Go-Food Gelar Hari Kuliner Nasional, Diskon Hingga 55 Persen

2 menit
Shutterstock

Layanan pesan antar makanan secara online yakni Go-Food menghadirkan Hari Kuliner Nasional selama 20 hari, di 16 kota di seluruh Indonesia. Kegiatan yang ditandai dengan pesta diskon atau potongan harga ongkos kirim hingga menu makanan itu dimulai sejak 15 April lalu.

Adapun puncak pesta diskon ini akan jatuh puncaknya pada 5 Mei 2019 dengan diskon Go-Food mencapai 55 persen.

Chief Commercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, pesta diskon ini digelar guna memberikan penghargaan. Baik kepada pelanggan, mitra driver, dan mitra kuliner atas kepercayaan selama ini yang diberikan kepada Go-Food.

Menurutnya, kehadiran Go Food juga turut berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Kunci kesuksesan Go-Food dalam mendorong peningkatan bisnis merchant, tidak hanya dengan memberikan akses langsung kepada pasar. Tapi juga memahami kebutuhan mereka, dengan menciptakan ekosistem teknologi yang bisa menjawab kebutuhan mereka dari hulu ke hilir,” ujarnya di Jakarta.

Omzet Mitra Kuliner Naik Signifikan

Kehadiran layanan pesan antar makanan melalui aplikasi Go-Jek juga memberikan dampak besar bagi para mitra kuliner. Selain bisa memperluas akses pasar, sentuhan teknologi melalui aplikasi Go-Jek juga meningkatkan omzet bisnis mitra kuliner.

“Bukan tidak mungkin, usaha mitra merchant yang terus berkembang ini akan menciptakan lapangan kerja baru. Harapannya mampu menyerap ribuan bahkan jutaan tenaga kerja,” tambahnya.

Selain itu, kepercayaan mitra kuliner di Indonesia juga terus meningkat. Hal ini juga terlihat dari sisi jumlah semakin meningkat setiap tahun. Tercatat dari tahun 2015 pertama kali diperkenalkan ke publik, Go-Food saat ini telah memiliki mitra kuliner sebanyak 400 ribu mitra seluruh Indonesia.

Dengan jumlah tersebut, Go-Food menguasai sekitar 80 persen pangsa pasar layanan pesan antar makanan, dibandingkan kompetitor.

“Tahun lalu pada Februari jumlah merchant kami 125 ribu. Hari ini merchant baru 400 ribu jumlah merchant. Kami sangat istimewa karena kami jadi mesin perkembangan UMKM baru,” kata Catherine.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Demografi FEB UI, pada tahun 2018 kepada seribu mitra UMKM Go-Food di 9 kota, mulai dari Balikpapan, Bandung, Jabodetabek, Denpasar, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, menunjukkan bahwa 55 persen responden UMKM mengalami kenaikan omzet setelah bergabung dengan Go-Food.

Kemudian, 87 persen responden UMKM menilai layanan Gofood lebih terpercaya dibandingkan kompetitor.

Sedangkan, 72 persen responden UMKM mengalami kenaikan klasifikasi omzet setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen merchant Go-Food yakni Gobiz.

“Pertama content management. Ini fitur di mana merchant bisa menambah menu, ganti menu, masukan foto, deskripsi. Kemudian ada order management untuk melihat order masuk. Bisa lihat report ordernya seperti apa. Trennya seperti apa sehari-hari,” jelas Chaterine

 

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!