuk berpartisipasi di festival seperti Lokakarya DIY, masuk ke dalam Virtual Reality. Lalu menerbangkan R80 dalam Flight Simulator. Lalu mengambil foto selfie dengan memegang senjata buatan Indonesia asli oleh Pindad.

Kemudian melihat ruang angkasa dari planetarium portabel, bermain Badminton di zona olahraga kami dan masih banyak lagi kegiatan di Makerland,” kata Haris Abdullah, Direktur Marketing Orbit Habibie Festival.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini, wafatnya Bapak Penemu festival ini, Bapak BJ Habibie, telah membuat kekosongan yang mendalam. Terutama dalam upaya bangsa untuk menentukan nasib sendiri dalam teknologi dan inovasi. 

Pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019, hari terakhir festival, penyelenggara akan memperingati Bapak BJ Habibie dengan mengenang warisan yang telah ditinggalkannya untuk rakyat tercinta.

“Kami berharap lebih dari 50.000 pengunjung dan 10 juta masyarakat digital berpartisipasi dalam acara peringatan yang menjadi wujud solidaritas oleh orang-orang untuk mengikuti jejak BJ Habibie. Beliau akan terus menginspirasi generasi mendatang dengan ide-ide, kata-kata dan tindakan kolaboratif,” pungkasnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.