Di Lingkungan Kerja, Hindari 5 Hal Ini Agar Pendapatan Gak Berkurang

Di lingkungan kerja, akhir bulan adalah waktu yang paling dinanti-nanti. Gimana gak, setiap akhir bulan, para pekerja mendambakan gaji dari tempat kerjanya masuk rekening. Kalau gaji udah cair pasti seneng deh. Iya kan? Ngaku deh.

Tapi kesenangan ini bisa berubah jadi kedongkolan tatkala uang yang masuk di rekening gak sesuai ekspektasi alias berkurang. Lho, kok bisa?

Coba diinget-inget. Jangan-jangan kamu melakukan salah satu dari lima hal ini di lingkungan kerja.

1. Datang telat ke tempat kerja

lingkungan kerja
Jangan dibiasain ya datang telat ke tempat kerja (thepointsguy)

Beberapa perusahaan ada yang bikin kebijakan memotong penghasilan kalau karyawannya datang telat ke tempat kerja. Kebijakan ini tentu udah disepakati dalam perjanjian tertulis dan udah lazim ditemui di lingkungan kerja.

Pemotongan penghasilan akibat datang telat juga dibenarkan kok. Ini tertuang dalam Pasal 93 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Pasal 24 Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Besaran potongannya beragam, tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

[Baca: Tips Bahagia di Tempat Kerja: 5 Tanda Kamu Kurang Piknik]

Salah satu poin dalam aturan itu menyebutkan bahwa upah tidak dibayar apabila karyawan tidak melakukan pekerjaan yang dikenal dengan asas no work no pay. Kecuali, pekerja tersebut sakit, menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan, dan lainnya.

Jadi, kalau kamu suka datang telat ke tempat kerja, siap-siap deh penghasilanmu dipotong. Kalau dalam sebulan kamu sering banget telat, potongannya pasti gede banget. Makanya, kalau gak mau dipotong gaji, datang tepat waktu ya.

2. Gak produktif

Beruntung banget ya kalau perusahaan suka ngasih bonus buat pekerja yang produktif. Selain nambah penghasilan, bonus juga bisa nambah semangat kerja. Kalau udah dikasih bonus kan bawaannya pengin terus berkreasi, ya kan.

Tapi gimana coba buat pekerja atau karyawan yang gak produktif? Yang pasti gak dapat bonus dong dari perusahaan. Karyawan yang gak produktif ini harus siap-siap dapat penghasilan seadanya aja.

Buat tipe pekerja borongan, gak produktif juga bisa mengurangi penghasilan bulanan. Soalnya, tipe pekerja ini biasanya dapat penghasilan berdasarkan volume pekerjaan yang diselesaikan.

Misalnya kamu kerja sebagai penjahit di perusahaan kerudung. Penghasilan kamu dibayar Rp 20.000 jika bisa menyelesaikan satu kerudung. Bulan ini, dalam sehari kamu cuma bisa menyelesaikan 10 kerudung. Itu artinya kamu dapat penghasilan Rp 200.000 sehari.

Berbeda dengan bulan lalu yang bisa nyelesaian 20 kerudung setiap hari. Alhasil, bulan lalu kamu dapat penghasilan Rp 400.000 per hari.

Nah, kalau kamu gak produktif bulan ini, siap-siap deh penghasilan kamu lebih kecil dibanding bulan sebelumnya.

3. Merusak inventarisasi kantor

lingkungan kerja
Hati-hati kalau lagi pake motor milik kantor ya (faktualnews)

Salah satu hal yang wajib dihindari di lingkungan kerja adalah merusak barang inventaris kantor. Selain kamu bakal kena semprot atasan, macam-macam dengan inventaris milik kantor juga bakal mengurangi penghasilan kamu.

Misalnya, kamu dapat inventaris kantor berupa sepeda motor buat mobilitas kerja. Suatu hari motor tersebut nabrak trotoar gara-gara kelalaian kamu saat mengendarainya.

Ketika kantor tahu, kamu harus ganti kerusakan motor tersebut dari potongan gaji kamu. Nah kalau udah kayak gini kacau deh urusan. Penghasilan bakal terus berkurang sampai kamu bisa mengganti kerusakan motor itu.

Ada juga kasus lain. Ini sering terjadi pada pekerja minimarket. Setiap bulan sebagian dari mereka kerap berkeluh kesah. Gara-garanya perusahaan memotong gajinya untuk menutupi penjualan yang gak terhitung dalam laporan.

Sebagai contoh, Agus adalah pegawai minimarket Indoapril. Setiap bulan ada aja produk yang hilang. Padahal Agus gak pernah ngambil atau makan produk yang hilang tersebut.

Mungkin aja barang hilang dicuri oknum pembeli. Tapi biasanya perusahaan gak mau tahu. Pekerja tetap harus bertanggung jawab atas barang-barang jualan yang hilang tersebut.

Alhasil gaji Agus pun dipotong. Potongan tiap bulan berbeda-beda, tergantung nilai produk yang hilang. Kalau udah kayak gini, apes deh penghasilan bulanan berkurang terus.

[Baca: Pinjaman Dana Tunai Kini Makin Mudah dan Cepat. Eits, Cek Dulu Kesiapan Keuanganmu]

4. Ngambil pinjaman di tempat kerja

lingkungan kerja
Kalau pinjam duit ke kantor jangan banyak-banyak dong. Secukupnya aja. (csoonline)

Kalau kamu sering minjem duit ke kantor atau koperasi tempat kamu kerja, maka siap-siap ya penghasilan kamu tiap bulan berkurang. Ya mau gak mau pinjaman kamu itu pasti dipotong dari gaji bulanan dong.

Sebagai saran aja, kalau mau pinjem atau ngutang ke koperasi tempat kamu kerja ya yang wajar aja nilainya. Jangan sampai besaran pinjaman kamu setengahnya dari penghasilan tiap bulan. Emang kamu mau nerima penghasilan tiap bulan setengah dari yang seharusnya?

5. Cuti di luar tanggungan

Cuti di luar tanggungan atau unpaid leave sering banget digunain para karyawan perusahaan. Jenis cuti ini diberikan perusahaan buat pekerja yang hak cutinya udah habis tapi butuh libur tambahan buat keperluan tertentu.

Kalau kamu ngambil unpaid leave, maka kamu gak akan dibayar perusahaan selama gak kerja. Otomatis penghasilan jadi berkurang dong. Makanya jangan sering-sering ya ngambil unpaid leave. Pakai saja buat urusan yang benar-benar mendesak.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa ngurangin penghasilan kamu di lingkungan kerja. Kalau penghasilan kamu gak mau berkurang tiap bulannya, coba atur kebiasaan kamu dulu deh.

Hindari kebiasaan-kebiasaan di atas yang berpotensi mengurangi penghasilan kamu. Kecuali darurat seperti pada poin 5. Itu sih boleh aja. Asalkan keperluannya bener-bener jelas dan mendesak.

[Baca: Jangan Mau Dinomorduakan, Ini Hak-hak Karyawan Perempuan yang Wajib Kamu Ketahui]

DuitPintar
DuitPintar

DuitPintar adalah situs yang memberi berbagai solusi untuk #MaksimalkanKeuanganAnda! Berbagai pilihan produk bank dan lembaga keuangan yang ada di Indonesia dapat dicari dan dibandingkan di DuitPintar.com. Anda pun dapat langsung mengajukan aplikasi online. Beragam informasi seputar keuangan juga dapat Anda temukan di www.moneysmart.id dan Anda pun dapat bertanya, berdiskusi dan berbagai pendapat serta pengalaman di Forum.DuitPintar.com

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560