Kalau Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, 3 Saham Ini Diprediksi Datangkan Cuan

2 menit
ibu kota indonesia
Saham-saham yang naik ketika ibu kota pindah. (Shutterstock.com)

Rencana pindahnya Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan memang memakan biaya besar. Tapi hal itu disinyalir bisa menguntungkan beberapa perusahaan yang sahamnya melantai di bursa efek Indonesia. 

Saham-saham yang diuntungkan sebagian besar adalah saham perusahaan yang bergerak di bidang properti dan konstruksi. Wajar saja, akan ada pembangunan di ibu kota baru yang bakal didongkrak pemerintah.

Kira-kira emiten mana saja yang diprediksi ketiban rezeki saat Ibu Kota Indonesia pindah ke Kalimantan? Yuk cari tahu di bawah sini.

Baca juga: Gratis! Cocok buat Investor Pemula Belajar Saham di Sekolah Pasar Modal

1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

ibu kota indonesia
Hotel Ciputra, salah satu proyek yang dibangun CTRA. (Shutterstock)

Kenapa CTRA diuntungkan ketika Ibu Kota pindah ke Kalimantan? CTRA memiliki lahan seluas 870 hektare di provinsi tersebut. Informasi ini bisa kamu temukan langsung di situs perusahaan ini. 

Kapitalisasi pasar perusahaan yang didirikan oleh suhu properti di Indonesia yaitu Ciputra, nilainya kini menyentuh di angka Rp 22,8 triliun! 

Proyek CTRA juga tentunya familiar di telingamu. Asal kamu tahu, Ciputra juga mendirikan Metropolitan Land, Tbk. (MTLA) yang nilainya ditaksir mencapai Rp 3,46 triliun.

Baca juga: 9 Saham Bisa Kamu Beli Nih dari Perusahaan Orang Terkaya di Indonesia

2. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP)

ibu kota indonesia
Salah satu proyek PLTB yang dibangun PTPP. (pt-pp.com)

Sejumlah analis cukup optimis, jika Ibu Kota Indonesia pindah ke Kalimantan maka PTPP bisa untung. Tentu saja, hal itu dikarenakan PTPP berpotensi dilibatkan dalam proyek infrastruktur di ibu kota baru tersebut. Tinggal tunggu persetujuan saja dari pemerintah. 

PTPP merupakan salah satu BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. Sebesar 51,00 persen saham mereka dipegang oleh Pemerintah Indonesia. Sementara itu, 48,92 persennya diperuntukan bagi publik.

Cukup banyak proyek pembangunan yang ditangani PTPP. Misalnya, pembangunan Hotel Indonesia tahun 1962. Kemudian, ada pembangunan New Tanjung Priok dengan nilai kontrak Rp 8,2 triliun.

Seandainya pembangunan infrastruktur di Kalimantan bakal digenjot, gak nutup kemungkinan PTPP bakal kecipratan proyek. 

Baca juga: Harganya Lagi Murah, Ini 6 Saham Astra dan Anak Usahanya yang Bisa Dibeli

3. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

ibu kota indonesia
Proyek Tol Cimanggis-Cibitung. (waskitaprecast.co.id)

WSBP juga bakal ketiban rezeki nih, lantaran produsen beton pracetak ini sudah membangun pabrik di Kalimantan Timur. Yang jelas, pabrik itu memproduksi produk precast berupa Box Girder, PCT Girder, Square Pile, dan CCSP.

WSBP juga meraih kontrak baru dari pasar eksternal per Juli 2019 lho. Porsi perolehan nilai kontrak baru tersebut tercatat sebesar 48,19%, lebih tinggi dari perolehan sepanjang 2018 sebesar 36,41%.

Soal kepemilikan saham, 59,99 persen saham WSBP dipegang oleh PT Wijaya Karya Persero Tbk (WIKA). Sementara itu, 40 persennya untuk publik.

Itulah tiga saham yang diprediksi bakal cuan ketika Ibu Kota Indonesia pindah ke Kalimantan. Sejatinya, beberapa BUMN lain juga diprediksi untung sih, sebut saja seperti WIKA, ADHI, dan lain sebagainya.

Baiknya, kita pantau saja setiap ada pernyataan dari perusahaan-perusahaan ini. (Editor: Ruben Setiawan)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.