Begini Tips Menghindari Burn Out yang Perlu Diketahui Ketika Baru Saja Memulai Bisnis

4 menit
Burn out seringkali menimpa pada pebisnis muda wanita (Pexels)
Burn out seringkali menimpa pada pebisnis muda wanita (Pexels)

Burn out merupakan istilah psikologi yang digunakan untuk menggambarkan perasaan kegagalan dan kelesuan akibat tuntutan yang terlalu membebankan tenaga dan kemampuan seseorang. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Freudenberger pada tahun 1974.

Biasanya istilah ini juga dipakai pada dunia perbisnisan. Dimana seorang pemimpin atau bos dari perusahaan tertentu merasa gagal dalam membangun bisnisnya tersebut. Apalagi jika baru saja memulai bisnis itu.

Menjadi seorang bos di perusahaan sendiri memang enak. Selain bisa merasakan jam kerja yang fleksibel, kamu juga bisa mengontrolnya secara langsung. Tetapi bukan berarti menjadi seorang bos semuanya akan enak-enak saja.

Menjadi bos membutuhkan kerja keras memikirkan segala aspek. Mulai dari produk yang kamu tawarkan, merekrut pegawai kompeten, hingga urusan remeh temeh lainnya. Kalau kamu gak bisa mengatasi ini, burn out gak luput dari bayang-bayangmu kelak.

Melansir laman Inc, untuk menghadapi segala stres di dunia bisnis memang gak gampang. Seorang pebisnis andal pun bisa jatuh ke kondisi burn out yang merupakan akumulasi dari kelelahan fisik maupun mental.

Bila sudah seperti ini, semangat berbisnis bisa menjadi buyar. Untuk menghindari kondisi itu, berikut 5 tips dari Inc agar kamu bisa mengatasi problematika tersebut.

Baca juga: 20 Menu Buka Puasa dan Sahur yang Menggoyang Lidah di Bulan Ramadan

1. Beri jarak antara kerja dan pribadi

Burn Out
Beri jarak antara hubungan pribadi dan kerja (Pexels).

Kehidupan kerja dan pribadi gak bisa disatukan. Kamu perlu memberikan jarak diantara keduanya. Meski pada kenyataannya memang gak ada yang bisa seimbang antara bekerja dan me time dengan keluarga.

Banyak pebisnis sukses yang meninggalkan waktu bersama keluarga demi fokus terhadap perusahaannya. Untuk itu, jika kamu berkeinginan membangun bisnis, upayakan bisa membagi waktu antara keduanya.

Atur jadwal dengan ideal agar bisa mendapatkan waktu yang kamu yakini bisa sepenuhnya membuatmu fokus ke aspek kehidupan selain kerja. Dengan ini, risiko burnout pun bisa berkurang.

2. Jangan bekerja sendirian

Burn Out
Jangan bekerja sendirian (Pexels).

Seorang pebisnis sukses sekalipun gak bisa bekerja sendirian. Mereka akan dibantu dengan orang lain, itu sudah pasti. Terlalu banyak menghandel pekerjaan seorang diri justru membuat kamu cepat mengalami burn out.

Hal ini pula yang membuat kerja kantoran dirindukan karena setidaknya memberikan ruang untuk berinteraksi satu sama lain. Solusi bagi pebisnis adalah mencoba co-working space agar bisa bercengkrama dengan pebisnis maupun pegawai lainnya.

Baca juga: Begini Caranya Supaya Kamu Gak Lapar Mata Berburu Menu Takjil di Bulan Puasa

3. Objektif menghadapi masalah

Burn Out
Objektif dalam menghadapi masalah (Pexels)

Di saat kamu sedang fokus membangun bisnis, segala permasalahan yang datang harus dipikirkan baik-baik bagaimana solusinya. Coba duduk dan merenung sebentar. Pertanyakan dengan objektif apa yang membuat perjalanan bisnismu menjadi begitu sulit.

Apakah kamu kurang fokus dalam menjalani bisnis itu atau lebih banyak membutuhkan pegawai? Atau jangan-jangan ada masalah di kehidupan personal seperti bertengkar dengan keluarga?

Gak sedikit kok pebisnis yang harus menghadapi kesulitan. Baik dari kondisi perekonomian yang buruk, masalah di hubungan personal atau menghadapi persaingan di pasar. Coba cari tahu dengan benar sumber masalah yang kamu hadapi. Sehingga kamu bakal menemukan solusi yang tepat.

4. Kembali bekerja kantoran

Burn Out
Kembali bekerja kantoran (Pexels).

Jika memang kondisi bisnismu sedang kurang baik, gak ada salahnya kembali bekerja kantoran. Selain bisa mendapatkan penghasilan yang stabil, jam kerja yang enak, juga mendapatkan fasilitas lainnya kamu bisa kembali belajar untuk membangun bisnismu.

Kembali bekerja kantoran bukan berarti kamu pebisnis yang gagal kok. Pengalaman sebagai pebisnis bisa menjadi modal ketika kelak kamu ingin terjun kembali membesarkan bisnismu tersebut. Beristirahatlah sejenak sebagai nahkoda bisnis untuk sementara, dan kembali lagi ketika sudah lebih siap.

Baca juga: Baru Jadi Ibu Muda dan Kesulitan Atur Keuangan? Praktekan Saja 5 Cara Jitu Ini

5. Part time dalam berbisnis

Burn out
Part time dalam berbisnis (Pexels).

Gak sedikit seorang pebisnis yang menjalani peran ganda. Dalam arti mereka masih menjadi pekerja kantoran, namun juga belajar mengelola bisnis kecil-kecilan. Apalagi dengan bantuan media sosial, dengan mudah produk yang ditawarkan akan sampai ke masyarakat luas.

Ini merupakan solusi jika belum sepenuhnya yakin dengan bisnis yang dijalankan. Keuntungannya adalah masih bisa tetap mendapat gaji stabil dari kantor serta menjalankan bisnis sesuai minat kamu. Jadi jangan ragu mengejar passion dan belajar sebagai pebisnis ya. Karena semua memang gak bisa instan dan perlu banyak belajar.

Nah itu tadi beberapa cara menghindari burn out ketika menjadi pebisnis. Jangan pantang menyerah ya dalam membesarkan bisnismu! Semoga bermanfaat. (Editor: Winda Destiana Putri).

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be