Mau Tetap Mapan dan Banyak Duit Usai Menikah? Lakukan 5 Hal Ini

4 menit
setelah menikah
Lakukan hal ini biar tetap makan setelah menikah. (Shutterstock)

Setelah menikah, kita semua tentunya dihadapkan dengan berbagai tantangan baru yang berkaitan dengan finansial. Sebut saja seperti, biaya operasional rumah, persiapan kelahiran anak, biaya pendidikan, dan lain sebagainya.

Suka atau tidak suka, masalah keuangan ini memang pasti ada dan menjadi hal terpenting dalam rumah tanggamu nanti.

Perencana keuangan ternama, Dave Ramsey, mengatakan bahwa 86 persen orang yang menikah, setelah lima tahun pernikahan mereka bakal mulai berutang. Apakah kamu salah satunya? 

Gak usah panik dulu. Ucapan dari Ramsey mungkin ada benarnya tapi mungkin juga tidak.

Buat kamu yang memang gak mau punya utang menumpuk di kehidupanmu setelah menikah nanti dan gak bikin susah anak cucu, ada baiknya untuk melakukan lima hal di bawah ini. 

Baca juga: Eks Peragawati yang Pernah Menikah dengan Cucu Soekarno, Ini Fakta Menarik Donna Harun

1. Cari asuransi jiwa dengan nilai perlindungan miliaran rupiah 

setelah menikah
Persiapkan asuransi jiwa. (Pixabay)

Jika kamu adalah seorang lelaki dan pencari nafkah, memiliki asuransi jiwa hukumnya wajib. Gimana gak wajib, kita semua gak tahu kapan kita dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Dengan adanya keluarga, berarti kita punya tanggungan. Bila kelak kita mendapat celaka tanpa diduga, keluarga bisa mendapat dana asuransi yang bisa digunakan buat melanjutkan hidup.

Semakin besar nilai perlindungan yang diberikan asuransi, tentu makin ringan pula beban keluarga yang ditinggalkan.

Ingat lho, setelah menikah dan punya anak nanti, inflasi akan tetap ada. Jika nilai perlindungan di asuransimu cuma puluhan atau ratusan juta Rupiah, apakah uang sebesar itu masih laku di masa depan?

Baca juga: Bak Crazy Rich Asian! Presenter Yuanita Christiani Menikah di Atas Kapal Pesiar Mewah

2. Cari uang dari rumah

setelah menikah
Cari pendapatan tambahan dari rumah. (Pixabay)

Berhubung kamu masih menjadi karyawan, sumber penghasilan utamamu tentu berasal dari gaji bulanan. Tapi apakah bisa mengandalkan gaji bulanan demi terciptanya masa depan yang bebas finansial? Tentu saja sulit.

Ujung-ujungnya kamu harus melakukan job hopping demi mendapat karier dan gaji lebih tinggi dari sebelumnya. Padahal gak selamanya fisik kita selalu prima untuk bisa bekerja secara terus menerus.

Kenapa gak manfaatkan saja tempat tinggalmu sekarang untuk cari duit? Buat yang memang sudah punya hunian, terlepas dari rumah atau apartemen, masih kredit atau sudah lunas, kamu bisa memanfaatkannya jadi ladang duit.

Sewakan saja aset propertimu agar bisa jadi duit setelah menikah. Jadikan kos-kosan misalnya. 

Baca juga: Gak Perlu Gengsi atau Malu, Beauty Vlogger Ini Menikah Sederhana di KUA

3. Alokasikan 15% dari total penghasilan untuk beli saham blue chip

setelah menikah
Beli saham blue chip. (Pixabay)

Apa sih tujuannya beli saham blue chip? Tentu saja ini adalah investasi yang sangat menguntungkan untuk hari tuamu nanti. 

Saham blue chip di Indeks LQ45 terdiri dari saham-saham perusahaan besar yang sering diperdagangkan banyak orang. Kalau dihitung-hitung dalam satu tahun, keuntungan investasi di saham ini bisa sampai 20 persen lho.

Jangan berpikir kalau blue chip itu mahal. Ada yang mahal, tapi yang harganya 1 lot Rp 400 ribuan dan bagus juga banyak.

4. Tabung dana pendidikan anak di reksadana

setelah menikah
Persiapkan dana pendidikan anak. (Pixabay)

Bukan cuma naiknya biaya hidup yang jadi perhatian bagi mereka setelah menikah. Pendidikan anak pun akan jadi perhatian.

Biaya pendidikan anak juga bakal terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Sekarang saja sudah ada yang ratusan juta hingga miliaran.

Apakah mudah menabung uang pendidikan anak di tabungan? Tentu saja sulit. Bunga di tabungan itu berapa sih? Deposito saja paling tinggi 5 persenan.

Untuk menghadapi tantangan ini, maka gak ada salahnya untuk mengeluarkan 15 atau 20 persen dari total penghasilan dan menabungnya ke reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. Mengapa di reksadana?

Pendidikan anak adalah investasi jangka menengah. Tentunya alangkah baiknya menabung dana pendidikan itu di instrumen investasi yang risikonya rendah.

Reksadana tentu bakal jadi solusi terbaik. Di samping modal investasinya rendah, keuntungannya juga bisa di atas 7 persen setahun.

5. Sering-sering masak sendiri

setelah menikah
Masak sendiri biar hemat. (Pixabay)

Gak sedikit pasutri muda yang lebih sering membeli makanan jadi di luar untuk makan sehari-hari. Gak salah sih sebenarnya, akan tetapi selain gak sesehat makanan yang dimasak di dapur sendiri, tentunya hal ini juga bakal menguras duit.

Seiring dengan berjalannya waktu, kamu juga bakal dituntut untuk hidup lebih hemat. Jadi, setelah menikah, memasak adalah hal yang cukup cerdas untuk menghemat biaya konsumsi sehari-hari.

Walau kondisi keuanganmu cukup saja untuk membeli makanan dari luar. Tapi seandainya bisa menghemat uang makan, tentu sisa uangnya bisa dimasukkan ke dalam investasi di atas.

Itulah lima hal yang perlu dilakukan bagi para pasangan yang baru saja menikah, demi merasakan kebebasan finansial di masa depan. Semoga bermanfaat. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.