Hei, Atur Gaji Karyawan Baru Kalau Gak Mau Masuk Lubang Utang

4 menit
lupa daratan sampai boros

Kalau baru diterima bekerja, ritual yang paling sering dilakukan pastinya bayarin temen-temen atau keluarga—atau pacar kalau punya—setelah gajian. Gak apa-apa deh nunjukin keroyalan itu, itung-itung syukuran abis dapet pekerjaan.

 

Tapi, setelah itu, harus atur gaji bulanan sebaik-baiknya. Jangan sampai duit hasil kerja keras itu cuma nyangkut dikit, atau bahkan numpang lewat doang di rekening tabungan karena dipakai buat bayar utang.

 

Berikut ini cara atur gaji karyawan baru yang mungkin bisa dipraktekkan biar hasil kerja kita kelihatan wujudnya, gak gaib kayak di acara Dunia Lain.

1. Bikin bujet

 

gaji karyawan baru 1

 

Disiplin ngatur keuangan deh semenjak kerja supaya hidup kamu lebih teratur

 

 

 

Bujet adalah hal mendasar dalam setiap pengaturan keuangan. Bujet ini setelah dibikin harus dipatuhi. Jangan sampai kayak orang anggota DPR yang bikin aturan korupsi tapi malah ngelanggar sendiri aturan itu dengan berlaku korup.

 

2. Alokasikan dana darurat

Sebisa mungkin alokasikan dana darurat dari gaji, berapa pun dana itu. Kalau gaji terbatas, gak apa-apa dana darurat juga terbatas daripada gak ada sama sekali.

 

Dana darurat adalah dana yang gak boleh diutak-atik kecuali dalam keadaan darurat, misalnya kena jambret terus segala isi tas ilang, termasuk handphone dan benda berharga lain. Nah, dana darurat ini bisa diambil mungkin buat beli hape dulu yang penting buat komunikasi.

 

 

gaji karyawan baru

 Jangan lupa selalu sisihkan sebagian dari gaji untuk keperluan tak terduga

 

3. Fokus ke tujuan utama

Gaji yang diterima tiap bulan tentu harus difokuskan ke target keuangan kita. Misalnya dalam setahun ke depan duit gaji dikumpulin buat beli sepeda motor.

 

[Baca: Ini Aturan Kredit Kendaraan Bermotor yang Jarang Diketahui]

 

Berarti kita harus fokus ke tujuan itu. Fokus ini sekaligus jadi target. Jangan sampai di tengah jalan gagal fokus, sehingga target pun molor.

 

 

gaji karyawan baru

 

Kalau emang sudah ada niat, fokus deh ke niat itu! Sulit tapi bukan gak mungkin kan?

4. Asuransi itu penting

Sebagai karyawan baru, tentunya gak bakal langsung dapat fasilitas kesehatan dari kantor. Jadi, kita harus bayar sendiri atau mungkin dibayari dalam jumlah kecil oleh kantor saat harus berobat karena sakit.

 

Iya kalau sakit ringan, kalau sakit berat? Duit gaji bisa langsung lenyap dimakan resep dokter.

 

Karena itu, selagi belum ada fasilitas kesehatan, kita bisa usaha sendiri cari asuransi. Gak perlu muluk-muluk cari asuransi elite, asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cukup kok. Manfaatnya melimpah, murah lagi.

 

Kalau udah jadi pegawai tetap pun manfaat BPJS Kesehatan masih bisa kita dapatkan. Bahkan manfaatnya jadi dobel karena ada asuransi kesehatan swasta juga.

 

 

gaji karyawan baru

 

Hari gini harus sadar tentang asuransi dong! Siapa yang tahu hari esok? 

 

 

[Baca: Untungnya Kita Sudah Bisa Merasakan Koordinasi Manfaat BPJS Kesehatan dengan Pihak Asuransi Swasta, Nih Buktinya!]

 

5. Bayar pajak

Gaji minim sering jadi dalih pembenaran buat menghindari pajak. Apalagi ada orang kayak Gayus Tambunan, yang jadi pegawai pajak tapi malah nilep duit yang dibayarkan rakyat itu.

 

Tapi masalah pajak gak simpel. Sekarang sih bisa gak ketahuan gak bayar pajak.

 

Tapi kalau tiba-tiba karier kita melesat dan mampu duduk di kursi pimpinan atau mungkin buka usaha sendiri dan sukses, penghindaran pajak bisa jadi perkara pelik.

 

Semakin gede pendapatan, semakin gede pula pajak yang harus dibayar. Kantor pajak bisa saja menelisik riwayat pajak kita. Kalau tahu pajak yang kita bayarkan gak sesuai dengan pendapatan, kita bisa dituduh menghindari pajak dan didenda, dan bahkan dipenjara!

 

 

gaji karyawan baru

 

Warga negara yang baik ya yang taat bayar pajak!

6. Kembangkan gaji

Gaji bisa diirit, bisa juga dikembangkan. Kalau diirit, cukup pakai aturan bujet agar pengeluaran gak bocor.

 

Tapi kalau mau dikembangkan, akan lebih bagus buat kita walau sedikit lebih ribet ketimbang diirit. Walau berstatus karyawan baru, kita juga bisa jadi investor, lho.

 

Ada banyak pilihan investasi yang ramah buat pemula. Dari investasi emas sampai reksa dana. Bahkan cuma dengan modal Rp 100 ribu kita udah bisa berinvestasi di reksa dana.

 

 

gaji karyawan baru

 

Zaman sekarang kesempatan berinvestasi makin banyak dan mudah, jadi jangan takut!

 

 

[Baca: 8 Tempat Beli Reksa Dana 100 Ribu Rupiah yang Bisa Jadi Investasi Pertama]

 

 

Itulah cara atur gaji karyawan baru yang direkomendasikan. Jangan sampai begitu ngerasa jadi karyawan dan bergaji tetap lalu bingung mau dipakai buat apa gaji itu.

 

Atau malah bingung gimana ngabisinnya karena terlalu banyak? Itu malah jadi keuntungan. Kita jadi punya lebih banyak pilihan pos-pos pengeluaran dari gaji.

 

Yang pasti perlu diingat, total pengeluaran yang disarankan banyak pakar keuangan adalah 40% dari total penghasilan. Misalnya penghasilan Rp 10 juta, berarti maksimal Rp 4 juta boleh dibelanjakan. Sisanya bisa buat keperluan lain, terutama ditabung buat rencana masa depan.

 

[Baca: 5 Taktik Lulus Kuliah Langsung Dapat Gaji Tinggi]

 

 

 

Image Credit :

  • http://2.bp.blogspot.com/-S5fn3W3B7JY/VdaUOpl0ozI/AAAAAAAABFM/5rEZi5X2SSQ/s1600/Mengabaikan%2Bmembuat%2Blaporan%2Bpengeluaran%2Bsetiap%2Bharinya.jpg
  • http://www.sweetymoney.com/wp-content/uploads/2014/10/23201274_ML-1024×693.png
  • http://discuss.bis.gov.uk/bisdigital/files/2013/05/magnifying.jpg
  • http://3.bp.blogspot.com/-7cVNb3J58yA/UyG2xGWDRvI/AAAAAAAAAIk/Nj8gMH5q3pY/s1600/Asuransi+Kebakaran+Apartemen+dan+Rumah.png
  • http://jowonews.com/wp-content/uploads/2014/11/DSC5610_0.jpg
  • http://2.bp.blogspot.com/-YtUbp5Pm0Ac/VRIYp-rXobI/AAAAAAAACwg/TmT5UVuXOYE/s1600/investasi–huffingtonpost.ca.jpg
MoneySmart
MoneySmart

MoneySmart adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.