Waspadalah, Ini 5 Hal yang Bisa Bikin Miskin Usai Lebaran

4 menit
Masalah usai libur lebaran
Masalah yang muncul usai libur lebaran. (Shutterstock)

Libur lebaran sudah usai nih, udah cukup semangat menghadapi hari baru atau masih berasa kurang liburannya? Ingat lho, gajian masih lama, sedangkan sekarang juga masih tanggal muda.

Di lebaran tahun ini, mungkin gak sedikit dari kamu yang memang sengaja menambah hari libur atas tujuan tertentu. Mau mudik, mau traveling, atau mau santai-santai saja di rumah, intinya gak kerja dulu. Tentu saja, semakin lama liburnya biasanya sih makin banyak juga pengeluarannya lho.

Buat kamu yang memang ingin punya pengeluaran sehat, maka wajib sekali untuk mengetahui beberapa hal yang bisa memperburuk kondisi keuangan kita usai libur lebaran. Berikut ulasannya.

Baca juga: 5 Cara Ini Bisa Kobarkan Semangat Kerjamu Usai Libur Panjang Lebaran

1. Tagihan kartu kredit bengkak

Masalah usai libur lebaran
Tagihan kartu kredit bengkak. (Shutterstock)

Bulan Ramadan yang baru saja berlangsung tentunya diwarnai dengan bertebarannya diskon-diskon yang menggoda iman. Bahkan, yang gak diskon pun kadang dibeli.

Nah, bicara soal transaksi belanja, di antara kamu tentu ada yang lebih suka menggunakan kartu kredit bukan? Tujuannya, biar bisa pakai fitur cicilan atau bayar nanti setelah gajian.

Jika penggunaan kartu kredit itu gak dimonitor, maka tagihan kartu kreditmu bisa makin mengerikan.

Membayar dengan minimum payment mungkin bisa jadi pilihan, tapi apa kabar dengan bunganya? Bisa-bisa malah jantungan ketika melihat tagihan bulan depan.

Buat kamu yang memang menjadi pemegang kartu kredit, ada baiknya untuk stop menggunakan kartu ini dulu untuk sebulan. Lakukan transaksi secara tunai, dan jangan mudah tergiur dengan promo yang ada.

Baca juga: Libur Lebaran Masih Aja Kurang? Ini 5 Tips Liburan Hemat Setelah Idul Fitri

2. Biaya servis kendaraan

masalah usai libur lebaran
Biaya servis kendaraan. (Shutterstock)

Ketika libur lebaran, gak sedikit juga yang mudik ke kampung halaman dengan kendaraan pribadi. Alasannya karena tiket pesawat yang mahal.

Ingat lho, setelah kendaraanmu dipakai menempuh jarak jauh, mau gak mau harus dilakukan pengecekan ulang terhadap mesin, kaki-kaki, bodi, atau komponen lain. Ketika ada kerusakan kecil, tentu harus diperbaiki dong.

Perbaikan mobil tentu memakan biaya yang gak sedikit. Ngecat bodi yang baret saja bisa Rp 250 ribu per panel, jasa ganti oli Rp 45 ribu, itu belum termasuk pergantian suku cadang lho.

Buat kamu yang mudik pakai kendaraan pribadi, lakukan pemeriksaan saja di bengkel umum usai mudik. Gak perlu bengkel resmi, karena selain biayanya lebih mahal, ada potensi ngantri juga.

Kalau memang kamu sudah melakukan servis rutin sebelum mudik, risiko munculnya kerusakan tentu minim kok.

Baca juga: Malas Masuk Kantor Setelah Lebaran? 12 Meme Ini Kamu Banget Deh

3. Ada cicilan kredit

Masalah usai libur lebaran
Banyak cicilan belum kebayar. (Shutterstock)

Sudah habis belanja, mudik, wisata kuliner, jalan-jalan, bagi-bagi THR ke keponakan, eh lupa kalau bulan depan masih ada cicilan rumah yang belum ke bayar. Waduh, gimana dong?

Masalah ini tentu berbeda dengan tagihan kartu kredit. Tagihan kartu kredit, jumlahnya bergantung dari seberapa sering kamu bertransaksi.

Kalau cicilan kredit seperti kredit kendaraan bermotor atau KTA tentu sifatnya flat alias tetap. Kecuali kamu menambah utang, atau punya cicilan KPR di bank konvensional yang bunganya floating.

Salah besar tentunya bagi mereka yang punya cicilan utang untuk jor-joran saat libur lebaran. Lantas apa yang harus dilakukan jika kita terlanjur melakukan kesalahan ini?

Gak usah panik, mumpung masih awal bulan, lakukan saja bujeting sekarang juga. Atur pengeluaran wajib untuk bulan ini dan jangan lupa, prioritaskan juga pengeluaran untuk dana darurat dan investasi. Serta setop membeli barang yang kamu inginkan, hanya di bulan ini.

Jika memang penghasilan per bulanmu kurang mencukupi kebutuhan pengeluaran ini, maka manfaatkanlah kartu kredit. Tapi ingat, bijaklah dengan kartu ini.

4. Nonton bioskop usai libur lebaran

masalah usai libur lebaran
Banyak film bagus yang pengin ditonton. (Pixabay)

Nonton sama keluarga, pacar, atau teman mungkin sudah jadi lifestyle atau ritual rutin yang kamu lakukan di akhir pekan atau pulang kantor. Kadang, hal ini dilakukan seminggu sekali atau dua kali.

Ketika nontonnya di akhir pekan, otomatis harga tiketnya mahal bisa sampai Rp 75 ribu untuk satu orang. Lain halnya ketika weekdays.

Kira-kira film apa saja sih yang bakal tayang di bioskop terdekat kita usai libur lebaran? Yang jelas ada X-Men: Dark Phoenix, Men in Black: International, Toys Story 4, Annabelle Comes Home, dan lainnya. Sementara itu, untuk film lokal ada Ghost Writer, Si Doel The Movie 2, Kuntilanak, dan lainnya.

Nah lho keren-keren semua kan! Pastinya X-Men dan Toys Story bakal rame nih. Apakah kamu bakal nonton semua? Hayoo, ingat-ingat kemarin pas lebaran sudah belanja apa saja?

Kalau memang sudah jor-joran pas libur lebaran, pilih saja dua film dari sekian banyak film yang paling kamu suka.

5. Segala bentuk cashback dan promo diskon di e-commerce

masalah usai libur lebaran
Diskon e-commerce yang amat menggoda. (Shutterstock)

Bukan rahasia lagi, mau saat puasa, lebaran, atau usai libur lebaran, promo di e-commerce itu tetap banyak. Bahkan berasa gak habis-habis karena notifikasinya muncul terus di smartphone.

Tergoda buat belanja? Hati-hati, kondisi keuanganmu bisa makin gak sehat.

Promo-promo itu ibarat jebakan Batman saja. Ujung-ujungnya kamu jadi terpaksa menggunakan kuponnya karena ingin dapat cashback, padahal kamu gak butuh-butuh banget sama barang yang kamu beli.

Itulah lima hal yang bisa memperburuk keuanganmu usai libur lebaran. Kira-kira mana yang paling mengerikan? (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan