Investasi Bodong Marak, Ini Daftar Perusahaan yang Kata OJK Patut Diwaspadai

3 menit

Keberadaan investasi bodong bikin resah. Gara-gara investasi bodong, gak sedikit orang yang habis uangnya. Malahan, ada yang sampai trauma dan ogah mencoba berinvestasi lagi.

Di sisi lain, banyak orang menunda-nunda buat berinvestasi karena mereka takut merugi. Padahal kan investasi itu perlu dan sangat berguna buat memperkaya diri tanpa harus capek-capek kerja sana sini.

Coba aja bayangin kalau gak berinvestasi. Kamu bakal ketinggalan jauh di 10 tahun mendatang dari temanmu yang berinvestasi. Saat kamu masih nyicil rumah, temanmu udah punya rumah plus mobil yang didapatnya dari cuan investasi.

Dari ilustrasi itu, setuju gak kalau investasi itu penting buat masa depan? Brarti pilihannya tetap harus investasi kan? Nah, supaya kamu terhindar dari aksi tipu-tipu investasi bodong, cari tahu dulu informasi-informasinya dari saluran resmi. Misalnya aja OJK yang belum lama ini mengumumkan perusahaan-perusahaan yang patut dicurigai.

Penasaran sama informasinya? Yuk disimak.

Ada 18 perusahaan investasi yang dicurigai OJK

Dalam siaran persnya pada bulan April 2018, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menginformasikan kepada masyarakat mengenai keberadaan 18 perusahaan yang berpotensi merugikan. Perusahaan-perusahaan tersebut memberikan keuntungan yang menggiurkan dari investasi yang ditawarkannya. Nih daftarnya.

OJK mendeteksi perusahaan-perusahaan tersebut kasih keuntungan investasi yang gak wajar. Keuntungan saham pun gak ada apa-apanya dibandingkan iming-iming keuntungan dari perusahaaan tersebut.

Udah gitu, perusahaan-perusahaan tersebut menjalankan usahanya tanpa meminta izin dulu ke OJK. Makanya, OJK bikin pernyataan dengan bersandarkan pada hukum kalau perusahaan-perusahaan tersebut harus menghentikan kegiatan usahanya.

Tips-tips memilih investasi dari OJK

Selain mengumumkan perusahaan-perusahaan apa aja yang dicurigai melakukan investasi bodong, OJK juga menyampaikan tips-tips berinvestasi. Harapannya, tentu aja agar masyarakat menjadi lebih jeli dalam memilih produk investasi.

Nih tips-tips dari OJK buat memilih investasi yang benar dan legal.

  • Pastikan perusahaan investasi punya izin dari pihak berwenang sesuai usaha yang dijalankan.
  • Pastikan perusahaan investasi punya izin menawarkan investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.
  • Pastikan adanya logo instansi atau lembaga pemerintah yang tercantum di media di mana perusahaan menawarkan investasi.

Buat lebih jelasnya, kamu bisa cari tahu di Investor Alert Portal melalui sikapiuangmu.ojk.go.id. Kalau menemukan investasi yang mencurigakan, kamu bisa melaporkannya ke Kontak OJK 157 atau email [email protected] atau [email protected].

Cara deteksi investasi bodong

Biar jeli dalam berinvestasi, kamu mesti tahu cara mendeteksi investasi bodong. Ada beberapa cara yang bisa kamu pakai buat cari tahu apakah investasi yang ditawarkan benar atau gak. Begini caranya.

1. Kasih return yang tinggi

Dikasih return tinggi? Siapa juga yang tergiur dengan investasi yang punya penawaran kayak gitu. Hanya saja, sejauh ini investasi yang beri return atau imbal hasil yang tinggi dan legal adalah saham.

Ada juga sih investasi dalam bentuk cryptocurreny. Buat yang satu ini, kamu mesti ekstra hati-hati. Sebab kamu bisa kehilangan banyak uang kalau gak jeli.

Terus berapa return wajar yang didapat dari investasi? Kamu bisa dapat 10-30 persen per tahun dari investasi yang memang terjamin. Kalau iming-imingnya lebih dari 30 persen, kamu kudu waspada. Bisa aja itu investasi bodong.

2. Metodenya mirip-mirip skema Ponzi

Rata-rata investasi bodong yang beredar luas di masyarakat menggunakan skema Ponzi. Cuma perusahaan-perusahaan tersebut gak bakal lah ngaku kalau ditanya.

Modusnya, ia mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya. Begitu udah dapat banyak kloter investor, barulah keuntungan disetor ke investor pertama biar tampak tepati janji kasih profit 50 persen.

Ditambah lagi kalau pengin untung melimpah, kamu harus gaet orang-orang buat jadi investor. Makin banyak, makin untung. Kalau digambarkan, skemanya kayak piramida. Kamu berada di puncak terus di bawah kamu adalah investor yang kamu gaet.

Dibawahnya lagi investor yang digaet investor yang kamu gaet. Makin banyak ke bawah, makin besar untung yang kamu dapat. Menggiurkan bukan?

3. Cari-cari di OJK, eh gak ada namanya

Seperti yang udah disebutkan sebelumnya, OJK memiliki daftar perusahaan investasi mana aja yang udah mohon izin darinya. Dari sini kamu bisa tarik kesimpulan apakah perusahaan investasi yang nawarin produknya ke kamu itu legal atau perusahaan investasi bodong.

Simpelnya, kamu buka aja ojk.go.id. Terus di situ kamu cari-cari deh nama perusahaan yang nawarin kamu produk investasinya.

4. Instrumen investasinya asing dan aneh

Selama ini yang kita tahu investasi itu dalam wujud emas, properti, deposito, obligasi, saham, hingga reksa dana. Anehnya, instrumen investasi bodong itu rata-rata terdengar asing dan aneh.

Kamu pernah dengar pulsa MLM? Itu salah satu bentuk investasi bodong yang lagi marak terjadi. Dan gara-gara investasi MLM, banyak korban berjatuhan.

Seperti yang diberitakan Tribunnews, adanya laporan ke Polda Jabar terkait investasi bodong dengan nama investasi MLM pada Juli 2018. Usut punya usut, ternyata perusahaan-perusahaan yang dilaporkan tersebut ada dalam daftar perusahaan yang patut diwaspadai oleh OJK.

Jadi, udah tahu kan sekarang apa aja perusahaan-perusahaan yang patut diwaspadai menurut OJK? Dengan adanya informasi tersebut, mudah-mudahan kamu makin jeli ya. Selamat berinvestasi!

Boby
Boby

Lama bergelut dengan ensiklopedia. Kini fokus dengan urusan finansial. Di mana pun berada selalu berusaha sajikan karya yang terbaik. Semoga bermanfaat!