Perhatikan! Ini Alasan yang Membuat Kamu Gak Dipanggil Setelah Interview Kerja

4 menit
Interview kerja merupakan salah satu tahap yang harus dilalui para pelamar (Shutterstock).

Interview kerja merupakan salah satu tahap yang harus dilalui para pelamar kerja. Biasanya di saat-saat ini kamu wajib memberikan yang terbaik. Pasalnya yang mewawancarai kamu biasanya adalah user atau orang yang nantinya akan menjadi atasanmu langsung. 

Di tahap ini, banyak orang merasa canggung, gak percaya diri bahkan gugup sehingga mengganggu jalannya wawancara. Persaingan yang cukup besar, dan peluang kerja yang sangat terbatas tetap membuat para pelamar berusaha sekuat tenaga untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Kebanyakan orang pasti akan memberikan yang terbaik pada proses ini. Banyak juga pelamar yang berlatih satu hari sebelum hari H terjadi. Meski sudah melakukan semua yang disarankan, nyatanya masih banyak pelamar yang gagal atau gak dipanggil lagi ke proses selanjutnya lho!

Kenapa sih? Kita simak yuk beberapa alasannya berikut ini. 

Baca juga: 5 Cara Mudah Bergaul dengan Teman Kantor di Hari Pertama Masuk Kerja

1. Tidak paham seluk beluk perusahaan yang dilamar

Interview Kerja
Tidak paham seluk beluk perusahaan yang dilamar (Shutterstock).

Mengetahui sejarah atau seluk beluk perusahaan yang kamu lamar itu penting banget lho. Bagaimana perusahaan mau menerima kamu, kalau profil tentang perusahaan saja kamu cuek kan? 

Ada baiknya kamu cari tahu tentang profil perusahaan yang dilamar. Biasanya pewawancara akan menanyakan beberapa pertanyaan dasar, seperti ‘Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?”, “Perusahaan ini bergerak di bidang apa?” dan berbagai macam pertanyaan lainnya.

Disini kamu harus memberikan yang terbaik, jika tidak ya otomatis penilaianmu akan jelek dong. Maka, jika saat ini kamu sedang dalam tahap menunggu panggilan kerja, atau sedang menuju interview di sebuah perusahaan, persiapkan dari sekarang informasi mengenai perusahaan terkait ya. 

2. Tidak mematikan ponsel

Interview Kerja
Menjawab panggilan telepon saat wawancara (Shutterstock).

Terdengar sepele, namun dering ponsel cukup mengganggu. Apakah itu hanya sebuah notifikasi medsos, atau bahkan sebuah chat masuk. Jangan sampai saat interview dengan pihak perusahaan kamu lupa mengaktifkan mode senyap sehingga berbagai notifikasi masuk dan membuat keadaan jadi kurang nyaman. 

Letakkan ponsel di dalam tas, aktifkan mode senyap atau mematikan sejenak bisa menjadi pilihan selama proses wawancara berlangsung. Ada beberapa tipe pewawancara yang merasa terganggu dengan dering ponsel dan akan menganggap kamu gak profesional nantinya. 

Jika memang lupa dan tiba-tiba ponsel berbunyi, segeralah meminta maaf dan meminta izin untuk segera mematikannya. Hal itu jauh lebih baik dan dianggap lebih profesional ketimbang diabaikan begitu saja. 

Baca juga: Jangan Pernah Cek Email Kerja di Waktu-Waktu Ini! Begini Alasannya!

3. Tidak berpakaian rapi

Interview Kerja
Tidak berpakaian rapi juga bisa membuat kamu didiskualifikasi (Shutterstock).

Poin penting saat wawancara kerja adalah menggunakan pakaian yang sopan, bersih, dan rapi. Gak perlu beli baju baru asalkan kamu mengenakan pakaian lama yang masih layak. 

Pasalnya, kesan pertama merupakan hal cukup penting. Apalagi jika kamu merupakan pelamar kerja yang baru saja lulus kuliah. Pasti masih belum memiliki pengalaman bagaimana situasi saat proses wawancara berlangsung. Nah untuk itu persiapkan diri sebaik mungkin, penampilan dan wawasan yang luas. 

Berpakaianlah sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar, pilih pakaian yang rapi dan sopan, tentunya. Tak sedikit lho para pelamar yang langsung didiskualifikasi karena cara berpakaiannya buruk dan tidak sesuai dengan standar saat interview. 

4. Tidak menggunakan kata yang profesional

Interview Kerja
Berbicara tidak sopan (Shutterstock).

Meski saat ini kamu berada di zaman yang bebas mengeluarkan pendapat, namun pemilihan kata yang tepat saat berbicara dengan orang lain penting banget lho. Jangan sampai orang yang kamu ajak bicara merasa tersinggung dengan perkataanmu. 

Dalam wawancara kerja, kamu harus bisa mengontrol dan menjaga ucapanmu sebaik mungkin. Jangan pernah berbicara tidak sopan atau bahkan kasar terhadap para interviewer. Bukan hanya dianggap tidak profesional, kamu bisa-bisa akan di-blacklist dari daftar pelamar di perusahaan tersebut. Bukan tidak mungkin juga berimbas besar pada kariermu ke depan. 

Baca juga: Tips Cepat Dapat Pekerjaan Baru Usai Kena PHK, Wajib Kamu Coba Nih!

5. Terlalu mengutamakan gaji dan benefit

Interview Kerja
Membahas gaji di awal wawancara (Shutterstock).

Memang, esensi seseorang bekerja adalah agar dapat menghasilkan uang untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari. Tetapi jangan menjadikan hal ini sebagai prioritas utama saat proses wawancara kerja. Kamu jangan langsung bertanya fasilitas apa yang akan kamu tanya jika bekerja di perusahaan tersebut. Juga mengajukan gaji besar di awal. 

Memang pembicaraan gaji dan benefit akan terbahas dalam proses wawancara, akan tetapi ada saatnya. Bukan di awal-awal perkenalan diri misalnya. Jika dalam wawancara pertama saja kamu sudah menanyakan hal tersebut, bisa-bisa kamu akan dianggap sosok yang lebih tertarik dengan keuntungan perusahaan, ketimbang memberikan kontribusi lebih pada perusahaan yang kamu lamar.

Wawancara itu merupakan waktu yang paling berharga bagimu untuk menunjukkan siapa dan apa kelebihan yang kamu miliki. Jadi, jika pewawancara belum membicarakan topik mengenai gaji atau benefit lainnya.

6. Datang terlambat

Interview Kerja
Datang terlambat saat wawancara kerja (Shutterstock).

Pada proses wawancara kerja, datang tepat waktu menjadi poin utama. Kalau saja saat interview kamu sudah terlambat, bagaimana saat bekerja nanti kan? Datang terlambat hanya akan menunjukkan bahwa kamu tidak menganggap interview ini sebagai salah satu prioritasmu. 

Jika kamu terlambat, interviewer akan menilaimu sebagai sosok yang lambat dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Makanya ada baiknya kamu menyiapkannya dengan baik sebelum hari H. Kalau perlu cari lokasi perusahaan tersebut sehari sebelumnya. Agar kamu bisa memprediksi kondisi jalan dan titik mana saja yang terkena macet agar kamu tidak memiliki alasan datang telat karena terjebak arus lalu lintas.

Nah itu tadi enam hal yang bisa membuat kamu gagal mendapat pekerjaan alias gak dipanggil lagi setelah interview kerja. Kalau memang sungguh-sungguh ingin bekerja, berikan yang terbaik ya! Jangan sampai hanya karena sepele, bisa merusak keinginanmu bekerja di tempat yang sudah kamu impikan sejak lama. Selamat mencoba! (Editor: Winda Destiana Putri). 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!