Bahan Bakar Andalan Pembangkit Listrik, Segini Harga Jual Terkini Batu Bara

5 menit
harga batu bara
Harga batu bara fluktuatif. Berapa harganya hari ini? (Shutterstock)

Perubahan harga batu bara menjadi informasi yang wajib dipantau bagi para pelaku industri. Pasalnya, naik atau turunnya harga batu bara memberi efek terhadap ongkos produksi. Kalau harga bahan bakar fosil ini naik, ongkos produksi juga naik. Begitu pula sebaliknya.

Sebagai contoh, pembangkit listrik di banyak negara masih membutuhkan batu bara sebagai bahan bakar. Sebab, batu bara dinilai lebih murah dibandingkan bahan bakar pembangkit listrik lainnya.

Wajar aja kalau perubahan harga batu bara menjadi salah satu faktor penentu apakah tarif listrik dinaikkan atau gak naik sama sekali. Sebagai kebutuhan dasar, perubahan tarif listrik pastinya memiliki efek berantai ke berbagai sektor kegiatan ekonomi. Bahkan, inflasi pun dapat meninggi akibat kenaikan tarif listrik yang didorong kenaikan harga batu bara.

Sampai sini udah paham kan kenapa harga batu bara itu menjadi informasi yang penting buat diketahui? Nah, secara global, harga batu bara mengacu pada pergerakan harga kontrak batu bara, yaitu ICE Newcastle.

Setiap harinya harga batu bara ICE Newcastle terus berubah. Nah, seperti apa pergerakan harganya? Berikut ini Moneysmart tampilkan harga batu bara yang mengacu pada kontrak ICE Newcastle.

Baca juga: Lebih dari 400 Juta Ton, Benarkah Ekspor Batu Bara Indonesia Tertinggi di Dunia?

Harga batu bara hari ini: Kamis, 21 November 2019

Harga batu bara ICE Newcastle disesuaikan dengan harga batu bara di Newcastle Coal Terminal yang berada di Australia. Kontrak ini diperdagangkan dengan satuan USD/ton. Harga kontrak ICE Newcastle menjadi patokan buat harga jual batu bara thermal di Asia-Pasifik.

Harga batu bara dalam grafik Indonesia Coal Index (ICI)

Indonesia Coal Index (ICI) dibuat berdasarkan penilaian Argus dan Coalindo Energy. Harga tersebut diperuntukan bagi batu bara thermal Indonesia. Harga Indonesia Coal Index (ICI) ini diketahui sebagai harga acuan royalti di Indonesia dan pembayaran resmi.

Sebagai informasi, Argus adalah media independen yang menilai harga dan menganalisis energi dan komoditas global. Sementara itu, Coalindo Energy adalah perusahaan yang memberi jasa penilaian harga buat pasar batu bara Indonesia.

Baca juga: Bukan Cuma Indonesia, Ini Negara-Negara Sexy Killers dengan Produksi Batu Bara Terbesar

Indonesia punya harga batu bara acuan yang ditetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

harga batu bara
Peluncuran sistem teknologi informasi “ESDM Kini” di Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM. (esdm.go.id)

Selain harga yang ditampilkan dalam grafik di atas, Pemerintah Indonesia juga menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) yang nantinya digunakan buat menentukan Harga Patokan Batu Bara (HPB). Keputusan berapa besar Harga Batu Bara Acuan (HBA) diumumkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Berikut ini adalah Harga Batu Bara Acuan (HBA) buat November 2019 sebagaimana yang dicantumkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor: 224 K/30/MEM/2019.

Komoditas Satuan Nilai 
Batu Bara USD/ton 66,27

Harga Batu Bara Acuan (HBA) dihitung berdasarkan rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya. 

HBA ini juga diperhitungkan dengan mempertimbangkan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal/kg GAR, total moisture 8 persen, total sulphur 0,8 persen, dan ash 15 persen.

Baca juga: Untung Triliunan Rupiah, Ini Daftar Perusahaan Batu Bara Terbesar di Indonesia

Apa itu batu bara?

harga batu bara
Pekerja tambang dengan batu bara di tangannya. (Shutterstock)

Batu bara adalah batuan sedimen berwarna hitam atau hitam kecokelatan yang terbentuk dari tanaman yang sudah mati lalu terperangkap di endapan batuan. Sama seperti minyak mentah, batu bara juga termasuk dalam golongan bahan bakar fosil.

Pembentukan batu bara berlangsung selama jutaan tahun lamanya. Prosesnya dimulai menjadi gambut kemudian lama-lama berubah menjadi batu bara.

Batu bara pun kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi yang menunjang kegiatan manusia. Tercatat, batu bara telah digunakan manusia gua buat menghangatkan gua mereka. Selama revolusi industri, pemakaian batu bara semakin masif buat memenuhi kebutuhan energi banyak orang, terutama dalam menghasilkan pasokan listrik.

Baca juga: Jarang Tersorot Media, 4 Bos Batu Bara di Daerah Ini Gak Kalah Kaya dari Thohir

Empat besar kegunaan utama dari batu bara, apa aja?

harga batu bara
Sebuah pembangkit listrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakarnya. (Shutterstock)

Sejak tahun 1970, produksi batu bara secara global bertumbuh seiring dengan permintaannya yang meningkat. Belakangan permintaan batu bara emang mengalami penurunan karena banyak negara telah beralih ke sumber energi yang ramah lingkungan.

Namun, hingga kini batu bara masih digunakan sebagai sumber energi dalam beberapa kegiatan ekonomi. Ada empat besar kegunaan utama dari batu bara yang berkontribusi dalam kegiatan ekonomi.

Berikut ini adalah kegunaan-kegunaan utama dari batu bara.

  • Sumber energi pembangkit listrik. Batu bara dimanfaatkan buat menghasilkan panas yang bertujuan buat mengubah air menjadi uap. Uap tersebut dimanfaatkan buat memutar turbin agar bisa menghasilkan listrik.
  • Sumber energi industri baja. Panas yang dihasilkan batu bara berguna dalam peleburan bijih besi buat menghasilkan baja.
  • Sumber energi industri lain (miscellaneous industries). Cukup banyak industri yang memakai batu bara, seperti aluminum refineries, industri kertas, industri kimia, industri farmasi, dan masih banyak industri lainnya.
  • Terdapat pada produk-produk khusus, seperti filter pemurnian udara dan air, mesin dialisis ginjal, bahan bangunan, raket tenis, sepeda gunung, pelumas, resin, kosmetik, sampo, hingga pasta gigi.

Faktor-faktor yang berdampak pada harga batu bara

harga batu bara
Bongkar muat batu bara. (Shutterstock)

Sebagai komoditas, harga batu bara cenderung fluktuatif. Harganya kadang bisa naik tinggi, kadang juga bisa turun begitu dalam. Di bawah ini faktor-faktor yang menjadi penyebab perubahan harga batu bara.

  1. Permintaan pasar berkembang (emerging market)

Banyak negara berkembang yang memanfaatkan energi batu bara buat pembangkit listrik. Berkembangnya industri di negara-negara tersebut pada akhirnya meningkatkan kebutuhan listrik yang pada akhirnya meningkatkan permintaan batu bara.

  1. Bersaing dengan sumber energi pengganti (substitution)

Cukup banyak sumber energi yang bisa menjadi pengganti batu bara. Energi-energi tersebut mulai dari gas alam, tenaga surya, angin, dan air. Gas alam diketahui menjadi pesaing ketat batu bara karena dianggap lebih ramah lingkungan.

  1. Ongkos transportasi

Penggunaan sarana transportasi buat mengangkut batu bara tentu aja membutuhkan ongkos yang gak sedikit. Kenaikan ongkos transportasi bisa aja menjadi pendorong naiknya harga jual batu bara.

  1. Kebijakan Pemerintah

Sejumlah negara mulai menerapkan kebijakan penggunaan energi bersih. Ini berarti harga jual batu bara bisa terdampak kalau makin banyak negara yang menerapkan kebijakan serupa. Sebab batu bara menjadi salah satu penyebab tercemarnya udara.

Negara-negara penghasil batu bara terbesar di dunia

harga batu bara
Sejumlah pekerja tambang batu bara di Hubei, Anhui, China. (Shutterstock)

Indonesia emang termasuk salah satu negara penghasil batu bara. Akan tetapi, produksi batu bara Indonesia bukanlah yang terbesar di dunia. Moneysmart sebelumnya pernah mengulas negara-negara dengan produksi batu bara terbesar. 

Berikut ini daftar negara penghasil batu bara terbesar yang datanya diperoleh dari Index Mundi.

Negara penghasil batu bara Produksi batu bara (short tons)
China 4.374.940.000
Amerika Serikat 984.842.000
India 675.467.000
Indonesia 538.607.000
Australia 451.472.000
Rusia 388.013.000
Afrika Selatan 282.502.000
Jerman 210.493.000
Polandia 157.440.000
Kazakhstan 132.167.000

Negara-negara pengekspor batu bara dalam jumlah besar di dunia

harga batu bara
Tongkang batu bara di Sungai Mahakam, Kalimantan. (Shutterstock)

Batu bara yang dipoduksi Indonesia menjadi salah komoditas ekspor andalan. Indonesia sendiri masuk dalam jajaran negara pengekspor batu bara dalam jumlah besar. Buat lebih jelasnya, berikut ini adalah daftar negara pengekspor batu bara di dunia.

Negara Volume ekspor batu bara (short tons)
Indonesia 467.738.000
Australia 394.696.000
Rusia 155.554.000
Amerika Serikat 117.659.000
Kolombia 82.407.000
Afrika Selatan 82.195.000
Kanada 40.352.000
Kazakhstan 36.049.000
Mongolia 19.277.000
Korea Utara 18.396.000

Itu tadi informasi mengenai harga batu bara hari ini beserta informasi lainnya seputar batu bara. Semoga informasi di atas bermanfaat! (Editor: Ruben Setiawan)

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!