Segini Harga Jual Apartemen di Negara-Negara ASEAN, Ada yang Rp 7 Miliar

4 menit
Jual/Beli Apartemen di Jakarta (Ilustrasi by Shutterstock).

Banyak yang bilang harga apartemen di Indonesia terbilang mahal. Apalagi di Jakarta, ada apartemen yang dijual dengan harga miliaran rupiah.

Namun, kalau dibandingkan dengan harga apartemen di negara-negara ASEAN, apakah harga apartemen di Indonesia termasuk mahal?

Umumnya mahal atau murahnya apartemen dipengaruhi lokasi di mana apartemen itu berada. Kalau lokasinya di kota, khususnya di tengah kota, harganya cenderung mahal. Berbeda dengan apartemen di pinggiran kota yang harga jualnya cenderung terjangkau.

Faktor lokasi tersebut ternyata juga menjadi penentu harga apartemen di negara-negara Asia Tenggara. Pengin tahu berapa harga jual apartemen di negara-negara ASEAN? Cek yuk daftarnya seperti yang dikutip dari Numbeo berikut ini.

Baca juga: Meski Murah, Masker Wajah Ini Bisa Bikin Kulitmu Tambah Cerah Loh!

1. Singapura

Singapura (Shutterstock).

Negara kota yang lagi-lagi berada di peringkat satu sebagai kota termahal di dunia ini punya harga jual apartemen yang fantastis.

Di pusat kota Singapura harga apartemen dipatok sekitar 22.485 dolar Singapura per meter persegi atau sekitar Rp 234 jutaan per meter persegi.

Katakanlah apartemennya bertipe studio dengan luas 30 meter persegi. Itu berarti harga jualnya: 30 x Rp 234 juta = Rp 7 miliaran. Itu baru tipe studio lho yang kamar tidurnya cuma satu. Tipe studio yang satu kamar aja udah mahal, apalagi tipe di atasnya?

2. Brunei Darussalam

negara terkaya di dunia
Brunei Darussalam (wikimedia)

Jauh berbeda dengan Brunei Darussalam, harga apartemen di negara kaya minyak ini bisa dibilang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan Singapura.

Harga apartemen di pusat kota per meter perseginya mencapai 1.092 dolar Brunei atau Rp 11 jutaan.

Itu berarti harga apartemen tipe studio satu kamar di negara ini sekitar: 30 x Rp 11 jutaan = Rp 330 jutaan. Masih lebih murah ketimbang harga jual apartemen di pusat kota Jakarta yang rata-rata Rp 500 jutaan.

Baca juga: 6 Zodiak yang Bakalan Beruntung di Sepanjang Tahun 2019, Kamu Salah Satunya?

3. Thailand

Sewa apartemen Thailand. (Shutterstock)
Sewa apartemen Thailand. (Shutterstock)

Dikenal sebagai negara pemberi upah minimum terbesar nomor tiga se-ASEAN, ternyata harga jual apartemen di Thailand lumayan mahal. Harga apartemen per meter perseginya mencapai 113 ribu Baht atau sekitar Rp 50 jutaan.

Dengan harga segitu, harga jual apartemen tipe studio di sana mencapai: 30 x Rp 50 jutaan = Rp 1,5 miliar. Kalau di Jakarta, harga segitu bisa dapat apartemen yang paling mahal.

4. Filipina

Filipina (Shutterstock).

Negara nomor empat pemberi upah tertinggi se-ASEAN ini juga menawarkan apartemen dengan harga yang cukup mahal.

Di Filipina harga apartemen per meter perseginya mencapai 88 ribu peso Filipina atau sekitar Rp 23 jutaan.

Dengan kata lain, harga jual apartemen tipe studio di negara ini mencapai: 30 x Rp 23 jutaan = Rp 690 jutaan. Harga tersebut sedikit lebih mahal dibandingkan harga jual rata-rata apartemen di pusat kota Jakarta.

Baca juga: Kulit Makin Kinclong dengan Serum Wajah, Ini Rekomendasinya, Gak Sampai Rp 200 Ribu!

5. Malaysia

Malaysia (Shutterstock).

Dibanding dengan Indonesia, harga jual apartemen di Malaysia lebih mahal. Di negara yang bertetangga dengan kita ini harga apartemennya sekitar 8.562 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 29 jutaan.

Kalau dihitung-hitung, apartemen tipe studio di sana dijual dengan harga: 30 x Rp 29 jutaan = Rp 870 jutaan. Harga jual tersebut lebih mahal ketimbang harga jual apartemen di Indonesia dan Filipina.

6. Vietnam

Vietnam (Shutterstock).

Walaupun upah minimum di Vietnam lebih rendah, ternyata harga apartemen di negara ini juga terbilang mahal lho. Asal tahu aja nih, harga apartemen per meter perseginya di negara ini sekitar 48 jutaan dong Vietnam atau sekitar Rp 29 jutaan.

Itu berarti harga jual apartemen tipe studio di sana mencapai: 30 x Rp 29 jutaan = Rp 870 jutaan. Harga jual apartemen di Vietnam ini bisa dibilang mirip-mirip dengan harga jual apartemen di Malaysia.

7. Kamboja

Sewa apartemen Kamboja. (Shutterstock)
Sewa apartemen Kamboja. (Shutterstock)

Hal yang sama juga terjadi di Kamboja. Di negara ini harga jual apartemen lebih mahal ketimbang di Vietnam. Padahal, upah minimum di negara ini gak besar-besar amat.

Harga per meter persegi apartemen di Kamboja sekitar Rp 32 jutaan. Dengan harga segitu, harga jual apartemen tipe studio di sana mencapai: 30 x Rp 32 jutaan = Rp 960 jutaan. Jelas lebih mahal dari harga rata-rata apartemen di Jakarta.

8. Laos

Sewa apartemen Laos. (Shutterstock)
Sewa apartemen Laos. (Shutterstock)

Harga apartemen di negara ini pun juga termasuk mahal. Padahal, upah minimum di negara ini gak besar-besar amat, tapi harga apartemen per meter perseginya mencapai Rp 55 jutaan.

Dihitung-hitung, itu berarti harga jual apartemen tipe studio di negara ini sekitar: 30 x Rp 55 jutaan = Rp 1,65 miliar. Harganya lebih mahal ketimbang beli apartemen di Thailand.

9. Myanmar

Myanmar. (Shutterstock)
Myanmar. (Shutterstock)

Di negara ini jelas harga apartemennya lebih terjangkau. Harga apartemen per meter perseginya berada di angka Rp 4,6 jutaan.

Dengan kata lain, apartemen tipe studio di Myanmar dijual dengan harga: 30 x Rp 4,6 jutaan = Rp 138 jutaan. Murah banget kan dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya?

Jelas perbedaan harga apartemen di negara-negara ASEAN dipengaruhi sejumlah faktor. Seperti yang disebutkan sebelumnya, lokasi yang berada di pusat kota bikin harga apartemen jadi lebih mahal.

Terus keterbatasan lahan seperti di Singapura juga turut memengaruhi harga jual apartemen. Gak heran kalau harga jual apartemen beda-beda di setiap negara ASEAN. (Editor: Winda Destiana Putri).

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!