Selain Dapat Uang, Ini 2 Keuntungan Perusahaan Go Public

2 menit
Ilustrasi Investor Saham (Shutterstock)
Ilustrasi Investor Saham (Shutterstock)

Pemerintah lewat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan di Indonesia go public.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Hestu Yoga Saksama mengatakan, semakin tinggi perusahaan yang go public semakin bagus bagi Indonesia. 

“Semakin banyak perusahaan go public, makin bagus untuk perekonomian nasional,” ujarnya di Jakarta.

Pertama, dari sisi insentif, Ditjen Pajak telah memberikan insentif berupa penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) sebesar 5 persen bagi wajib pajak perusahaan terbuka. Bagi mereka yang paling sedikit 40 persen dari jumlah sahamnya diperdagangkan di bursa.

Dengan itu, perusahaan hanya perlu membayar PPh Badan 20 persen. Sedangkan tarif PPh Badan yang berlaku adalah 25 persen. Namun dengan melantai di bursa hanya dipatok 20 persen.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan perusahaan yang tidak mencatatkan saham di bursa. Sebesar 25 persen seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.

Kedua, perusahaan yang melantai di bursa bakal diberikan insentif pajak berupa PPh Final atas penjualan saham di bursa yang hanya sebesar 0,1 persen dari nilai transaksi. Ditambah 0,5 persen dari nilai saham untuk penjualan saham pendiri.

Target IPO 75 Emiten

Berdasarkan target perusahaan yang IPO pada tahun ini akan mencapai 75 perusahaan. Diharapkan dengan adanya insentif pajak, maka semakin tinggi minat perusahaan dalam menggunakan ekosistem perdagangan saham dalam menggalang dana publik.

Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menuturkan, bursa menjadi salah satu landasan penting perekonomian nasional. Sebab mampu menyediakan dana bagi perekonomian nasional dan pertumbuhan perusahaan secara jangka panjang.

“Kami siap membantu para perusahaan untuk ikut serta membangun perekonomian dalam pasar modal,” terangnya.

Menurutnya, pada saat ini ada 27 perusahaan yang berminat untuk melantai di pasar modal. Dengan adanya insentif pajak diharapkan akan semakin memacu ketertarikan perusahaan kepada pasar modal.

Capaian akhir tahun lalu yang mencapai 57 perusahaan go public juga berkat insentif Pajak yang diberikan kepada pengusaha. Peningkatan ini juga penting agar ketertinggalan Indonesia dengan negara lain bisa terkejar dari sisi jumlah perusahaan yang sudah go public.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Pramdia Arhando
Pramdia Arhando

Atlet renang yang gagal, tapi pernah jadi juara. Kini masuk dunia jurnalistik dan finansial. Semua tulisan di sini dari fakta dan kisah nyata.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan