Dana Kampanye Sampai Ratusan Miliar, Deretan Partai Ini Gak Lolos Pemilu!

4 menit
Hasil Pemilu Diumumkan, PSI jadi salah satu partai yang gak lolos ke Senayan (Instagram).

Komisi Pemilihan Umum telah mengumumkan hasil Pemilu 2019 pada Selasa (21/5) dini hari. Semua keputusan terkait dengan Pilpres maupun Pileg.

Hasilnya adalah Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Perolehan suara sah dari Jokowi sebanyak 85.607.362 atau 55,50 persen dari total keseluruhan suara sah, sementara yang diperoleh oleh Prabowo sekitar 44,50 persen dari suara sah yang sama dengan sebanyak 68.650.239 suara.

Sementara untuk partainya setidaknya ada 9 partai politik yang lolos ke parlemen. Semuanya adalah partai-partai lama yang memang sudah memiliki kursi di Senayan.

Parpol dengan perolehan suara tertinggi adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri itu memperoleh suara mayoritas sebesar 19,33 persen atau 27.053.961 suara.

Namun, nasib tak beruntung menimpa 7 partai politik peserta pemilu yang mayoritas partai baru. Mereka gak berhasil lolos ke Senayan karena perolehan suaranya di bawah ambang batas yaitu 4 persen.

Padahal uang yang digelontorkan untuk kampanye juga gak sedikit, bahkan mencapai ratusan miliar rupiah, tapi itu masih belum cukup untuk mengantarkan mereka ke parlemen. Partai apa saja yang gak lolos ke parlemen berdasarkan hasil pemilu KPU?

Baca juga: 20 Menu Buka Puasa dan Sahur yang Menggoyang Lidah di Bulan Ramadan

1. Perindo, 2,67 persen  

Hasil Pemilu
Partai Perindo (Instagram).

Ini merupakan pemilu pertama bagi Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Partai besutan bos MNC Hary Tanoe ini berhasil ini telah dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu pada tahun 2018 lalu.

Namun sayangnya di debut kali ini, mereka gagal lolos ke DPR RI. Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara dan hasil pemilu yang diumumkan oleh KPU RI, jumlah perolehan suara yang didapat Perindo hanya sebesar 2,67 persen dari suara sah nasional atau sekitar 3.738.329 suara.

Padahal Perindo telah jor-joran pada pemilu pertamanya ini dengan mengeluarkan dana kampanye yang sangat besar. Berdasarkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye yang dilaporkan ke KPU, Perindo mengeluarkan Rp 228 miliaran untuk kampanye. Jumlah tersebut merupakan dana kampanye tertinggi keempat, bahkan jauh di atas dana kampanye Partai Gerindra yang hanya mengeluarkan Rp 134 miliaran.

2. Berkarya, 2,09 persen

Hasil Pemilu
Partai Berkarya (Instagram).

Partai Berkarya muncul sebagai peserta yang paling fenomenal dalam Pemilu 2019 kali ini. Bagaimana tidak, pasalnya partai ini didirikan langsung oleh putra dari Presiden Soeharto, yaitu Tommy Soeharto yang juga bertindak sebagai Ketua Umum.

Mereka juga selalu mengagung-agungkan pemerintahan Orde Baru yang dinilai bisa menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi negara. Tapi sayangnya, dalam debutnya kali ini Partai Berkarya harus puas dengan perolehan 2,09 persen dari total suara sah, atau 2.929.495 suara. Padahal dana kampanye yang mereka gelontorkan juga gak sedikit sekitar Rp 107 miliaran.

Baca juga: Dana Kampanye 16 Parpol, PDIP Gelontorkan Rp 345 M, Paling Sedikit Partai Apa?

3. PSI, 1,89 persen  

Hasil Pemilu
Partai Solidaritas Indonesia (Instagram).

Partai Solidaritas Indonesia juga termasuk parpol fenomenal di Pemilu 2019. Partai yang mengklaim sebagai partainya anak muda ini gak berhasil melewati debutnya dengan mulus. Padahal mereka telah jor-joran dengan menggelontorkan dana kampanye sekitar Rp 84 miliaran.

Berdasarkan hasil pemilu yang diumumkan KPU RI, PSI belum bisa lolos ke parlemen karena hanya memperoleh 1,89 persen dari suara sah atau sekitar 2.650.361 suara sah.

4. Hanura, 1,54 persen  

Hasil Pemilu
Partai Hanura (Instagram).

Hanura bukan partai baru lagi di pemilu kali ini. Mereka sudah tiga kali ikut pemilu dan debutnya pada tahun 2009 silam. Selama Pemilu 2009 dan 2014, Hanura berhasil mengirimkan partainya menuju ke Parlemen.

Namun, pada tahun 2019 ini mereka hanya bisa mendapatkan 1,54 persen dari total suara sah, atau 2.161.507 suara. Partai yang dipimpin oleh bos tambang Oesman Sapta Odang itu telah menggelontorkan Rp 49 miliaran.

Baca juga: Ini 3 Partai Politik yang Paling Banyak Iklan di TV, Nilainya Puluhan Miliar Rupiah

5. PBB, 0,79 persen

Hasil Pemilu
Partai Bulan Bintang (Instagram).

Partai besutan Yusril Ihza Mahendra, kembali gagal masuk ke parlemen. Setelah tahun 2014 gak dapat kursi, kini di 2019 mereka gagal juga. Padahal sejak Pemilu 1999, 2004, hingga 2009 selalu ada kader PBB yang duduk di kursi DPR RI.

Berdasarkan hasil pemilu yang diumumkan KPU, perolehan suara mereka hanya sekitar 0,79 persen dari total suara sah, atau 1.099.848. Padahal mereka telah mengeluarkan dana kampanye dalam jumlah yang sangat besar, yaitu sekitar Rp 117 miliaran.

6. Partai Garuda, 0,50 persen

Hasil Pemilu
Partai Garuda (Instagram).

Partai yang memulai debutnya di Pemilu 2019 ini harus rela tersingkir dari kompetisi memperebutkan kursi parlemen.

Berdasarkan hasil pemilu, Partai Garuda hanya mendapatkan persentase suara sah sebesar 0,50 persen atau 702.536 suara sah. Total dana kampanye yang mereka gelontorkan di pemilu kali ini sekitar Rp 3 miliaran.

7. PKPI, 0,22 persen

Hasil Pemilu
PKPI (Instagram).

Partai besutan pensiunan petinggi TNI ini kembali gagal melenggang ke Parlemen. Perolehan suara mereka selalu di bawah 1 persen, contohnya pada tahun 2009, PKPI hanya mendapatkan 0.90 peren, tahun 2014, hanya mendapatkan 0.91 persen.

Di tahun 2019 ini, berdasarkan hasil pemilu mereka hanya mendapatkan 0,22 persen suara atau sekitar 312.775 suara nasional. Berdasarkan laporan dana kampanye, PKPI hanya menggelontorkan Rp 6 miliaran di Pemilu 2019.

Berdasarkan nasib yang dialami tujuh partai politik di atas, kamu bisa melihat bahwa jumlah dana kampanye yang segitu besar belum tentu menjamin partai itu lolos ke DPR. Karena ada yang menggelontorkan dana lebih sedikit, tapi justru lolos ambang batas 4 persen.

Contohnya adalah PPP yang dana kampanyenya hanya sekitar Rp 76 miliaran, lebih rendah dari Perindo, PSI, Berkarya, dan PBB, tapi berdasarkan hasil pemilu yang diumumkan KPU, mereka mendapatkan suara 4,52 persen. (Editor: Winda Destiana Putri).

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan