Mahendra Siregar Ajak Pebisnis Indonesia Serbu Pasar AS

2 menit
Mahendra Siregar Jadi Wakil Menteri Luar Negeri (Shutterstock)
Mahendra Siregar Minta Genjot Ekspor, Industri Mainan Antusias (Shutterstock)

Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Mahendra Siregar, mengajak para asosiasi pelaku usaha dan industri di Tanah Air untuk terus secara proaktif melakukan ekspor ke Amerika Serikat (AS).

Selain juga melakukan pendekatan mitra dagang di AS baik existing maupun potensial, dalam hal meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi.

Menyambut persiapan Trade Expo Indonesia (TEI) yang berlangsung Oktober 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Mahendra Siregar berpesan agar pebisnis Indonesia menatap peluang kerjasama. Khususnya dengan pengusaha AS yang saat ini mengincar market alternatif lainnya oleh karena situasi terkini.

Diantaranya perang dagang antara AS dan China yang diperkirakan akan terus meningkat menuju full-blown trade war. Dimana seluruh ekspor China ke AS akan di kenakan tarif tambahan.

“Kami menyampaikan konteks terbaru melihat perkembangan internasional saat ini dan ke depan, yang tidak sama dengan sebelumnya. Di tingkat makro atau pemerintah, perdagangan akan semakin ditentukan oleh kebijakan nasional dan bilateral ketimbang multilateral.

Sedangkan di tingkat mikro dan industri, setiap pengusaha produsen produk yang diperdagangkan harus memahami dengan mendalam perkembangan yang terjadi. Terutama untuk masing-masing pasar produknya.

Dalam kaitan itu, kami menyambut baik dan mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh PT Sunindo Adipersada yang bergerak di Industri mainan Boneka.

Industri Mainan Indonesia Incar Pasar AS

Mereka melakukan trip bisnis ke AS dan melakukan pendekatan dengan asosiasi perdagangan mainan di sini untuk melihat peluang peningkatan nilai tambah dan pengembangan brand sendiri di industri mainan AS.

Kami menyambut baik pendekatan tersebut dan meminta mereka serta para pelaku usaha lainnya untuk mengevaluasi dan melakukan langkah maju meningkatkan nilai tambah dan membangun jejaring yang tepat untuk itu.

Disamping tidak berkutat pada cara yang konvensional selama ini yang sebagian besar sudah usang dan tidak dapat dipertahankan lagi,” ujar Mahendra Siregar

Sementara itu CEO PT. Sunindo Adipersada Iwan Tjen, turut mendukung dan menyambut baik gagasan yang disampaikan Duta Besar Indonesia untuk AS. Hal ini agar memanfaatkan momentum ini guna mendorong ekspor produk Indonesia non migas ke AS lebih banyak lagi.

” Efek trade war AS-China disatu sisi menguntungkan bagi pelaku bisnis Indonesia. Dengan catatan para pengusaha di Indonesia juga turut “menjemput bola” dan melengkapi berbagai kelengkapan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah AS. Juga bekerjasama dengan perwakilan pemerintah dalam hal ini Kedutaan Besar Indonesia di AS.

Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal ini lewat KBRI. Mereka membuka jalan dan peluang bagi kami untuk bisa bekerja sama dengan pelaku bisnis khususnya industri mainan di AS.

Ekspor Capai 3 Persen

Saat ini kami masih dalam kisaran 3 persen ekspor mainan ke AS. Tapi kami yakin kita bisa menaikkan ekspor mainan kami ke AS lebih banyak lagi. Memanfaatkan momentum gelombang ketiga yang terjadi saat ini antara AS-China dan di TEI.

Nanti kami akan melakukan kerjasama bisnis dengan Amerika yang nantinya juga turut disaksikan secara langsung oleh Pak Dubes,” komentar Iwan Tjen.

Tidak hanya mengambil keuntungan dari momentum trade war AS -China semata. Mahendra Siregar juga menekankan, bahwa ajang Trade Expo Indonesia maupun Expo di berbagai negara. Harus benar dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat bargaining khususnya bagi pelaku bisnis Indonesia untuk menatap peluang kerjasama antara kedua belah pihak.

“Potensi Trade Expo Indonesia dan berbagai Expo di negara lainnya juga harus di manfaatkan dengan baik. Sebab pasar terus berkembang dan kita harus membuka diri dengan adanya perubahan jaman, serta melihat peluang kemitraan dengan negara lainnya ” pungkasnya.

Salah satu agenda TEI nanti, akan diselenggarakan Forum Regional Discussion Khusus untuk wilayah Amerika Serikat, yang melibatkan pelaku bisnis Indonesia dan Amerika.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Ayyi Hidayah
Ayyi Hidayah

Pecinta film yang senang berinvestasi. Menulis merupakan passion, menjadi perencana investasi merupakan panggilan hati