Hey Moms, Ini 5 Cara Jitu Menghadapi Anak yang Hobi Minta Mainan

4 menit
cara jitu menghadapi anak

Mengatasi tuntutan anak yang selalu minta dibelikan mainan bukan perkara mudah. Jika kamu turuti beli mainan terus, kesehatan keuangan keluargamu bisa gak stabil. Tapi di sisi lain, kamu pasti gak tega melihatnya sedih jika permintaannya kamu tolak.

Ketika kamu ajak dia ke counter mainan, rengekannya mendadak berubah jadi tawa. Tapi ketika menunjukkan satu mainan buruannya kepadamu, kamu bisa pusing tujuh keliling saat melihat harganya.

Sebagian dari kamu mungkin memilih untuk beli mainan di pasar yang harganya jauh lebih murah. Tapi pertimbangannya adalah mainannya bakal cepat rusak karena kualitasnya gak bagus.

Belum lagi mainan-mainan buatan Cina itu kebanyakan mengandung bahan kimia yang berbahaya. Apalagi sang buah hati punya kebiasaan memasukkan mainan ke mulut.

Kalau kondisinya begini, mesti gimana ya? Masa iya duit bulanan ludes terus gara-gara mainan?

Eits, gak perlu bingung moms. Membelikan mainan secara terus menerus hanya agar anak gak merengek bukanlah hal yang bijak. Makanya, terapkan 5 tips di bawah ini supaya pengeluaranmu gak bocor tiap bulan cuma buat beli mainan anak.

1. Sering ajak main ke luar rumah

cara jitu menghadapi anak
Main di luar yuk nak, biar banyak teman! (Anak Bermain / wajibbaca)

Mengajaknya bermain ke taman, atau sekadar jalan-jalan di komplek bisa jadi pilihan yang cerdas. Sempatkanlah untuk bermain bersamanya di luar saat pagi atau sore hari. Atau jika kamu adalah seorang working moms, manfaatkan weekend pagimu bersamanya.

Dengan sering mengajaknya jalan-jalan, ia akan terbiasa bertemu banyak orang dan gak terlalu kecanduan mainan. Anak juga menjadi lebih aktif dan berani berinteraksi dengan orang lain.

Namun ketika sedang bermain di luar, jangan biarkan juga lepas dari pengawasan. Tetap dipantau supaya kamu tahu ke mana sang anak bermain.

2. Ajak dia berinteraksi  

Sebagai orangtua, perbanyaklah berinteraksi dengannya. Luangkan waktumu untuk ngobrol atau mengajarinya sesuatu yang positif seperti menggambar, membaca, bermain origami, atau yang lain.

Ada baiknya juga untuk mengajaknya lebih sering bermain dengan teman sebaya di komplek. Dengan ini, dia pun bisa belajar bersosialisasi dengan baik.

Kalau kamu sering mengajaknya berinteraksi, kamu bisa mengarahkannya untuk bermain permainan yang edukatif, gak cuma main mobil-mobilan atau boneka. Kamu bisa ajak anak untuk bermain LEGO atau bongkar pasang. Selain mendidik, mainan jenis ini lebih awet dan tahan lama. Otomatis ramah di kantong, kan?

3. Belikan mainan yang mendidik dan bisa dimainkan bersama keluarga

Ketika ingin membelikannya mainan, prioritaskan untuk membeli mainan yang mendidik dan bisa dimainkan bersama keluarga. Kamu bisa cari mainan dari Play-Doh, Kiddieland, atau LEGO.

cara jitu menghadapi anak
Beliin anak mainan yang mendidik, dan merangsang kreativitasnya (Main Lego / weekendnotes)

Dengan mainan-mainan tersebut, anak bisa mendapatkan quality time bersama keluarga dan mendapat perhatian yang mereka butuhkan. Otomatis, fokusnya kepada mainan akan berkurang.

Gak perlu bingung untuk mencari mainan rilisan brand-brand terkenal ini. Cari saja di Metro Department Store. Kamu bisa gunakan kartu kredit dan memanfaatkan diskon 10 persen atau fasilitas cicilan 0 persen. Lebih irit dan hemat pastinya kan.

4. Hindari kebiasaan membelikan mainan jenis action figure atau diecast metal

Action figure adalah mainan orang-orangan yang terbuat dari plastik atau material lain. Karakter-karakternya sering diambil dari film atau tokoh-tokoh di video game.

Sedangkan diecast metal adalah mainan yang diproduksi menggunakan logam. Diecast umumnya berupa miniatur mobil-mobilan, pesawat, dan kendaraan lain.

Dua mainan ini punya nilai investasi. Apabila dijual ke kolektor bisa balik modal atau bahkan untung. Namun kurang baik untuk si kecil.

Mengapa demikian? Selain harganya relatif mahal, si kecil juga berpotensi merusak mainan tersebut. Kalau mainannya rusak, sayang kan. Sudah beli mahal-mahal, eh gak tahan lama pula. Yang ada kantong kering tiap bulan.

5. Hindari mengajaknya ke pusat perbelanjaan

cara jitu menghadapi anak
Begini jadinya bila keinginan si kecil tidak terpenuhi, ngambek, nangis (Merajuk / dailymoslem)

Daripada kamu harus melihatnya merengek minta dibelikan mainan setiap diajak ke pusat perbelanjaan, lebih baik jangan mengajaknya ke sana. Kalau memang ingin mengajak buah hati rekreasi, ajak mereka ke taman bermain, objek wisata, atau mungkin berenang.

Apabila kamu ingin membelikan mainan untuknya, jadikan mainan tersebut sebagai kejutan. Namun sesekali, boleh kok mengajaknya ke toko mainan membiarkannya memilih. Mungkin bisa dilakukan saat ia ulang tahun, atau saat kamu ada rezeki.

Nah kurang lebih begitu deh caranya agar kamu bisa mengatasi si kecil yang selalu minta dibelikan mainan. Pada intinya, yang terpenting di sini adalah menyisihkan waktu untuk bermain bersama mereka dan aktiflah berkomunikasi. Dengan begitu, buah hati pun tidak akan terlalu ketergantungan dengan mainan untuk membuat mereka ceria.

untuk artikel yang jam 6

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Hai Orangtua, Jangan Lakukan Hal-hal Ini Kalau Mau Jadi Teladan Finansial Buat Anak]

[Baca: Kalau Masih Didik Anak Kayak Gini, Susah Kuliahin Anak di Luar Negeri]

[Baca: Berapa Sih Biaya Membesarkan Anak dan Gimana Cara Menekannya?]

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.