Polemik Wacana Pemindahan Ibu Kota dan Kandidat Pengganti Jakarta

4 menit
Polemik Wacana Pemindahan Ibu Kota dan Kandidat Pengganti Jakarta, (Ilustrasi/Shutterstock).

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia menjadi topik hangat belakangan ini. Rencana tersebut dilontarkan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang bakal memindahkan ibu kota.

Padahal rencana besar ini pernah tercetuskan sejak tahun 2017. Waktu itu pertimbangannya buat memindahkan pusat pemerintahan adalah karena Pulau Jawa udah terlalu penuh alias padat.

Jadi dengan ditetapkannya pemindahan ibu kota dan pusat pemerintahan, diharapkan persebaran penduduk maupun lapangan pekerja juga jadi ikut meluas.

Lewat Instagram pribadinya, Jokowi menyebut bahwa rencana pemindahan pusat pemerintahan itu sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno. Namun sayang, gak ada satu presiden yang mengeksekusinya. Di masa pemerintahannya, isu ini sudah masuk dalam pembahasan penting Menteri Kabinet Kerja.

Di akhir keterangan foto Jakarta yang diunggah Jokowi, ia pun kemudian menanyakan kepada para followers-nya, ke mana Ibu Kota Indonesia sebaiknya dipindahkan?

Baca juga: Ada yang Sampai Rp 560 T! Ini 10 Istana Negara Termahal Sejagat

3 Kota yang berpotensi jadi Ibu Kota Indonesia

Ibu Kota Indonesia
Pemandangan Bunderan HI yang begitu ikonik bagi Jakarta, (Ilustrasi/Shutterstock).

Wacana pemindahan ibu kota Indonesia seakan membuat banyak orang bertanya-tanya, ke mana kira-kira kota yang cocok menggantikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan? Intinya, pemerintah sudah menegaskan seandainya jadi, yang ditunjuk adalah kota-kota di luar jawa.

Pemindahan ibu kota memang bukan perkara mudah, harus mementingkan beberapa aspek penting. Salah satu yang pertimbangan paling utama adalah aspek geostrategis, syarat utamanya adalah daerah tersebut mesti berada pada daerah yang aman dari bencana alam. Kemudian ibu kota yang nantinya akan menjadi pusat pemerintahan harus memiliki kesiapan infrastruktur.

Nah, berdasarkan syarat di atas, kota di Kalimantan sangat cocok menjadi pusat pemerintahan. Hal ini didukung pula oleh kegiatan riset dan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial di Kalimantan tahun lalu.

Muncul tiga kandidat yang santer diisukan menjadi pengganti Jakarta, yaitu Palangkaraya, Tanah Bumbu, dan Penajam.

Baca juga: Terjerat Utang Kartu Kredit, Mantan Kekasih Leonardo DiCaprio Jatuh Miskin!

Dana yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota

Ibu Kota Indonesia
Pulau Kalimantan beberapa daerahnya bakal menjadi ibu kota Indonesia, (Ilustrasi/Shutterstock).

Memindahkan ibu kota Indonesia bukanlah perkara yang mudah dan murah. Selain ada beberapa aspek yang diperhitungkan seperti penjelasan di atas, biaya yang dikeluarkan untuk memindahkan seluruh pusat pemerintahan juga memerlukan uang yang sangat banyak.

Dikutip dari Tempo, rencana pemindahan ini sudah dikaji oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Lembaga yang dipimpin oleh Bambang Brodjonegoro itu mengestimasikan rencana ini akan memerlukan dana sebesar Rp 466 triliun buat membangun pusat pemerintahan di tanah seluas 40 ribu hektar.

Proses pembangunannya sendiri gak bisa langsung selesai, tapi membutuhkan waktu yang sangat lama, sekitar 5 sampai dengan 10 tahun. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani belum mau merinci anggaran pembiayaan buat merealisasikan rencana tersebut.

Dilansir dari Katadata, pihaknya baru akan merumuskan anggaran dan teknis pembiayaan jika konsep rencana tersebut sudah matang.

Baca juga: Kopi Kenangan: Pemilihan Nama yang “Receh”, Gak Mahal dan Akhirnya Viral!

Dampak dari pemindahan ibu kota

Ibu Kota Indonesia
Wisata Kota Tua yang begitu banyak dikunjungi oleh warga Jakarta, (Ilustrasi/Shutterstock).

Tentunya rencana pemindahan ibu kota Indonesia ini bakal memberikan dampak terhadap berbagai aspek, salah satunya ekonomi. Meskipun secara politik rencana ini berpotensi buat menimbulkan gesekan antar kepentingan, tapi berkaitan dengan ekonomi, rencana ini sangat merugikan tapi juga menguntungkan. ‘

Pertama, sudah dijelaskan oleh Bappenas bahwa buat merealisasikannya, membutuhkan banyak anggaran, bahkan jumlahnya sangat fantastis yaitu Rp 466 triliunan. Nah, jika pembiayaan tersebut gak dilakukan dengan sistem yang baik, ditakutkan justru akan menimbulkan pembengkakan anggaran di tahun-tahun berikutnya, apalagi kalau sumber pendanaannya berdasarkan dari dana utang.

Ada minus tentu ada plusnya juga dong, dalam hal ini, jika pemerintahan Indonesia dipindahkan ke luar Jawa, tentu akan membuat pembangunan semakin merata dan mudah dijangkau oleh daerah-daerah lainnya.

Selain itu, persebaran penduduk jadi tidak hanya terfokus hanya di Jawa Saja, tetapi juga bergeser ke calon ibu kota.

Contoh-contoh negara yang sukses memindahkan ibu kotanya

Ibu Kota Indonesia
Wajah Jakarta sebagai ibu kota kini mengalami perubahan yang begitu drastis, (Ilustrasi/Shutterstock).

Jauh sebelum rencana Indonesia ini hangat menyeruak, beberapa negara-negara telah sukses memindahkan ibu kota mereka. Setidaknya ada 5 negara di dunia yang memindahkan pusat pemerintahannya, dan rencana tersebut berhasil, mana saja?

  • Malaysia: Sebelumnya, pusat pemerintahan dan pusat bisnis Malaysia ada di Kuala Lumpur, namun pada tahun 1999, pemerintah Negeri Jiran menilai bahwa Kuala Lumpur sudah gak mampu lagi menanggung beban pemerintahan, karena kondisi lingkungannya yang sangat macet. Alhasil pemerintah Malaysia memindahkan pusat pemerintahannya ke Putrajaya
  • Myanmar: Pada tahun 2005, Myanmar masih menjadikan Yangon sebagai pusat pemerintahan. Tapi kemudian posisi Yangon dinilai kurang tengah sentral, sehingga mereka memindahkannya ke Napyidaw.
  • Australia: Australia merubah ibu kotanya pada tahun 1911. Saat itu Melbourne lah yang menjadi pusat pemerintahan, tapi kemudian dua daerah bersikeras untuk menjadi tuan rumah, yaitu Melbourne dan Sydney. Sebagai langkah penyelesaian konflik kedua daerah, Pemerintah Australia pun memindahkan ibu kota ke Canberra.
  • Inggris: Kalau kamu kira ibu kota Inggris pertama kali ada di London, kamu salah besar! Karena ternyata, kurang lebih 1000 tahun lalu tepatnya di tahun 1066, Winchester lah yang menjadi ibu kota.
  • Rusia: Sebelumnya Ibu Kota Rusia terletak di kota Moskow, tapi kemudian dipindahkan pada tahun 1903 ke Saint Petersburg. Pertimbangannya adalah karena daerah tersebut lebih strategis dan dekat dengan wilayah Eropa. Tapi pusat pemerintahan kemudian kembali balik ke Moskow pada tahun 1919.

Nah, gimana sudah tahu kan selak beluk tentang pemindahan ibu kota Indonesia? Menurut kamu kira-kira perlu gak sih Indonesia memindahkan pusat pemerintahannya? Apakah kamu setuju dengan usulan tiga daerah yang menjadi kandidat pengganti Jakarta? (Editor: Mahardian Prawira Bhisma).

Okky Budi
Okky Budi

Penggemar Tsubasa yang jadi sarjana sosial. Kini secara sengaja masuk ke dunia finansial. Semoga bisa memberikan tulisan yang bermanfaat buat pembaca.